Relawan Meradang, Loyalitas Dipertanyakan: Bayang-Bayang Kekecewaan di Balik Kemenangan Jeje–Asep

REDAKSI BANDUNG

- Redaksi

Selasa, 24 Maret 2026 - 07:35 WIB

50501 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG BARAT , Radarnews.co.id — Euforia kemenangan pasangan Jeje Ritchie Ismail dan H. Asep Ismail dalam Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak sepenuhnya menghadirkan kebahagiaan di semua lini.

Di balik keberhasilan politik tersebut, terselip kegelisahan dari barisan relawan akar rumput yang merasa ditinggalkan setelah perjuangan panjang mereka berbuah kemenangan.

Suara kekecewaan itu datang dari lapangan. Para relawan yang sejak awal menjadi motor penggerak kampanye—mulai dari pemasangan alat peraga hingga konsolidasi suara di tingkat desa—kini mengaku kehilangan akses, bahkan sekadar ruang komunikasi dengan pemimpin yang mereka menangkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu relawan di Kecamatan Parongpong, Tris, mengungkapkan bahwa dedikasi yang diberikan selama masa kampanye seolah tak memiliki arti setelah pasangan tersebut resmi menduduki kursi kekuasaan.

“Kami bekerja tanpa pamrih, siang malam di lapangan. Tapi setelah mereka terpilih, jangankan dilibatkan, sekadar diingat pun tidak,” ujarnya dengan nada getir.

Kekecewaan tidak berhenti pada minimnya apresiasi. Sorotan juga diarahkan pada dinamika internal pasca kemenangan, khususnya dalam penempatan orang-orang di lingkar kekuasaan. Sejumlah relawan menilai munculnya figur-figur baru yang justru lebih dipercaya, meski tidak terlibat langsung dalam perjuangan awal.

Fenomena ini memunculkan tiga catatan krusial di tubuh pendukung:
Tertutupnya Ruang Dialog: Relawan awal mengaku sulit menjangkau komunikasi dengan pihak pemimpin terpilih.

Pergeseran Kepercayaan: Figur di luar barisan perjuangan disebut lebih mendapat tempat strategis.

Erosi Loyalitas: Minimnya pengakuan berpotensi mengikis soliditas basis pendukung di akar rumput.

Pengamat politik lokal menilai situasi ini tidak bisa dianggap sepele. Ketidakpuasan relawan berpotensi menjadi akumulasi kekecewaan yang berdampak pada stabilitas dukungan publik ke depan.

“Relawan adalah fondasi kemenangan. Jika mereka merasa diabaikan, bukan tidak mungkin akan muncul jarak antara pemerintah dan basis sosialnya,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Jeje Ritchie Ismail maupun H. Asep Ismail terkait keluhan yang mencuat dari internal relawan. Sikap diam ini justru mempertegas kesan adanya jarak yang kian melebar.

Kini publik menanti langkah konkret dari kepemimpinan Jeje–Asep: merangkul kembali barisan lama yang berjasa, atau membiarkan kekecewaan itu berkembang menjadi krisis kepercayaan yang lebih luas.

Red tim investigasi

Berita Terkait

Sinergi Polri & Petani Kampar Kiri Hilir Berbuah Manis: 50 Kg Jagung Siap Panen
Dukung Program Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau 1 Ha Jagung Pipil di Sungai Tengah
Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah
Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis
Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga
Pesta Para Babi Development, Api Revolusi Perlawanan Dimulai
Darwis Nahkodai PK Partai Golkar Bumi Agung, Dr Darlian Pone Tekankan Penguatan Soliditas Kader
Dr Darlian Pone Buka Muscam Partai Golkar Kecamatan Bahuga, Haris Hermanto Terpilih Aklamasi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:39 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:47 WIB

Plang Larangan Hanya Jadi Pajangan, Dugaan Pembangkangan Terhadap Keputusan Pemerintah Terjadi Terang-Terangan

Senin, 1 Juni 2026 - 23:23 WIB

Aktivitas Diduga Ilegal PT Hopson Aceh Industri Terus Berjalan, Wibawa Negara Dipertanyakan di Gayo Lues

Senin, 1 Juni 2026 - 20:51 WIB

Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:49 WIB

Tumpukan Limbah Mendadak Hilang dari Lokasi Dumping, Publik Pertanyakan Ada Tidaknya Upaya Mengaburkan Barang Bukti

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:28 WIB

Sanksi Administratif Tak Digubris, PT Rosin Chemicals Indonesia Dinilai Menguji Ketegasan Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:52 WIB

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Berita Terbaru