Takalar, Radarnews.co.id – Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Kabupaten Takalar resmi memasuki babak baru. Sosok Safri Havid, seorang putra asli Polri yang telah mendedikasikan hidupnya bagi organisasi sejak era 80-an, terpilih untuk menahkodai Pengurus Cabang FKPPI Kabupaten Takalar periode 2026-2030
Penunjukan ini dipandang sebagai langkah strategis organisasi dalam memperkuat soliditas internal sekaligus mempertegas peran FKPPI di tengah dinamika sosial masyarakat.
Langkah Syafri Havid di FKPPI bukanlah sebuah proses instan. Jejak pengabdiannya membentang panjang sejak tahun 1987, di mana ia mulai aktif sebagai kader muda yang disiplin. Selama hampir 40 tahun, Safri telah melewati berbagai dinamika organisasi, mulai dari masa transisi politik nasional hingga transformasi digital FKPPI, menjadikannya salah satu tokoh senior yang memiliki pemahaman mendalam mengenai filosofi dan garis perjuangan organisasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai anak dari korps Korps Bhayangkara (Polri), Syafri Havid membawa semangat presisi dan pengayoman dalam setiap langkah organisasinya. Integritas yang ia tunjukkan selama puluhan tahun menjadi alasan kuat bagi para anggota untuk memberikan kepercayaan penuh kepadanya. Bagi Safri, menjadi Ketua FKPPI Takalar bukan sekadar jabatan struktural, melainkan sebuah panggilan moral untuk menjaga marwah keluarga besar TNI-Polri di tingkat daerah.
Dalam pidato perdananya, Safri menekankan pentingnya keseimbangan antara penghormatan terhadap tradisi organisasi dan tuntutan inovasi zaman.
Ia berkomitmen untuk merangkul seluruh generasi, mulai dari para senior yang sarat pengalaman hingga generasi Z yang visioner. Visi besarnya adalah menjadikan FKPPI Takalar sebagai wadah yang tidak hanya eksklusif bagi keluarga besar TNI-Polri, tetapi juga inklusif dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Di bawah kepemimpinannya, Safri berencana memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum guna menjaga stabilitas keamanan di Takalar. Ia percaya bahwa kekuatan FKPPI terletak pada kedisiplinan dan loyalitas yang telah tertanam sejak dini di lingkungan keluarga besar Polri.
Fokus utamanya dalam waktu dekat adalah melakukan konsolidasi internal serta pembenahan administrasi organisasi agar lebih relevan dengan tantangan tahun 2026.
Meski dikenal sebagai figur yang tegas, Safri tetap dipandang sebagai sosok yang mampu mendengarkan. Penunjukannya di tahun 2026 ini diharapkan mampu meredam polarisasi dan menyatukan berbagai faksi jika terdapat perbedaan pandangan. Dedikasi tanpa putus sejak 1987 hingga 2026 menjadi bukti nyata bahwa loyalitas Safri terhadap FKPPI tidak perlu diragukan lagi, memberikan rasa optimisme baru bagi seluruh anggota di Kabupaten Takalar.
Rilis ini menjadi penanda bahwa FKPPI Takalar kini berada di bawah tangan dingin seorang “anak kolong” yang telah matang oleh waktu. Dengan rekam jejak pengabdian yang nyaris mencapai empat dekade, Safri Havid siap mengantarkan organisasi menuju era kejayaan baru yang lebih berdampak. Masyarakat Takalar kini menanti langkah-langkah konkret dari sang ketua baru dalam mewujudkan kolaborasi yang harmonis bagi kemajuan Bumi Panrannuangku.





































