YBHA: Anak Masih Menjerit di Hari Anak Sedunia

RADAR NEWS

- Redaksi

Kamis, 21 November 2024 - 05:27 WIB

50361 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, 20/11/2024_Diperingatan Hari Anak Sedunia Yayasan Bantuan Hukum Anak (YBHA) Petuah Mandiri mencatat, masih tingginya kasus kekerasan terhadap anak di tahun 2024. Kekerasan seksual dan eksploitasi anak menjadi kasus yang paling banyak ditemukan. Peringatan Hari Anak yang tadinya diharabkan menjadi momen untuk melihat kesuksesan remaja di masa depan. Kini masih diwarnai dengan persoalan perlindungan anak yang belum usai.

Masih banyak anak di seluruh dunia yang belum memperoleh hak mereka. Anak-anak yang harus hidup di bawah garis kemiskinan. Dengan dalih menopang ekonomi keluarga mereka menjadi korban eksploitasi anak. Kesenjangan pendidikan di pedalaman menjadi sebab anak tidak mendapat pengetahuan yang sama. Belum lagi, kekerasan terhadap anak yang terjadi di ranah domestik. Anak sering kali menjadi korban langsung ataupun tidak langsung dari kekerasan dalam rumah tangga. Banyak pula kita bertemu dengan korban perundungan.

Namun, YBHA juga mengungkapkan adanya pandangan yang keliru di masyarakat. Perlindungan anak dianggap hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau organisasi terkait isu tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager Program dan Riset YBHA, Wardatul Jannah, menyampaikan bahwa banyak orang yang belum cukup peduli dengan perlindungan anak, bahkan dalam hal-hal kecil seperti makanan tidak sehat. Banyak anak yang mengkonsumsi makanan tidak sehat di sekolah.

Ketidak pedulian masyarakat terhadap hak-hak anak juga terlihat saat mereka menolak kedatangan Rohingya. Pengungsi ini datang dengan membawa anak-anak bersama mereka. Anak-anak tersebut sudah berada di lautan selama berminggu-minggu. Namun, masyarakat menolak memberikan tempat yang layak bagi mereka.

Pada Hari Anak Sedunia ini, YBHA Petuah Mandiri berharap agar lebih banyak yang peduli terhadap hak-hak anak. Sehingga kita tidak lagi melihat anak-anak yg menjerit meminta hak mereka di hari anak.

Edukasi terhadap orang tua, guru, dan masyarakat terkait pemenuhan hak anak lebih gencar di lakukan. Sehingga, semua pihak tau dan sadar akan perlindungan anak. Penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan anak harus menjadi yang utama.

Akses terhadap layanan psikologis harus lebih menyeluruh di setiap lapisan masyarakat. Karena banyak anak yang menjadi korban KDRT dan perundungan, kesulitan mengakses layanan konseling. Banyak dari masyarakat kurang mampu tidak tahu bahwa pemerintah memberikan layanan konseling gratis di setiap rumah sakit daerah.

YBHA berharap di hari anak sedunia ini kita dapat bergandengan tangan menghentikan jeritan anak dan menggantinya dengan senyuman bahagia. Kita berharap anak-anak yang dengan bahagia, akan menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab di masa depan.

Berita Terkait

Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar
Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara
Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara
Kepala Inspektorat Banda Aceh Dicopot Dan Jadi Tersangka Hubungan Sejenis di Ruang Kerja
Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi
Fast Respon Nusantara Counter Polri Aceh Tegaskan Komitmen Awasi Tambang Ilegal, BBM Ilegal, Dan Narkoba
Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 17:26 WIB

De leukste casinospellen van 2026: ontdek de nieuwste trends en functies

Jumat, 25 September 2026 - 13:53 WIB

Babinsa membaur Dengan Warga Gotong royong memperbaiki Sarana Ibadah

Jumat, 25 September 2026 - 13:48 WIB

Babinsa Koramil 02/Rikit Gaib laksanakan pengecatan clamp hanger Jembatan Gantung Perintis di Desa Penomon Jaya

Jumat, 25 September 2026 - 12:18 WIB

Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Laksanakan Pendaftaran Peserta Perlinsos IKD Di Wilayah

Jumat, 25 September 2026 - 11:11 WIB

Babinsa membaur Dengan Warga Gotong royong memperbaiki Sarana Ibadah

Jumat, 25 September 2026 - 10:59 WIB

Puldatater Penting untuk Pembinaan Teritorial bagi Babinsa

Jumat, 25 September 2026 - 10:56 WIB

Akselerasi Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih: TNI AD dan Masyarakat Uning Pune Gotong Royong Dorong

Jumat, 25 September 2026 - 10:51 WIB

Babinsa Koramil 06/Tripe Jaya Bersama Warga Gotong Royong Percepat Pembangunan Jembatan Gantung

Berita Terbaru