Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI bersama komponen masyarakat. Pada Sabtu (29/08/2026), Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Rano Karno, bersama personel BKO Batalyon TP 855/Raksaka Dharma dan warga setempat, bahu-membahu melaksanakan pengerjaan rehab jembatan gantung di Dusun Reje Bujang Desa Unung Pune Kecamatan Putri Betung.
Rehabilitasi jembatan ini bersumber dari dana bantuan Pemerintah Republik Indonesia yang dialokasikan khusus untuk masyarakat terdampak bencana alam hidrometeorologi. Diketahui, banjir luapan sungai yang terjadi beberapa waktu lalu telah mengakibatkan sedikitnya 15 unit jembatan gantung di wilayah tersebut mengalami rusak parah.
Pada kesempatan ini, progres pembangunan telah mendekati 68%. Personel TNI dan warga memfokuskan pengerjaan pada tahap pemasangan tali Sleing, yaitu penegangan tali Sleing antara pondasi tepi dekat & tepi jauh.
Tujuan Strategis Pembangunan
Memulihkan Mobilitas: Menghidupkan kembali aktivitas harian masyarakat dari wilayah dusun menuju ke desa induk.
Akses Jalur Ekonomi : Membuka kembali akses krusial bagi masyarakat menuju lahan perkebunan serta mempermudah transportasi untuk menjual hasil tani mereka.
Harapan yang Ingin Dicapai
Dengan rampungnya jembatan ini, diharapkan spesifikasi bangunan yang dikerjakan bersama ini memiliki struktur yang kuat dan tahan lama. Selain itu, hadirnya kembali infrastruktur penyeberangan ini diharapkan mampu mendongkrak dan memajukan roda perekonomian masyarakat setempat yang sempat tersendat pascabencana.
Testimoni Tokoh di Lapangan
*Serda Rano Karno (Babinsa Koramil 09/Putri Betung) :*
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama merawat dan menjaga jembatan yang baru dibangun ini. Rasa saling peduli dan memiliki sangat penting agar fasilitas ini dapat bertahan lama dan terus bermanfaat bagi anak cucu kita.”
*Tengku Arbiata S.Ag (Ketua Ureng Tue Desa Uning Pune) :*
“Kami mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada Pemerintah RI dan pihak TNI atas dedikasi serta kepedulian yang nyata kepada kami masyarakat kecil. Kehadiran bapak-bapak TNI di lapangan sangat membantu membangkitkan kembali semangat kami pascabencana.”







































