Aksi Premanisme di Kantor Polisi, Mualem Desak Usut Tuntas hingga Aktor Intelektual

RADAR NEWS

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 02:26 WIB

50366 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARNEWS. – Kecaman keras dilontarkan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menyusul insiden brutal yang menimpa seorang warga asal Kota Langsa di dalam lingkungan Polda Metro Jaya. Peristiwa ini dinilai bukan sekadar tindak kekerasan biasa, melainkan tamparan telak bagi wibawa institusi penegak hukum.

Dalam pernyataannya usai menjenguk korban di Jakarta Selatan, Senin (30/3/2026), Mualem menegaskan bahwa kejadian tersebut mencerminkan kegagalan serius dalam menjamin keamanan masyarakat, bahkan di ruang yang seharusnya steril dari aksi premanisme.

“Atas nama rakyat Aceh, saya mengecam keras. Ini bukan hanya pelanggaran hukum, ini penghinaan terhadap rasa keadilan,” tegasnya dengan nada tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tidak masuk akal jika aksi pengeroyokan yang diduga melibatkan puluhan orang bisa terjadi di dalam kantor polisi tanpa adanya pembiaran. Ia menilai, kejadian ini mengindikasikan adanya kelalaian fatal, bahkan membuka ruang dugaan keterlibatan pihak internal.

“Kalau di dalam kantor polisi saja seseorang bisa dikeroyok, lalu di mana lagi masyarakat bisa merasa aman? Ini bukan lagi soal kecolongan, ini soal tanggung jawab yang harus dipertanyakan,” ujarnya tajam.

Mualem secara terbuka mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk tidak bermain setengah hati dalam menangani kasus ini. Ia meminta pengusutan dilakukan hingga ke akar, termasuk membongkar kemungkinan adanya aktor intelektual dan oknum aparat yang ikut bermain di balik layar.

“Jangan hanya pelaku lapangan yang dikorbankan. Siapa pun yang terlibat, termasuk jika ada oknum aparat, harus diungkap dan ditindak tegas,” katanya.

Ia juga mengingatkan, jika kasus ini tidak ditangani secara transparan dan serius, maka konsekuensinya adalah runtuhnya kepercayaan publik—khususnya masyarakat Aceh—terhadap institusi kepolisian.

“Jangan sampai masyarakat menilai hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Ini momentum pembuktian bagi kepolisian,” tambahnya.

RADARNEWS menilai, insiden ini bukan sekadar kasus kriminal, tetapi sudah masuk pada level krisis kepercayaan terhadap institusi penegak hukum. Terlebih, korban diduga diserang oleh lebih dari 20 orang yang disebut sebagai preman bayaran, dan ironisnya terjadi di hadapan aparat.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu (26/3/2026) di ruang RPK PPA Polda Metro Jaya, saat korban Faisal Amsco tengah menjalani agenda konfrontasi bersama kuasa hukumnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan tubuh hingga harus menjalani perawatan medis di rumah sakit di Jakarta Selatan.

Mualem pun menegaskan pentingnya perlindungan maksimal terhadap korban dan saksi, serta meminta seluruh elemen masyarakat Aceh di perantauan untuk turut mengawal jalannya proses hukum.

“Kalau ini dibiarkan, maka bukan tidak mungkin akan terulang. Ini harus menjadi garis merah—tidak boleh ada ruang bagi premanisme, apalagi di dalam institusi hukum,” pungkasnya.

LAPORAN TIM RADARNEWS
FERNANDO. H

Berita Terkait

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Fast Respon DPW Aceh Sampaikan Selamat kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Persetujuan Komisi III DPR
Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar
Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara
Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara
Kepala Inspektorat Banda Aceh Dicopot Dan Jadi Tersangka Hubungan Sejenis di Ruang Kerja
Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:26 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Muara Padang Aipda M.Hanafi, Ajak Warga Ds.Rejosari Kec. Muara Sugihan Kembangkan Pekarangan Produktif

Rabu, 4 November 2026 - 16:45 WIB

Polres Banyuasin dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Gasing Laut

Selasa, 3 November 2026 - 20:11 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Pulau Rimau Aiptu Suseno, Ajak Warga Desa Tabuan Asri Kec. Pulau Rimau Kembangkan Pekarangan Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 20:08 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Aiptu Rudi Santoso, Ajak Warga Kel Air Batu Kec. Talang Kelapa Kembangkan Pekarangan Produktif

Senin, 2 November 2026 - 19:02 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Betung Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Lubuk Karet

Senin, 2 November 2026 - 19:00 WIB

Kapolres Banyuasin Salat Dzuhur Berjamaah dan Wakaf Al-Qur’an di Masjid Al-Hijriyah

Senin, 2 November 2026 - 18:57 WIB

Polres Banyuasin Lakukan Mitigasi Dugaan Perundungan di SMPN 1 Rambutan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Air Kumbang Brigpol Yuda Bagus Purnama, Ajak Warga Desa Sido Mulyo Kec. Air Kumbang Kembangkan Pekarangan Produktif

Berita Terbaru