Beredar, Surat Pengunduran Diri Hoaks Deputi di BPMA

RADAR NEWS

- Redaksi

Rabu, 26 Februari 2025 - 13:03 WIB

50438 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH |  Sebuah surat permohonan pengunduran diri Afroel Wahyoeni selaku Deputi Keuangan dan Moneter di Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA) yang ditunjukan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh sedang ramai di perbincangkan di media social Aceh, Selasa 25 Februari 2025.

Namun keaslian surat peng unduran diri tersebut patut dipertanyakan. pasalnya tercantum dalam surat tersebut menuai kejanggalan, Sumber wartawan di BPMA, menjelaskan bahwa ada beberapa poin dari surat beredar bahwa bisa dipastikan hoaks atau palsu.

“Pertama, penulisan yang benar nama beliau adalah Afrul Wahyuni sedangkan yang tertera Afroel Wahyoeni, yang kedua nama Nomenklatur Jabatan yang seharusnya tulisan Deputi Keuangan dan Monetisasi BPMA namun yang di tulisa Dep Keu & Moneter BPMA, oleh karennya saya pastikan surat itu Hoaks.” kata sumber meminta namanya disamarkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

lebih lanjut dikatakan. dengan munculnya surat Hoaks berat dugaan ada pihak internal yang hendak coba perkeruh suasana di BPMA yang selama ini terlihat aman tanpa kendala apapun.

“Saya pastikan surat mundurkan diri Deputi Keuangan itu palsu 1000%, BPMA itu koordinatif level menteri, jadi jabatan Deputi adalah Eselon II kalau di BPMA, lain kalau jika hendak buat Hoxs yang Profesional lah,” ujar kolega Afrul di BPMA berinisial IS ini.

“Kemungkinan (internal-red) iya,” ujar sumber ini. Terkait hal ini, Afrul Wahyuni yang dihubungi wartawan terkait beredarnya surat tersebut, hingga berita ini dimuat, belum terhubung. (**).

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRA Ali Basrah: Soal Anggaran JKA Tak Bisa Tergesa, APBA Perubahan Harus Ikuti PP 12/2019
Suryadi Djamil: Mualem Jangan Biarkan Polisi Terbentur dengan Mahasiswa dan Masyarakat
Michael Octaviano vs Chaidir: Adu Rekam Jejak, Birokrasi atau Gerakan Sosial yang Dibutuhkan Dinsos Aceh?
Suryadi Djamil: Layanan JKA Tetap Berjalan, Validasi Data Penting demi Efisiensi Anggaran
Bencana Belum Selesai Hadiah Izin Tambang Kembali Ke Beutong Ateuh Banggala
JKA di Ujung Tanduk, Om Sur Desak Gubernur Aceh Ambil Langkah Tegas Selamatkan Kepercayaan Publik
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Aksi Premanisme di Kantor Polisi, Mualem Desak Usut Tuntas hingga Aktor Intelektual

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:45 WIB

Babinsa Koramil 06/Tripe Jaya Bersama Masyarakat Bantu Petugas PLN Pasang Kabel Listrik

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:16 WIB

Negara Seolah Lumpuh, PT Hopson Kembali Operasi Saat Status Masih Dibekukan Pemerintah Aceh

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:46 WIB

Masjid Suhada Desa Rikit Terendam Banjir Tahunan hingga ketinggian 1 mtr, Warga memohon Pemkab Aceh Tenggara Segera Bangun Solusi Permanen

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:22 WIB

Krisis Kepercayaan terhadap Pengawasan Lingkungan Menguat, PLT KPPH VIII Gayo Lues Diminta Bertanggung Jawab

Senin, 18 Mei 2026 - 22:30 WIB

Asap Cerobong PT Hopson Kembali Mengepul Saat Malam, Dugaan Pembangkangan Hukum Lingkungan di Gayo Lues Kian Terbuka

Senin, 18 Mei 2026 - 15:10 WIB

Pembangkangan PT Rosin Dinilai Menginjak Keputusan Pemerintah dan Menguji Wibawa Negara di Aceh

Minggu, 17 Mei 2026 - 02:47 WIB

Pasca Pembekuan oleh Pemerintah Aceh, Aktivitas PT Rosin Diduga Masih Jalan, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:44 WIB

Waspada Penipuan Digital, Bank Aceh Syariah Tekankan Pentingnya Perlindungan Data Nasabah

Berita Terbaru