Dicegah di Bandara Sam Ratulangi, Tiga Penumpang Tujuan Kamboja Bawa Oleh-Oleh Manado Saat Direkrut Sindikat TPPO

REDAKSI SULAWESI UTARA

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:14 WIB

50405 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga calon pekerja migran ilegal berhasil dicegah keberangkatannya oleh Polsek Kawasan Bandara Sam Ratulangi Manado pada Selasa (21/10/2025) pagi.

Ketiganya, yaitu GB, CR, dan MM, berasal dari Minahasa dan Minahasa Selatan. Mereka hendak transit ke Jakarta menggunakan salah satu maskapai menuju Thailand dan Kamboja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemeriksaan, para calon korban tampak membawa pia Gorontalo, abon cakalang, keripik pisang, dan halua kanari — makanan khas Sulawesi Utara yang rencananya akan dibawa ke luar negeri. Namun, hasil interogasi menunjukkan ketiganya direkrut perempuan E dan lelaki J kemudian di hubungan kepada agent ilegal yang menjadi HRDnya berinisial L. D. Yang saat ini berada di Kamboja, dengan janji pekerjaan bergaji tinggi tanpa dokumen resmi.

Petugas Unit Reskrim Polsek Bandara Bripka AS menjelaskan bahwa ketiganya direkrut melalui aplikasi WhatsApp dan perjalanan mereka sudah diatur dalam grub Wa bernama “Holiday” yang mengatur dan memberikan panduan perjalanan dari daerah asal Minahasa hingga tiba di Thailand dan Kamboja
“Dari gelagat ragu-ragu mereka saat check-in, kami curigai dan setelah diperiksa ternyata tiket dan akomodasi dipesan oleh perekrut dari luar negeri,” ujarnya.

Kapolsek Bandara Sam Ratulangi Ipda. Masry, S.Sos menyampaikan pesan tegas kepada masyarakat:

> “Jangan mudah tergiur tawaran kerja cepat di luar negeri. Setiap warga yang ingin bekerja harus melalui jalur resmi BP3MI. Kami akan terus mengawasi dan melindungi masyarakat dari potensi perdagangan orang.”

Kini ketiga calon korban telah diamankan dan mendapat pendampingan dari BP3MI Sulut serta Yayasan Kasih Yang Utama (YKYU), saat ini untuk ketiga calon korban sudah di jemput oleh pihak keluarga, Polisi menyarankan agar mereka pihak keluarga membuat laporan resmi ke Unit Renakta Polda Sulut.

(Tim)

Berita Terkait

Polda Sulut Tangani Perkelahian Antar Kelompok di Minahasa Tenggara, Warga Diimbau Tidak Terprovokasi
Satgas TPPO Polsek Bandara Sam Ratulangi Gagalkan 5 CPMI Ilegal Direkrut Lewat Telegram, Dijanjikan Gaji hingga Rp23 Juta
Berawal Informasi dari Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut, Polsek Bandara Sam Ratulangi Bongkar Perekrutan CPMI Ilegal Tujuan Kamboja
Nyaris Jadi Korban Perdagangan Orang, Dua Warga Manado Diselamatkan di Bandara
Stop TPPO! Polsek Bandara dan Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut Ajak Warga Melapor
Polsek Bandara Sam Ratulangi Gagalkan Keberangkatan 3 Calon PMI Ilegal
Polda Sulut Tekan Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas melalui Operasi Patuh Samrat 2025
Dimulai Hari ini, Polda Sulut dan Jajaran Gelar Operasi Patuh Samrat 2025

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:03 WIB

Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:24 WIB

Desakan Menguat ke Polda Aceh dan Mabes Polri, Aktivitas Ilegal PT Hopson Diminta Segera Dihentikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:50 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:39 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:09 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:47 WIB

Plang Larangan Hanya Jadi Pajangan, Dugaan Pembangkangan Terhadap Keputusan Pemerintah Terjadi Terang-Terangan

Senin, 1 Juni 2026 - 23:23 WIB

Aktivitas Diduga Ilegal PT Hopson Aceh Industri Terus Berjalan, Wibawa Negara Dipertanyakan di Gayo Lues

Berita Terbaru

Jakarta

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:33 WIB