Berawal Informasi dari Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut, Polsek Bandara Sam Ratulangi Bongkar Perekrutan CPMI Ilegal Tujuan Kamboja

REDAKSI SULAWESI UTARA

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 21:43 WIB

50265 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado — Aksi cepat personel Polsek Kawasan Bandara Sam Ratulangi Manado, bersama Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut, berhasil menggagalkan keberangkatan dua Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal asal Kota Kotamobagu yang hendak diterbangkan ke Kamboja melalui penerbangan Batik Air ID 6275 pada Sabtu (8/11/2025) sore.

Upaya pencegahan ini berawal dari laporan keluarga yang diteruskan oleh Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut kepada aparat kepolisian. Informasi tersebut menyebut adanya dua anak muda yang telah direkrut untuk bekerja di luar negeri tanpa dokumen resmi dan berpotensi menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Bandara, segera melakukan pemantauan di area check-in keberangkatan terminal penumpang Bandara Sam Ratulangi Manado.

> “Kami mendapatkan informasi dari Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut dan keluarga korban. Setelah dilakukan pengawasan, kami temukan dua pemuda dengan gelagat mencurigakan. Setelah diperiksa, ternyata benar mereka direkrut secara ilegal oleh seseorang yang berada di Kamboja,” jelas Kapolsek. Ipda. Masry. S.Sos.

Dua calon korban masing-masing berinisial S.P.M (23) dan N.R.A.W (18). Berdasarkan hasil interogasi, keduanya direkrut oleh agen berinisial “PETER037G” melalui aplikasi Telegram. Modusnya, agen tersebut menjanjikan pekerjaan sebagai admin judi online dengan iming-iming gaji Rp8 juta per bulan. Seluruh tiket pesawat dan akomodasi ditanggung perekrut, tanpa kontrak kerja maupun izin resmi dari BP3MI Sulut.

Polsek Bandara kemudian berkoordinasi dengan pihak maskapai Batik Air, BP3MI Sulut, serta Yayasan Kasih Yang Utama (YKYU) untuk penanganan lebih lanjut dan pendampingan terhadap kedua calon korban.

Ketua Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut, Antonius Sangkay, menyampaikan bahwa peran masyarakat dan komunitas lokal sangat penting dalam upaya pencegahan perdagangan orang.

> “Kami aktif memantau dan menerima laporan masyarakat terkait dugaan keberangkatan CPMI ilegal. Kolaborasi dengan Polsek Bandara menjadi kunci dalam mencegah jatuhnya korban baru,” ujar Antonius.

Kapolsek Kawasan Bandara Sam Ratulangi Ipda. Masry. S.Sos menegaskan bahwa kasus ini menunjukkan pentingnya sinergitas antara kepolisian, masyarakat, dan komunitas peduli TPPO dalam melindungi warga dari ancaman jaringan perekrut ilegal.

> “Kami sangat mengapresiasi peran Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut yang cepat memberikan informasi. Kerja sama seperti ini perlu terus diperkuat untuk melindungi masyarakat dari modus perdagangan orang,” tegas Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan awal, perekrut “PETER037G” diduga merupakan bagian dari jaringan lintas negara yang beroperasi melalui grup Telegram bernama 09 November. Pihak keluarga di sarankan agar Kasus ini melapor ke Unit Renakta Ditreskrimum Polda Sulut untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dengan terungkapnya kasus ini, Polsek Kawasan Bandara Sam Ratulangi bersama Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut kembali menegaskan komitmen dalam mencegah TPPO dan pengiriman CPMI ilegal, sekaligus memperkuat program Polri Presisi yang humanis dan responsif terhadap perlindungan masyarakat.

(Tim Tppo sulut)

Berita Terkait

Polda Sulut Tangani Perkelahian Antar Kelompok di Minahasa Tenggara, Warga Diimbau Tidak Terprovokasi
Satgas TPPO Polsek Bandara Sam Ratulangi Gagalkan 5 CPMI Ilegal Direkrut Lewat Telegram, Dijanjikan Gaji hingga Rp23 Juta
Dicegah di Bandara Sam Ratulangi, Tiga Penumpang Tujuan Kamboja Bawa Oleh-Oleh Manado Saat Direkrut Sindikat TPPO
Nyaris Jadi Korban Perdagangan Orang, Dua Warga Manado Diselamatkan di Bandara
Stop TPPO! Polsek Bandara dan Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut Ajak Warga Melapor
Polsek Bandara Sam Ratulangi Gagalkan Keberangkatan 3 Calon PMI Ilegal
Polda Sulut Tekan Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas melalui Operasi Patuh Samrat 2025
Dimulai Hari ini, Polda Sulut dan Jajaran Gelar Operasi Patuh Samrat 2025

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:39 WIB

Excavator Bekerja, Satgas TMMD Wujudkan Jalan Impian Warga

Selasa, 28 April 2026 - 18:52 WIB

Masuk Hari ke-7, TMMD Abdya Fokus Bangun Infrastruktur Air Bersih

Selasa, 28 April 2026 - 17:27 WIB

Gotong Royong Mengalir, Warga Dukung Penuh TMMD ke-128 Abdya

Selasa, 28 April 2026 - 16:56 WIB

TNI dan Warga Bersatu, Pembangunan MCK Berjalan Lancar

Selasa, 28 April 2026 - 15:28 WIB

Kerja Nyata TMMD, Rumah Warga Gunung Cut Mulai Berubah

Senin, 27 April 2026 - 20:43 WIB

TMMD Abdya Tunjukkan Hasil, Rumah Nurhabibah Sudah 13,3 Persen

Senin, 27 April 2026 - 19:55 WIB

Rapat Evaluasi TMMD, Dansatgas Abdya Tekankan Kerja Maksimal

Senin, 27 April 2026 - 19:16 WIB

Medan Ekstrem Tak Halangi! TMMD Abdya Gas Pembukaan Jalan Gunung

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Excavator Bekerja, Satgas TMMD Wujudkan Jalan Impian Warga

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:39 WIB

ACEH BARAT DAYA

Masuk Hari ke-7, TMMD Abdya Fokus Bangun Infrastruktur Air Bersih

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:52 WIB

ACEH BARAT DAYA

Gotong Royong Mengalir, Warga Dukung Penuh TMMD ke-128 Abdya

Selasa, 28 Apr 2026 - 17:27 WIB

ACEH BARAT DAYA

TNI dan Warga Bersatu, Pembangunan MCK Berjalan Lancar

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:56 WIB