Ahli Dr. Eva Syahfitri Nasution,SH,MH Berpendapat Kasus Terjadinya Kematian di THM Bravo Bukan Kasus Pembunuhan Berencana

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:36 WIB

50524 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo – Rabu,(29/7/2026),sidang ke 10 kasus terjadinya kematian di THM Bravo, Kabanjahe, Kabupaten Karo. Bahwa berdasarkan pendapat Ahli, Dr. Eva Syafitri Nasution, S.H., M.H., alat bukti yang diajukan dalam suatu proses peradilan harus diperoleh dengan cara yang sah dan tidak bertentangan dengan hukum. Lebih lanjut, terhadap alat bukti berupa rekaman CCTV, penjelasan mengenai keaslian, integritas serta validitasnya hanya dapat diberikan oleh Ahli Digital Forensik yang memiliki kompetensi dan keahlian di bidang tersebut. Sehingga keterangan mengenai alat bukti dimaksud seharusnya didasarkan pada pendapat Ahli Digital Forensik yang berwenang dan kompeten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terdakwa Rio Antonius Bravo Tarigan als Rio, Terdakwa Rymondo Ginting Jawak als Remon, Terdakwa Ray Okta Tarigan als Ray dan Terdakwa Desnatanael Firdaus Sinuraya als Ides.

1. Advokat Julianus Paulus Sembiring, S.Pd, S.H

2. Advokat Rakethut Situmorang, S.H, M.H

3. Advokat Pensinus Saragih, S.H

4. Advokat Nhov Trakapta Putra Kaban, S.H

Dipersidangan ke 10,Rabu,(29/7/2026) mendengarkan keterangan Saksi Ahli dan Saksi meringankan. Berdasarkan fakta persidangan hari ini, Ahli mengatakan bahwa peristiwa yang terjadi bukan peristiwa hukum pembunuhan berencana 459 atau pembunuhan 458, Ahli Dr. Eva Syahfitri Nasution, S.H, M.H berpendapat bahwa peristiwa yang terjadi adalah pembelaan terpaksa dan perkelahian akibat adanya provokasi secara agresif dan berulang dari Alm. Sehingga terjadilah peristiwa hukum tersebut.Walaupun seperti itu Ahli mengatakan bahwa itu adalah pendapatnya sesuai dengan keilmuannya dan yang menentukan dan memutuskan itu semua adalah Majelis Hakim.

6. Advokat Terdakwa mengatakan agar Penuntut Umum yang menangani perkara ini dievaluasi kinerja dari Penunut Umum yang menangani perkara ini, karena selama proses penyidikan sampai dengan proses persidangan Advokat Terdakwa menduga Penuntut Umum telah melakukan beberapa kesalahan dan tidak melaksanakan KUHAP, tidak memberikan surat pemberitahuan perpanjangan penahanan, surat pelimpahan berkas perkara, surat pemberitahuan jadwal persidangan, dugaan menggunakan alat bukti yang diperoleh secara melawan hukum dan tanpa autentikasi serta pelanggaran-pelanggaran lainnya.Dan kami sudah melaporkan pelanggaran tersebut kepada Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Komisi Kejaksaan Republik Indonesia,(ujar Advokat Nhov Trakapta Putra Kaban saat diwawancara.)

7. ⁠Berdasarkan pendapat Ahli Hukum Pidana Dr Eva syahfitri Nasution, S.H, M.H berpendapat bahwa dakwaan “selanjutnya alm mendengarkan” ini merupakan frasa anomali (Pengertian anomali berdasarkan KBBI, anomali adalah ketidaknormalan, penyimpangan dari normal, atau kelainan. Dalam bidang ilmu bahasa (linguistik), kata ini juga berarti penyimpangan dari aturan tata bahasa yang biasa) “bahwa korban yang dalam keadaan sudah meninggal tidak dapat ditanyai keterangannya baik secara fisik maupun biologis.Ini saya nyatakan sebagai suatu anomali” dapat kita artikan bahwa dakwaan itu tidak cermat karena tidak memungkinkan untuk menanyakan keterangan dari korban yang sudah meninggal.

8. ⁠Bahwa ahli berpendapat ketika keterangan saksi semuanya bersesuaian tidak ada yang bertentangan namun berbeda dengan isi dakwaan maka dakwaan itu di anggap runtuh.

 

Shelly WS

Berita Terkait

Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Dampingi Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG)
Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara
Babinsa Cek Dapur MBG di Desa Garut, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal
Babinsa Dampingi Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis
​Sinergi Babinsa dan Linmas Atur Lalu Lintas di Jembatan Gantung Garuda Merah Putih, Pastikan Kelancaran Akses Petani Uning Pune
ust Julianto pane. Polisi Inovatif, Mendirikan Pesantren Ruhul ‘Azam
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja
Babinsa Koramil 04/Kutapanjang Dampingi Pendistribusian Makan Bergizi Gratis bagi Siswa dan Kelompok 3B

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Langkah Awal Menuju Bahagia, Lamaran Cristy dan Ferdy Berlangsung Hangat

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Muara Padang Aipda M Ibrahim, Ajak Warga Desa Karang Anyar Kec. Muara Padang Kembangkan Pekarangan Produktif

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Betung Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya II

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Betung Aipda Musmulyadi, Ajak Warga Desa Suka Mulya Kec. Betung Kembangkan Pekarangan Produktif

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Polres Banyuasin Gelar Subuh Keliling Serentak, Perkuat Silaturahmi dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Polsek Rambutan Evakuasi Perempuan yang Ditemukan Meninggal Dunia di Perumahan Alzafa Residence

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Patroli Terpadu di Desa Pulau Muning, Tim Gabungan Gencarkan Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Banyuasin II Aipda Elan Subandi, Ajak Warga Desa Sungsang II Kec. Banyuasin II Kembangkan Pekarangan Produktif

Berita Terbaru

REGIONAL

Babinsa Dampingi Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis

Selasa, 20 Okt 2026 - 10:12 WIB