Bencana Belum Selesai Hadiah Izin Tambang Kembali Ke Beutong Ateuh Banggala

RADAR NEWS

- Redaksi

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:43 WIB

50128 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, Kamis 14 Mei 2026, Ali Hasyimi presiden Mahasiswa universitas Al Washliyah Darussalam (UNADA) Banda Aceh, sekaligus putra beutong Sangat kecewa kebijakan yang di ambil Oleh pemerintah Aceh dan Pemerintah daerah terhadap izin tambang yang beroprasi di kecamatan beutong banggala, kabupaten nagan Raya.

Penolakan demi penolakan terus di suarakan Oleh Masyarakat beutong ateuh banggala agar tambang jangan beroprasi di tanah kelahiran mereka, penolakan itu jelas, bukan tidak ada sebabnya mengingat beutong ateuh banggala hari ini belom pulih total Dari bencana hidrometeorologi beberapa bulan yang lalu.

Saya Sebagai putra beutong Sangat kecewa Terhadap kebijak Pemerintah Aceh Dan Pemerintah daerah hari ini, padahal mereka memikirkan solutif terhadap pemulihan bencana yang Sudah terjadi berapa bulan yang lalu bukan izin tambang yang di persembahkan kepada Masyarakat beutong ateuh banggala, ” Guna utak geuyu seumike, Guna hate geuyu peurasa” itu kalimat yang cocok saya ucapkan kepada Pemerintah Aceh Dan Pemerintah daerah hari ini, sadis Dengen ucapan saya.? Lebih sadis lagi kebijakan Pemerintah kepada Rakyat nya sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belom genap satu tahun bencana yang melanda beutong ateuh banggala Dan kondisi di lapangan pun belom begitu pulih tapih Pemerintah menghadiahkan izin tambang ke beutong ateuh banggala.

Seharusnya Pemerintahan Aceh Dan Pemerintah nagan Raya berkalaborasi untuk memikirkan bagaimana solusi yang konkret untuk menumbuhkan perekonomian Masyarakat di beutong ateuh banggala karena bencana hidrometeorologi kemarin, bukan izin tambang yang di berikan.

Menurut camat beutong ateuh banggala (zulkifli) alue badeuk masuk wilayah administratif beutong ateuh banggala, kami berharap Pemerintahan nagan Raya segera menyelesaikan porsoalan batas wilayah Dengen Pemerintah Aceh tengah jangan sampai klaim mengklaim wilayah tersebut. (*)

Berita Terkait

Ketua Muhammadyah Aceh A. Malik Musa Sambut Menteri Pendidikan RI di Aceh, 2.000 Sepatu untuk Anak Korban Banjir Disalurkan
Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
5. Tak Tinggal Diam! ASDP Pastikan Penanganan Maksimal Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2
Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Suryadi Djamil Desak Usut Tuntas dan Pertanyakan Spesifikasi Kapal
Korban Letupan Hidrolik di Ruang Mesin Kmp Aceh Hebat 2 Telah Tertangani, Pelayaran Ulee Lheue-Balohan Tetap Berjalan Normal
Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan
Adi Maros: Aceh Harus Menjadi Pusat Nilai Tambah dalam Pengelolaan Gas South Andaman

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:43 WIB

Sesuai Narasi Unggahan Tik Tok Aseng Bupati Karo Bantah dan Tidak Pernah Menyerukan Aksi Tabrak Pelaku Pungli di Pemandian Air Panas

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:36 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Teluk Meranti Turun Langsung Cek Lahan Jagung Warga

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:35 WIB

Dandim 0113/Gayo Lues Pimpin Pengecekan Lahan dan Pembukaan Jalan Karya Bhakti TNI TA 2026 di Desa Pertik

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Babinsa 08/Blangpegayon pererat tali silaturahmi Komsos dengan Warga binaan

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:27 WIB

Babinsa komsos dengan tokoh masyarakat didesa binaan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:14 WIB

Babinsa Koramil 05/Pining Laksanakan Komsos dan Monitoring Pembagian MBG di SD Negeri Pining

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:29 WIB

Heboh! Baznas Ogan Ilir Diduga Langkahi Kades, Bedah Rumah ODGJ Picu Tanda Tanya Besar, Publik Desak Buka Dokumen!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:21 WIB

Tingkatkan Kesigapan Petugas, Lapas Binjai Gelar Simulasi Penanganan Kebakaran Dengan Dinas Damkar Pemko Medan

Berita Terbaru