Karhutla Mengintai, Muspika Terangun Turun Tangan: Jangan Tunggu Api Membesar

SYUKRI

- Redaksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:59 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TERANGON, 30 Agustus 2026 — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Sekali api berkobar, dampaknya dapat meluas dan sulit dikendalikan. Menyikapi hal tersebut, unsur Muspika Kecamatan Terangun bersama Polsek, Koramil, Damkar dan Polisi Kehutanan (Polhut) memperkuat kesiapsiagaan melalui apel gabungan pencegahan Karhutla, Minggu (30/8/2026).

Apel yang digelar pada pukul 10.00 WIB tersebut menjadi langkah konkret untuk menyatukan kekuatan dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam apel tersebut, seluruh personel ditekankan agar tidak menunggu sampai kobaran api muncul baru bertindak. Pencegahan harus dilakukan sejak dini, pengawasan diperketat, dan setiap potensi kebakaran harus segera ditindaklanjuti.

Kesiapsiagaan menjadi kunci. Personel dari berbagai unsur diharapkan mampu bergerak cepat apabila ditemukan adanya titik api maupun aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.

Selain kesiapan personel, edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dalam memutus potensi Karhutla. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila melihat adanya kebakaran atau aktivitas mencurigakan yang dapat memicu kebakaran.

Sinergitas antara TNI, Polri, Damkar, Polhut dan pemerintah kecamatan diharapkan mampu memperkuat pengawasan sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan dan lahan.

Pesannya tegas: jangan tunggu asap mengepul dan api membesar. Karhutla harus dicegah sebelum menjadi bencana. Dengan kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh pihak, wilayah Terangun diharapkan tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Berita Terkait

Melalui Patroli Malam, Babinsa Koramil 04 /Kuta Panjang Sosialisasikan Bahaya Karhutla kepada Masyarakat Desa Binaan
Babinsa Koramil 05/Pining Laksanakan Gotong Royong Bersama Masyarakat di Desa lesten
Terus Lakukan Pencegahan Karhutla Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Rutin Laksanakan Patroli Dan Sosialisasi
LSM Tekan Pemerintah Sumedang Sampaikan Klarifikasi Dugaan Kekerasan dan Intimidasi ASN
Babinsa 08/Blangpegayon pererat tali silaturahmi Komsos dengan Warga binaan
​Sinergi TNI dan Warga: Gotong Royong Rampungkan Perehapan Jembatan Gantung Dusun Reje Bujang
Bantuan Pangan Juli – September 2026 Mulai Disalurkan
Final Turnamen Sepak Bola Piala Bergilir DPD IPK Karo Sekaligus Warnai HUT IPK ke 57

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:41 WIB

BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Kementerian PUPR Dinilai Lalai, PT Horas Bangun Persada Menang Lelang Proyek Meski Legalitas Galian C Dipertanyakan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Legalitas Material Proyek Longsor Jalan Nasional Aceh Tenggara Dipertanyakan, APH dan Mabes Polri Diminta Turun Tangan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Atap Bocor, Ruang Kelas MTsN 2 Aceh Tenggara Butuh Perhatian Pemerintah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Perdagangan Manusia Kejahatan Luar Biasa, HTW Serukan Penegakan Hukum Tegas dan Perlindungan bagi Korban

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:47 WIB

13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

35 Calon Berebut 13 Kursi Anggota Majelis Pendidikan Daerah Gayo Lues Periode 2026-2031**

Senin, 20 Juli 2026 - 00:39 WIB

Jejak Pengabdian AKBP Yulhendri di Aceh Tenggara: Ketegasan, Humanisme, dan Sinergi yang Patut Dikenang

Berita Terbaru