Dugaan Pungli Bibit Kopi Mencuat, Kepala Desa dan Istri Kompak “Kucing-Kucingan” dengan Wartawan

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 13:10 WIB

50124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam program pembagian bibit kopi kepada masyarakat di Desa Suka Maju,,Kecamatan Tigapanah,Kabupaten Karo mulai terkuak. Ironisnya, alih-alih memberikan klarifikasi demi transparansi publik, kepala desa setempat,Rismon Ginting justru menunjukkan sikap tidak kooperatif dan terkesan menghindar saat hendak dikonfirmasi oleh awak media.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini bermula dari aduan warga yang mengaku dibebani biaya tertentu untuk mendapatkan bantuan bibit kopi gratis dari pemerintah. Guna perimbangan berita, sejumlah wartawan mendatangi rumah kepala desa Rabu (16/9/2026).Bukannya disambut dengan baik, awak media justru diarahkan oleh sang istri—yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK desa setempat—untuk menunggu di warung kopi milik mereka dengan alasan kepala desa sedang mandi.Namun, setelah ditunggu selama lebih dari satu jam, kepala desa tak kunjung menemui wartawan.

Saat hendak ditanyakan kembali, sang istri pun kedapatan sudah menghilang dari lokasi. Menyadari adanya upaya penghindaran yang terencana, para kuli tinta akhirnya meninggalkan lokasi dengan rasa kecewa karena merasa profesi mereka tidak dihargai.

 

Merespons insiden pembungkaman informasi tersebut, wartawan segera berkoordinasi dengan Camat Bartolomeus (Camat Tigapanah,Kabupaten Karo) selaku pembina wilayah untuk memfasilitasi pertemuan. Melalui sambungan telepon, Camat meminta wartawan untuk tetap tenang dan berjanji akan segera menghubungi kepala desa yang bersangkutan.

“Saya akan hubungi yang bersangkutan. Tolong ditanggapi baik-baik saja terlebih dahulu,” ujar Camat saat dikonfirmasi wartawan.

 

Keesokan harinya, kepala desa akhirnya berhasil dihubungi. Melalui pesan atau sambungan telepon, ia berdalih sedang berada di instansi Pengadilan dan berjanji akan segera menghubungi ulang wartawan setelah kegiatannya selesai.Namun, hingga berita ini diturunkan, janji tinggal janji. Kepala desa tetap bungkam dan menghilang tanpa ada kabar lanjutan maupun iktikad baik untuk memberikan klarifikasi.

 

Sikap menutup diri dari pejabat publik ini memicu pertanyaan besar di tengah masyarakat. Jika alokasi bantuan bibit kopi tersebut memang bersih dari praktik pungli, mengapa kepala desa harus terus menghindar dari konfirmasi wartawan? Warga kini mendesak pihak Inspektorat dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan memeriksa dugaan penyelewengan anggaran dan pungli di desa tersebut.

 

Demi menegakkan kebenaran terkait berita ini,sebelumnya rilis berita sudah diminta tanggapan kepada kepala Desa,Rismon Ginting guna meminta tanggapannya.Akan tetapi jawapan beliau ketus sekali dengan menjawab,”silahkan posting saja.”

 

(Shelly WS)

Berita Terkait

Anjangsana pererat tali silaturahmi Babinsa komsos dengan perangkat desa
​Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Gotong Royong Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Gayo Lues Capai 36 Persen
Semangat Gotong-royong TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues
TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Dibuka, Satgas Mulai Bekerja
Gotong Royong Bersama Warga Bangun Pos Kamling di Desa Sekuelen
Babinsa Komsos dengan Petani Bawang di desa Binaan
Tanam Padi Bareng Anggota Babinsa dan Poktan Tani Maju Bersama
Perjuangan di Balik Pembangunan Jembatan Perintis, TNI Seberangkan Material

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Inspektorat KBB Luncurkan WBS Terintegrasi Berbasis AI, Lapor Jadi Lebih Mudah dan Aman

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dewan Komisi III Tindak Lanjuti Aduan Warga Cimerang, IWO-I Siap Kawal Kesepakatan Pengembalian Saluran Irigasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:58 WIB

FWMO KBB Resmi Berdiri, Anne Nurgusari Tegaskan Pers Harus Independen dan Berbasis Fakta

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Ada Apa dengan Disdik Jabar? Mau Silaturahmi Saja Harus Lapor Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 16:51 WIB

Dugaan Kekerasan di BPN Kota Bandung, Rudi Hartono Lapor Polsek Buahbatu

Minggu, 6 September 2026 - 10:42 WIB

SWI Gelar Seminar Pajak, Dorong Peningkatan Literasi Hukum dan Perpajakan Wartawan

Sabtu, 5 September 2026 - 13:51 WIB

Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:50 WIB

IWO Indonesia Jabar Perkuat Konsolidasi Organisasi, Puluhan Ketua DPD Satukan Langkah Menuju Rakernas II

Berita Terbaru