Jalan Raya Bukan Arena Kebisingan, Polres Aceh Tenggara Musnahkan 46 Knalpot Brong

RADAR NEWS

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 23:35 WIB

50144 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Suara bising knalpot brong kembali menjadi sorotan di Aceh Tenggara, setelah jajaran Polres setempat menindak tegas pelanggaran penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis. Selama satu pekan pelaksanaan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), polisi menertibkan 46 unit sepeda motor dengan knalpot brong yang kerap mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.

Penertiban berlanjut pada Kamis, 17 September 2026, melalui pemusnahan knalpot hasil penindakan yang digelar di Lapangan Apel Mapolres Aceh Tenggara. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Aceh Tenggara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Satpol PP, para camat, dan awak media. Namun demikian, persoalan knalpot brong bukan sekadar urusan penindakan. Muncul pertanyaan mendasar: sejauh mana kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai tata tertib berlalu lintas di ruang publik?

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo menegaskan, penertiban knalpot brong tidak hanya bertujuan mengurangi kebisingan di jalan raya, tetapi juga merupakan bagian dari upaya edukasi dan pembinaan kepada masyarakat, terutama para remaja dan pelajar yang kerap menjadi pelaku pelanggaran. Ia berharap generasi muda memahami bahwa jalan raya adalah ruang bersama yang harus dihargai dan dipakai secara bertanggung jawab, dengan mengutamakan keselamatan semua pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebiasaan menggunakan knalpot tidak sesuai standar dikhawatirkan beriringan dengan perilaku berkendara yang tidak tertib, seperti kebut-kebutan dan balap liar. Untuk itu, peran pembinaan tidak hanya dilakukan aparat kepolisian, tetapi juga melibatkan orang tua, sekolah, guru, hingga lingkungan masyarakat yang menjadi lingkar terdekat generasi muda. Kesadaran mengenai disiplin berlalu lintas, etika, dan keselamatan harus dimulai sejak dini dari lingkungan rumah hingga ruang publik.

Dalam penanganan knalpot hasil penindakan, Polres Aceh Tenggara berinisiatif mengubah sebagian knalpot menjadi tugu berbentuk ikan mas, sehingga barang pelanggaran dapat menjadi pesan edukasi di tengah masyarakat. Tugu tersebut diharapkan menjadi pengingat agar pesan tentang pentingnya ketertiban berlalu lintas tidak mudah dilupakan.

Bupati Aceh Tenggara turut mengapresiasi langkah Kapolres dan jajaran dalam membina masyarakat, khususnya generasi muda. Ia mengajak seluruh pihak mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, para guru, orang tua, tokoh agama, hingga seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta membangun budaya tertib berlalu lintas. Menurutnya, razia atau tindakan penertiban hanyalah langkah awal. Pendidikan, keteladanan, dan konsistensi pembinaan adalah kunci utama mencegah terulangnya pelanggaran serupa.

Sebanyak 46 knalpot yang ditertibkan menjadi cermin bahwa budaya tertib berlalu lintas masih membutuhkan kerja keras dan kolaborasi semua pihak. Jalan raya adalah ruang publik yang harus dihargai. Setiap orang berhak merasa aman, tertib, dan nyaman tanpa kebisingan yang tidak semestinya.

Penegakan aturan dan edukasi harus berjalan seiring: tegas terhadap pelanggaran, tetapi tetap mengutamakan pembinaan. Tujuan akhirnya bukan sekadar menghilangkan knalpot bising dari jalan, melainkan membangun kesadaran tertib berlalu lintas yang tumbuh dan melekat dalam diri masyarakat.

LAPORAN TIM RADARNEWS.
FERNANDO. HUTAURUK.

Berita Terkait

Pernyataan Resmi Lapas Kutacane Soal Meninggalnya Ishak Alias Ical Setelah 1 Tahun Jadi Buron Pelarian Maret 2025
Relawan Prabowo Desak Jembatan Kuning I Dibongkar, Warga Terus Menderita dan Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Lumpuh
Kandidat Bakal Calon Kades Kutambaru Bencawan Kecewa, Persoalan Domisili Muncul Jelang Penetapan
Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK
ust Julianto pane. Polisi Inovatif, Mendirikan Pesantren Ruhul ‘Azam
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja
Sugito Siagian Usung Visi Desa Maju dan Berkeadilan, Prioritaskan Pendidikan, Kesejahteraan Lansia, serta Transparansi Pemerintahan Desa
Persoalan Uang Wakaf dan Infak Masjid Al-Falah Aceh Tenggara Diinformasikan Selesai, Keluarga Rencanakan Pemeriksaan Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:56 WIB

TNI Bersama Warga Terus Genjot Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Ramung Musara Gayo Lues

Sabtu, 7 November 2026 - 08:53 WIB

Babinsa Koramil 07/BJ Bersama Polri dan Warga, Gotong Royong Bersihkan Lumpur Sisa Banjir

Sabtu, 7 November 2026 - 08:47 WIB

Sinergi TNI Bersama Rakyat, Babinsa Bantu Bangun Rumah Warga

Jumat, 6 November 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0113/Gayo Lues Gelar Kesamaptaan Jasmani Periodik II Tahun 2026

Jumat, 6 November 2026 - 11:19 WIB

Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Bantu Petani Rontokkan Padi Di Desa Binaan

Jumat, 6 November 2026 - 11:17 WIB

Sanitasi, Rehab MCK TMMD ke-130 Hampir Rampung

Jumat, 6 November 2026 - 10:51 WIB

Satpol PP Kabupaten Karo Gelar Razia Kasih Sayang, Guna Penertipan Pelajar Yang Malah Nongkrong Pada Saat Jam Belajar

Kamis, 5 November 2026 - 21:25 WIB

Perhiptani Gayo Lues dan Bener Meriah Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

Berita Terbaru

REGIONAL

Sinergi TNI Bersama Rakyat, Babinsa Bantu Bangun Rumah Warga

Sabtu, 7 Nov 2026 - 08:47 WIB