Adi Maros: Aceh Harus Menjadi Pusat Nilai Tambah dalam Pengelolaan Gas South Andaman

RADAR NEWS

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:43 WIB

50171 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Wakil Ketua Umum Kadin Aceh Bidang BUMN dan BUMD, Adi Maros, S.H., mendukung langkah Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), yang memperjuangkan agar gas dari Wilayah Kerja (WK) South Andaman diolah melalui fasilitas darat di Arun, Aceh.

Menurut Adi Maros, pengelolaan gas South Andaman harus dilihat sebagai peluang strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi Aceh melalui hilirisasi industri, peningkatan investasi, dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.

“South Andaman merupakan salah satu penemuan gas terbesar yang dimiliki Indonesia saat ini. Karena itu, pengelolaannya harus mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang nyata bagi Aceh sebagai daerah yang memiliki infrastruktur energi dan sejarah panjang dalam industri migas nasional,” ujar Adi Maros.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun dan berbagai fasilitas pendukung yang telah tersedia menjadi alasan kuat mengapa pengolahan gas di Aceh perlu dipertimbangkan secara serius. Selain mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi, langkah tersebut juga dapat menghidupkan kembali ekosistem industri yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi Aceh.

Menurutnya, kebijakan hilirisasi yang saat ini menjadi prioritas pemerintah pusat harus memberikan ruang yang lebih besar bagi daerah penghasil untuk menikmati manfaat ekonomi dari sumber daya alam yang dimiliki.

“Sudah saatnya Aceh tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil sumber daya alam, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan industri yang mampu menciptakan kesejahteraan dan daya saing ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.

Adi Maros menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Aceh, Kementerian ESDM, investor, BUMN, BUMD, dan pelaku usaha daerah sangat penting untuk memastikan proyek South Andaman berjalan optimal serta memberikan dampak ekonomi yang luas.

Ia juga berharap pengembangan proyek tersebut dapat membuka peluang keterlibatan dunia usaha lokal sehingga manfaat ekonomi tidak hanya dirasakan oleh investor besar, tetapi juga oleh pengusaha dan masyarakat Aceh secara keseluruhan.

“Kita membutuhkan model pembangunan yang berkeadilan. Ketika sumber daya alam Aceh dikelola, maka masyarakat Aceh harus menjadi bagian utama dari manfaat yang dihasilkan. Inilah semangat yang perlu terus diperjuangkan bersama,” tegasnya.

Sebagai representasi dunia usaha, Kadin Aceh memandang pengembangan South Andaman sebagai momentum penting untuk mempercepat transformasi ekonomi daerah, memperkuat investasi, dan menjadikan Aceh sebagai salah satu pusat industri energi yang strategis di Indonesia.

“Jika dikelola dengan tepat, South Andaman bukan hanya proyek migas, tetapi dapat menjadi warisan pembangunan yang akan menggerakkan ekonomi Aceh selama puluhan tahun ke depan,” tutup Adi Maros. (*)

Berita Terkait

Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara
Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara
Kepala Inspektorat Banda Aceh Dicopot Dan Jadi Tersangka Hubungan Sejenis di Ruang Kerja
Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi
Fast Respon Nusantara Counter Polri Aceh Tegaskan Komitmen Awasi Tambang Ilegal, BBM Ilegal, Dan Narkoba
Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan
Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 7 Pejabat Utama dan 9 Kapolres Jajaran Polda Aceh
Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:18 WIB

Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Kepala Inspektorat Banda Aceh Dicopot Dan Jadi Tersangka Hubungan Sejenis di Ruang Kerja

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:46 WIB

Fast Respon Nusantara Counter Polri Aceh Tegaskan Komitmen Awasi Tambang Ilegal, BBM Ilegal, Dan Narkoba

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:22 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 7 Pejabat Utama dan 9 Kapolres Jajaran Polda Aceh

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:54 WIB

Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:42 WIB

Pastikan Struktur Enang-Enang Diperkuat, Kaposwil Satgas PRR Aceh: Boleh tapi Keselamatan Warga di Atas Segalanya

Berita Terbaru