RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo – Tekanan publik dari puluhan buruh tani Desa Bintang Meriah,Kecamatan Tiganderket,Kabupaten Karo, tampaknya mulai membuahkan hasil.

Pasca aksi unjuk rasa damai yang mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Karo, pimpinan Koperasi Gotong Royong yang juga menjabat sebagai anggota dewan terhormat, Dra. Lusia Sukatendel, mendadak menerbitkan undangan rapat pengurus dan anggota.Rapat yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 23 September 2026 tersebut akan dan telah digelar di Kantor Koperasi Gotong Royong, Perumahan Jokowi, Desa Sugihen, Kecamatan Dolat Rayat. Dalam surat undangan yang ditandatangani langsung oleh Lusia Sukatendel, agenda pertemuan tersebut berkilah hanya untuk sekadar “sharing” antara pengurus.
Langkah ini dinilai banyak pihak sebagai manuver reaktif dan mendadak. Pasalnya, selama bertahun-tahun uang simpanan para nasabah yang keringatnya diperas sebagai buruh tani tidak kunjung dikembalikan tanpa kejelasan yang pasti. Jeritan para petani kecil ini akhirnya pecah dalam aksi damai di kantor DPRD Karo beberapa waktu lalu, menuntut sang wakil rakyat bertanggung jawab penuh atas hak-hak mereka.

Rapat mendadak di Perumahan Jokowi ini kini menjadi sorotan tajam. Apakah agenda “sharing” ini benar-benar akan menghasilkan solusi konkret berupa pengembalian uang tunai milik nasabah, ataukah hanya sekadar upaya meredam gejolak politik dan tuntutan hukum yang kian menyudutkan posisi Lusia Sukatendel sebagai pejabat publik?Masyarakat Desa Bintang Meriah kini menunggu bukti nyata, bukan sekadar ruang diskusi normatif di tengah krisis kepercayaan yang sudah menahun.
(Shelly WS)







































