Pencurian dan Teror Malam Hari Bayangi Kehidupan Warga Dusun Lae Mbetar

RADAR NEWS

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 07:07 WIB

503,502 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam — Masyarakat Dusun Lae Mbetar, Desa Sikalondang, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, menyampaikan keluhan serius terkait situasi keamanan lingkungan yang semakin meresahkan dalam beberapa bulan terakhir. Mereka merasa tidak lagi dapat menikmati rasa aman di lingkungan tempat tinggal sendiri seiring meningkatnya gangguan keamanan, khususnya kejadian pencurian yang melibatkan sejumlah warga sebagai korban.

Dalam keterangan yang disampaikan warga, kejadian-kejadian mencurigakan dan aksi kriminal seperti pencurian dilaporkan terjadi hampir setiap malam. Selain menciptakan kebisingan dan rasa khawatir, aksi-aksi tersebut telah menimbulkan kerugian material yang cukup besar.

Salah seorang warga, Ica, yang merupakan ibu rumah tangga, mengaku kehilangan sejumlah barang milik pribadinya seperti lembu, tabung gas, mesin egerek, ayam, dan entok. Jika ditaksir, nilai kerugian mencapai sekitar Rp10 juta. Sementara itu, Ita, seorang pedagang kelontong setempat, turut menjadi korban pencurian. Ia melaporkan kehilangan satu unit pompa air (sanyo), tabung gas, dan sejumlah rokok, dengan total kerugian sekitar Rp3 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya mengalami kerugian materi, gangguan keamanan juga hadir dalam bentuk tindak perusakan yang mengancam keselamatan warga. Jebua, penduduk Dusun Lae Mbetar asal Nias, mengungkapkan bahwa rumahnya dilempari batu oleh orang tidak dikenal pada malam hari hingga jendela rumahnya pecah. Ia menegaskan tidak memiliki persoalan dengan tetangga maupun warga lainnya, namun tetap merasa sangat terganggu dan khawatir atas keselamatannya.

Pelaku usaha mikro, Ewin, juga turut mengeluhkan kehilangan kotak infaq untuk anak yatim dan tabung gas elpiji dari tempat usaha miliknya. Insiden ini menurutnya tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga mencoreng rasa solidaritas sosial yang selama ini ia bangun di tengah masyarakat.

Warga mengaku telah menyampaikan keluhannya kepada pemerintah desa. Sekretaris Desa Sikalondang, Mukaribin Pohan, menyatakan bahwa pihak desa telah berupaya menelusuri pelaku, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil yang nyata. Situasi yang belum tertangani secara tuntas ini membuat masyarakat semakin khawatir atas keselamatan dan kenyamanan hidup sehari-hari.

Melalui surat terbuka yang ditandatangani secara kolektif, masyarakat Lae Mbetar meminta perhatian serius dari aparat keamanan, baik di tingkat desa maupun dari kepolisian setempat. Mereka mengharapkan adanya tindakan nyata untuk mengusut berbagai peristiwa tersebut dan menempatkan upaya keamanan komunitas sebagai salah satu prioritas utama.

Masyarakat juga berharap adanya peningkatan patroli, kontrol lingkungan yang lebih ketat, serta pendekatan preventif lainnya untuk menciptakan rasa aman. Lingkungan yang tenteram dan bebas dari rasa takut merupakan hak warga negara yang perlu dijamin keberlangsungannya.

“Demikian keluhan ini kami sampaikan dengan harapan besar agar segera ditindaklanjuti,” tulis pernyataan resmi yang mewakili suara masyarakat Dusun Lae Mbetar.

Kondisi keamanan lingkungan desa kini menjadi salah satu isu krusial yang memerlukan intervensi cepat dari berbagai pihak agar tidak berkembang menjadi persoalan sosial yang lebih kompleks di masa depan. (TIM)

Berita Terkait

Haloan Sadri Soroti Wacana Kantin Sekolah dalam MBG, Standar Gizi, Keamanan Pangan dan Pengawasan Harus Jadi Prioritas
Tokoh Masyarakat dan Adat Subulussalam Soroti Wacana Kantin Sekolah dalam MBG, Pengawasan dan Standar Gizi Harus Diperkuat
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare
Hakim Minta Pemberi Kuasa kepada Tergugat Dihadirkan, Enam Saksi Perkuat Penguasaan Kebun oleh Mirja Kusuma
SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku
Mantan Kades Anwar Resmi Serahkan Mobil BUMDes Pasir Belo, Titip Pesan untuk Kemajuan Desa
PPAT Surya Darma “Bungkam” Soal 75 AJB Lae Saga, Live Streaming Gagal Digelar

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 16:49 WIB

Respons Laporan 110, Polisi Bersama TNI dan BNPB Tangani Kebakaran Lahan di Gasing

Sabtu, 26 September 2026 - 12:04 WIB

Dorong Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Betung Ajak Warga Jalankan Program P2B

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

Ground Check Tiga Hotspot di Muara Sugihan, Dua Lokasi Ditemukan Bekas Karhutla

Kamis, 24 September 2026 - 21:30 WIB

Ground Check Hotspot Temukan Titik Api di Sungai Rengit, Polisi Padamkan Karhutla Seluas 3 Hektare

Kamis, 24 September 2026 - 12:07 WIB

Ops Sikat I Musi 2026, Satreskrim Polres Banyuasin Amankan DPO Kasus Curanmor 2019

Rabu, 23 September 2026 - 20:36 WIB

Polsek Air Kumbang Ground Check Hotspot di Desa Sidomulyo, Api Masih Belum Padam

Rabu, 23 September 2026 - 20:33 WIB

“Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa, Bripka Bambang S, Ajak Masyarakat Desa Sungai Rengit Kec. Talang Kelapa, Dukung Program P2B, Wujudkan Swasembada Pangan Nasional”.

Rabu, 23 September 2026 - 19:38 WIB

Polres Banyuasin Ikuti Latpra Ops Sikat I Musi 2026, Perkuat Kesiapan Personel Hadapi Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru

REGIONAL

Jalin Kebersamaan Babinsa Gotong Royong Bangun Masjid

Sabtu, 26 Sep 2026 - 10:53 WIB

REGIONAL

Babinsa melaksanakan komsos dengan petani Kopi

Sabtu, 26 Sep 2026 - 10:47 WIB