Relawan Meradang, Loyalitas Dipertanyakan: Bayang-Bayang Kekecewaan di Balik Kemenangan Jeje–Asep

REDAKSI BANDUNG

- Redaksi

Selasa, 24 Maret 2026 - 07:35 WIB

50788 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG BARAT , Radarnews.co.id — Euforia kemenangan pasangan Jeje Ritchie Ismail dan H. Asep Ismail dalam Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak sepenuhnya menghadirkan kebahagiaan di semua lini.

Di balik keberhasilan politik tersebut, terselip kegelisahan dari barisan relawan akar rumput yang merasa ditinggalkan setelah perjuangan panjang mereka berbuah kemenangan.

Suara kekecewaan itu datang dari lapangan. Para relawan yang sejak awal menjadi motor penggerak kampanye—mulai dari pemasangan alat peraga hingga konsolidasi suara di tingkat desa—kini mengaku kehilangan akses, bahkan sekadar ruang komunikasi dengan pemimpin yang mereka menangkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu relawan di Kecamatan Parongpong, Tris, mengungkapkan bahwa dedikasi yang diberikan selama masa kampanye seolah tak memiliki arti setelah pasangan tersebut resmi menduduki kursi kekuasaan.

“Kami bekerja tanpa pamrih, siang malam di lapangan. Tapi setelah mereka terpilih, jangankan dilibatkan, sekadar diingat pun tidak,” ujarnya dengan nada getir.

Kekecewaan tidak berhenti pada minimnya apresiasi. Sorotan juga diarahkan pada dinamika internal pasca kemenangan, khususnya dalam penempatan orang-orang di lingkar kekuasaan. Sejumlah relawan menilai munculnya figur-figur baru yang justru lebih dipercaya, meski tidak terlibat langsung dalam perjuangan awal.

Fenomena ini memunculkan tiga catatan krusial di tubuh pendukung:
Tertutupnya Ruang Dialog: Relawan awal mengaku sulit menjangkau komunikasi dengan pihak pemimpin terpilih.

Pergeseran Kepercayaan: Figur di luar barisan perjuangan disebut lebih mendapat tempat strategis.

Erosi Loyalitas: Minimnya pengakuan berpotensi mengikis soliditas basis pendukung di akar rumput.

Pengamat politik lokal menilai situasi ini tidak bisa dianggap sepele. Ketidakpuasan relawan berpotensi menjadi akumulasi kekecewaan yang berdampak pada stabilitas dukungan publik ke depan.

“Relawan adalah fondasi kemenangan. Jika mereka merasa diabaikan, bukan tidak mungkin akan muncul jarak antara pemerintah dan basis sosialnya,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Jeje Ritchie Ismail maupun H. Asep Ismail terkait keluhan yang mencuat dari internal relawan. Sikap diam ini justru mempertegas kesan adanya jarak yang kian melebar.

Kini publik menanti langkah konkret dari kepemimpinan Jeje–Asep: merangkul kembali barisan lama yang berjasa, atau membiarkan kekecewaan itu berkembang menjadi krisis kepercayaan yang lebih luas.

Red tim investigasi

Berita Terkait

Demi Ekonomi dan Mobilitas Warga, Pembukaan Interchange Cikalong Wetan Mendesak Direalisasikan
Semangat Kebersamaan Menggema di Padalarang, Warga Cimerang Gotong Royong Demi Kesejahteraan Bersama
Satpam Diduga , Mengancam Keluarga Pasien yang Cemas, Pihak Puskesmas Belum Dapat Dikonfirmasi
13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes
Dari Jakarta untuk Indonesia, SWI Resmikan Kepengurusan Baru dan Gaungkan Gerakan Sampah Jadi Cuan
Amanat Pembina Upacara di SD Negeri 1 Blangkejeren Tegaskan Ikrar Pelajar Indonesia sebagai Pedoman Karakter dan Integritas Generasi Muda
Persiapan Mubes Pemilihan Anggota MPD Gayo Lues Dimatangkan, Digelar 21–22 Juli 2026
Suporter Lintas Gunung Putri, Bantargebang Pondok Gede dan Mekarsari Bersatu Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Babinsa Koramil 07/Blangjerango Hadiri Rapat Koordinasi bersama perangkat Desa

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Bersama Personil Yon TP 855 Memasang Tali Seling Jembatan Percepat Pembangunan Jembatan Gantung

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Jaga Hubungan Baik dengan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/Pining Laksanakan Komsos di Desa Lesten

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Pekarangan Produktif Didorong Jadi Penopang Ketahanan Pangan, AIPDA Awanadi Edukasi Warga Kelurahan Sei Sedapat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:51 WIB

Kodim 0113/Gayo Lues Resmi Tutup Karya Bhakti TNI 2026, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:16 WIB

Babinsa selalu hadir pada pembuatan pondasi jembatan gantung di desa Binaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:05 WIB

Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Bersama Personil Yon TP 855 Merangkai Besi Percepat Pembangunan Jembatan Gantung

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:36 WIB

Ahli Dr. Eva Syahfitri Nasution,SH,MH Berpendapat Kasus Terjadinya Kematian di THM Bravo Bukan Kasus Pembunuhan Berencana

Berita Terbaru