Seorang Nenek di Desa Ngabul Ditemukan Meninggal di Selokan, Anggota Kodim 0719/Jepara Hadir Takziah

REDAKSI SULAWESI UTARA

- Redaksi

Kamis, 30 Januari 2025 - 18:14 WIB

50472 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara 30-1-2025 – Seorang nenek bernama Kartini (70), warga Dukuh Jokosari, Desa Ngabul RT 04 RW 05, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, ditemukan meninggal dunia di selokan yang berada di pinggir jalan dekat rumahnya pada Kamis pagi (30/1/2025). Anggota Kodim 0719/Jepara turut hadir di lokasi, tidak hanya untuk memantau situasi, tetapi juga ikut bertakziah bersama warga setempat.

Peristiwa bermula pada Selasa malam (28/1/2025), sekitar pukul 22.00 WIB, ketika warga biasanya mendengar korban berteriak-teriak di dalam rumah. Namun, pada malam itu suasana rumah korban sunyi, sehingga warga mulai curiga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Rabu pagi (29/1/2025), sekitar pukul 10.00 WIB, korban tidak terlihat di rumahnya. Warga dan keluarga korban segera mencari keberadaannya hingga malam hari pukul 23.00 WIB, tetapi korban belum ditemukan.

Pencarian kembali dilakukan pada Kamis pagi (30/1/2025), dimulai pukul 08.00 WIB oleh warga bersama perangkat desa setempat. Upaya pencarian diawali dari rumah korban dan area sekitarnya. Akhirnya, sekitar pukul 09.30 WIB, korban ditemukan oleh Nurudin, seorang warga, tergeletak di selokan drainase di pinggir jalan dekat rumahnya dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Setelah menemukan korban, saksi segera berkoordinasi dengan perangkat desa untuk mengangkat jenazah dan membawanya ke rumah keluarga. Saat ini, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga dan sudah akan dimakamkan

Anggota Kodim 0719/Jepara yang hadir menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memberikan dukungan moral kepada warga sekitar. “Kami turut berduka atas musibah ini. Kehadiran kami adalah bentuk empati dan dukungan kepada keluarga serta masyarakat setempat,” ujar salah satu anggota Kodim.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan perhatian terhadap lingkungan sekitar, terutama kepada warga lansia yang tinggal sendiri. Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah desa sangat penting dalam menghadapi situasi seperti ini.

Semoga almarhumah Kartini diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran.

(Rud)

Berita Terkait

Pesta Para Babi Development, Api Revolusi Perlawanan Dimulai
Darwis Nahkodai PK Partai Golkar Bumi Agung, Dr Darlian Pone Tekankan Penguatan Soliditas Kader
Dr Darlian Pone Buka Muscam Partai Golkar Kecamatan Bahuga, Haris Hermanto Terpilih Aklamasi
Polisi Cinta Petani, Bhabinkamtibmas Polsek Kkh Pastikan Jagung 0.5 Hektare Tumbuh Subur
“Petani Kelapa Menjerit” Harga Tak Kunjung Membaik, ADT Si Anak Parit Minta Presiden Prabowo Bangun Pabrik Hilirisasi Kelapa di Inhil
Warga Resah, Dugaan Penjualan Tramadol dan Eximer Bebas di Kawasan Terminal Cimareme Disorot
IWOI BANTEN KECAM PRAKTIK TITIP-MENITIP SPMB 2026: UJI NYATA KOMITMEN GUBERNUR Andra Soni
Dari Rumah ke Gizi : Strategi Total Kemendukbangga Tekan Stunting di Lebak

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 00:25 WIB

Peringati HBP Ke-62, Lapas Labuhan Ruku Ikuti Tasyakuran Virtual Via Zoom Bersama Pusat Dan Beri Penghargaan Kepada Mitra Strategis

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Dibantu Kepala Tukang Warga, Satgas TMMD Abdya Maksimalkan Rehab RTLH

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:08 WIB