Dari E-Tilang ke Robot Penjinak Bom: Diskusi Panel Telisik Efektivitas Teknologi Polri dan Kendala Implementasinya

RADAR NEWS

- Redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 16:04 WIB

50243 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Jaringan Aktivis Nusantara menyelenggarakan Diskusi Panel Interaktif bertajuk “Transformasi Digital Institusi Polri: Menjawab Tantangan dan Kredibilitas”, pada Jum’at (1/8) pukul 14.10 WIB, bertempat di Warunk Upnormal Tebet, Jakarta Selatan.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 30 peserta dan menghadirkan tiga narasumber dari latar belakang yang beragam.

Ketiga narasumber yang hadir dalam forum ini antara lain Sdr. Ali Sodikin, M.I.Kom (Penulis buku Polri di Pusaran Media Sosial), Sdr. Deni Wahyudi (Direktur Redaksi Jakarta) dan Sdr. Zaid Kilwo (Aktivis Papua)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara dibuka pada pukul 14.15 WIB dan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, masing-masing narasumber menyampaikan pandangan dan gagasan mereka terkait tantangan transformasi digital dalam institusi Polri.

Melalui keterangannya, Sabtu (2/8), Ali Sodikin menyoroti pentingnya reformasi struktural dan pendidikan teknologi bagi seluruh lapisan anggota Polri. Menurutnya, transformasi digital seharusnya menjadi bagian dari kurikulum rekrutmen dan pendidikan kepolisian untuk menciptakan personel yang adaptif dan profesional.

Ia juga menyinggung soal krisis kredibilitas Polri akibat keterlibatan dalam tarik-menarik kepentingan politik dan lambannya penanganan kasus tertentu.

Sementara itu, Deni Wahyudi memaparkan sejumlah capaian Polri di bidang teknologi, seperti implementasi E-Tilang dan pemanfaatan robot penjinak bom. Namun ia menggarisbawahi pentingnya kesiapan SDM dan pengawasan dalam penggunaan anggaran agar transformasi digital tidak sekadar simbolik. Ia juga menyoroti perlunya strategi jangka panjang untuk membangun sistem teknologi yang efisien dan berkelanjutan

Dari perspektif wilayah timur Indonesia, Zaid Kilwo mengingatkan bahwa, transformasi digital Polri harus inklusif dan menjangkau daerah-daerah pelosok, khususnya Papua. Ia menyoroti tantangan konektivitas jaringan yang rendah serta kasus-kasus seperti illegal logging dan penyalahgunaan miras yang membutuhkan pendekatan preventif dari kepolisian.

Zaid menegaskan, Polri harus menunjukkan kehadirannya bukan hanya di pusat, tetapi juga di pinggiran, agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Selanjutnya, Ketua Jaringan Aktivis Nusantara, Romadhon Jasn, menyampaikan pernyataan dukungan terhadap transformasi digital Polri.

“Transformasi digital Polri sangat penting, bukan hanya untuk menghadapi tantangan nasional, tetapi juga kejahatan transnasional dan global. “Kami dari Jaringan Aktivis Nusantara mendukung penuh peningkatan SDM dan pengembangan teknologi agar Polri mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan keadilan,” tegas Romadhon.

Lebih lanjut, Romadhon menyatakan bahwa, Jaringan Aktivis Nusantara siap bersinergi dengan Polri dalam mendorong reformasi untuk menjawab tantangan keamanan di era digital. (Red).

Berita Terkait

HUT ke-9 RSUD Cikalongwetan, Bupati Jeje: Jadikan Momentum Tingkatkan Pelayanan dan Kedisiplinan
Grand Opening PAST Bandung Jadi Ruang Belajar Pajak yang Humanis bagi UMKM dan Profesional
Konferensi Pers dan Pernyataan Sikap DPP XTC Indonesia Tegaskan Legalitas Tunggal Organisasi
Dari Kompetensi ke Pendidikan Tinggi, SWI dan UMJ Buka Jalan Baru bagi Wartawan
Satpam Diduga , Mengancam Keluarga Pasien yang Cemas, Pihak Puskesmas Belum Dapat Dikonfirmasi
Dari Jakarta untuk Indonesia, SWI Resmikan Kepengurusan Baru dan Gaungkan Gerakan Sampah Jadi Cuan
Setelah Menuai Kritik, Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf kepada PWI dan Seluruh Insan Pers
Publik Minta Usut Tuntas Dugaan Fasilitasi Konferensi Pers Hotman di Kejagung, Jangan Ada Perlakuan Istimewa

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Perdagangan Manusia Kejahatan Luar Biasa, HTW Serukan Penegakan Hukum Tegas dan Perlindungan bagi Korban

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:47 WIB

13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

35 Calon Berebut 13 Kursi Anggota Majelis Pendidikan Daerah Gayo Lues Periode 2026-2031**

Senin, 20 Juli 2026 - 00:39 WIB

Jejak Pengabdian AKBP Yulhendri di Aceh Tenggara: Ketegasan, Humanisme, dan Sinergi yang Patut Dikenang

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:46 WIB

Kepala Cabang Bungkam, Publik Cemas: Isu Intimidasi dan Pelecehan di BSI Kutacane Belum Terjawab

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:09 WIB

Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi

Senin, 13 Juli 2026 - 19:31 WIB

SDS Terpadu Raudlatul Jannah menjadi contoh, baik di kabupaten gayo lues maupun di provinsi Aceh.

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:47 WIB

LSM KOREK Minta APIP Turun Tangan, Proyek Bronjong Ketambe Diduga Bermasalah

Berita Terbaru

REGIONAL

Babinsa melaksanakan pendampingan petani cabe merah

Kamis, 13 Agu 2026 - 11:45 WIB