Pesta Para Babi Development, Api Revolusi Perlawanan Dimulai

RADAR NEWS

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 13:28 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAPUA | Tanah Papua bukan sekedar lahan kosong tetapi ada keragaman dalam satu ekosistem, mulai dari masyarakat adat, spesies mahluk hidup lainnya hidup berdampingan demi menyeimbangkan lingkungan.

Kasus pertama, tidak di hormati secara entitas kemanusiaan yang adalah orang Papua. Karena itu mereka tuntut kemanusiaan yang adil dan beradab sebagai simbol keaneka ragaman bineka tunggal Ika.

Kedua, tanah leluhur atau adat di rampas demi ambisi, arogansi mereka yang ada di Jawa dengan dalil ketahanan pangan nasional. Melalui proyek strategis nasional yang berujung mangkrak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ke tiga, mahluk hidup selain manusia harus di hormati seperti pohon, cacing, ulat, burung karena mereka menyeimbangkan ekologis dalam menata masa depan paru-paru dunia.

Paradigma ekologis yaitu diversity keanekaragaman hayati, sebagai hutan yang menjadi pusat paru-paru panet ini, seluruh dunia sudah berpandangan menata bumi dalam sudut pandang etika lingkungan karena itu merawat hutan sama halnya menjaga ibu bumi.

Papua solusinya bukan operasi militer, tetapi mereka ingin agar supaya identitas primer kemanusiaan junto warisan leluhur dan alam itu di hormati dalam pandangan humanisme, di Indonesia ada perspektif Pancasila yaitu sila ke dua yang adalah kemanusiaan yang adil dan beradab, karena mereka hidup berdampingan dengan seluruh mahluk yang ada di situ.

Supaya peradaban terus tumbuh maka mitigasi dan revolusi perlawanan harus terus di hidupkan, supaya peradaban keseimbangan seluruh spesies di Papua tetap berlangsung. (*)

Berita Terkait

Darwis Nahkodai PK Partai Golkar Bumi Agung, Dr Darlian Pone Tekankan Penguatan Soliditas Kader
Dr Darlian Pone Buka Muscam Partai Golkar Kecamatan Bahuga, Haris Hermanto Terpilih Aklamasi
Polisi Cinta Petani, Bhabinkamtibmas Polsek Kkh Pastikan Jagung 0.5 Hektare Tumbuh Subur
“Petani Kelapa Menjerit” Harga Tak Kunjung Membaik, ADT Si Anak Parit Minta Presiden Prabowo Bangun Pabrik Hilirisasi Kelapa di Inhil
Warga Resah, Dugaan Penjualan Tramadol dan Eximer Bebas di Kawasan Terminal Cimareme Disorot
IWOI BANTEN KECAM PRAKTIK TITIP-MENITIP SPMB 2026: UJI NYATA KOMITMEN GUBERNUR Andra Soni
Dari Rumah ke Gizi : Strategi Total Kemendukbangga Tekan Stunting di Lebak
Soroti Temuan Sidak Bupati, Wabup Asep Ismail Desak Disdukcapil KBB Benahi Pelayanan

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 12:51 WIB

​Wujudkan Impian Warga, Kodim 0113/Gayo Lues Resmikan Jembatan Beton di Dusun Tukik Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues

Senin, 18 Mei 2026 - 09:43 WIB

Komsos Di Desa, Cara Babinsa Berinteraksi Langsung Dengan Warga Di Wilayah Binaan

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:50 WIB

Warga Desa Sukadame Mengamuk Dengan Menggruduk Barak Narkoba dan Angkat Meja Tangkas Tembak Ikan Dari Salah Satu Gudang Lalu Bakar di Tengah Jalan Lintas

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:50 WIB

Babinsa Tumbuhkan Rasa Kebersamaan Dengan Gotong Royong Bersama Masyarakat di Desa Binaan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:19 WIB

Wabup Hengky Yasin Hadiri Launching Nasional 1.061 Koperasi Merah Putih, Takalar Siap Perkuat Ekonomi Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:02 WIB

​Dandim 0113/ Gayo Lues Hadiri Vidcon Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa Merah Putih oleh Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:17 WIB

Babinsa Komsos dan Memonitoring Wilayah Dengan Warga Binaan

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:12 WIB

Dandim 0113/Gayo Lues Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kecamatan Kutapanjang Kabupaten Gayo Lues

Berita Terbaru