Kejaksaan Negeri Karo Diguncang: Pejabat Diamankan, Kasus AMSAL Sitepu Diduga Simpan Skandal Besar Penegakan Hukum

RADAR NEWS

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 00:12 WIB

50350 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADAR NEWS |  Langkah “pengamanan” yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia terhadap jajaran Kejaksaan Negeri Karo bukan sekadar kabar biasa. Ini adalah sinyal keras bahwa ada persoalan serius yang selama ini diduga sengaja dibiarkan mengendap.

Kepala Kejaksaan Negeri Karo diamankan. Kasi Pidana Khusus ikut terseret. Dua Jaksa Penuntut Umum yang menangani perkara pun tak luput. Rangkaian ini bukan kebetulan. Ini pola. Ini alarm bahwa ada sesuatu yang busuk dalam penanganan perkara yang dikenal publik sebagai kasus AMSAL Sitepu.

Publik tidak lagi butuh basa-basi. Pertanyaannya sederhana: apa yang sebenarnya terjadi di balik meja penegakan hukum?

Apakah proses hukum telah diperdagangkan?
Apakah kewenangan dijadikan alat tawar-menawar?
Atau justru hukum hanya dijalankan setengah hati untuk melindungi pihak tertentu?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini sejak awal sudah memantik kecurigaan. Dugaan kejanggalan, tarik-menarik kepentingan, hingga aroma ketidakberesan penanganan perkara telah lama beredar. Namun, baru sekarang langkah drastis diambil. Terlambat? Atau memang menunggu tekanan publik memuncak?

RADARNEWS menilai, istilah “diamankan” tidak boleh menjadi selimut aman untuk meredam amarah publik. Jika memang ada pelanggaran, sebutkan secara terang—siapa berbuat apa, bagaimana modusnya, dan siapa saja yang terlibat. Jangan ada lagi praktik setengah terbuka yang justru mempertebal ketidakpercayaan masyarakat.

Lebih dari itu, kasus ini membuka wajah lama yang tak kunjung berubah: dugaan adanya praktik menyimpang di tubuh penegak hukum yang seolah berulang tanpa efek jera. Jika benar demikian, maka ini bukan lagi soal oknum—ini soal sistem yang bermasalah.

Kejaksaan Agung kini berada di persimpangan: membuktikan diri sebagai pembersih internal yang berani, atau justru mempertegas stigma bahwa penegakan hukum masih tebang pilih.

Publik menunggu, bukan sekadar aksi tetapi pembongkaran total. Karena jika kasus ini kembali berakhir tanpa kejelasan, maka yang runtuh adalah kepercayaan rakyat terhadap hukum di negeri ini.

LAPORAN TIM RADARNEWS
FERNANDO HUTAURUK

Berita Terkait

Ketika Pemburu Narkoba Berubah Jadi Bagian Lingkaran Haram Tersebut.
Polsek Dolok Batu Nanggar Gulung Residivis Narkoba, Tersangka Nekat Kabur Lompat Tembok Sebelum Dibekuk Petugas di Ladang Ubi
Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya
Mandeknya Keadilan di Meja Laporan” Perwira Propam Benny F. Surbakti Bongkar Bobroknya Layanan Pengaduan Polri
KEADILAN DI AMBANG BATAS
Ungkap Peredaran Narkotika, Polisi Amankan 17,8 Kg Ganja di Aceh Tenggara
Dugaan Konsumsi Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan oleh Oknum Pers, Siapa yang Akan Bertanggung Jawab atas Kerusakan Ini?
Berawal dari Pengaduan Masyarakat (Dumas) ke Ditnarkoba Polda Sumut: Polres Simalungun Bergerak Cepat Tangkap 5 Komplotan Penjahat Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:06 WIB

Dukung Program Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau 1 Ha Jagung Pipil di Sungai Tengah

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:22 WIB

Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:19 WIB

Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga

Senin, 18 Mei 2026 - 13:28 WIB

Pesta Para Babi Development, Api Revolusi Perlawanan Dimulai

Senin, 18 Mei 2026 - 07:32 WIB

Darwis Nahkodai PK Partai Golkar Bumi Agung, Dr Darlian Pone Tekankan Penguatan Soliditas Kader

Senin, 18 Mei 2026 - 07:12 WIB

Dr Darlian Pone Buka Muscam Partai Golkar Kecamatan Bahuga, Haris Hermanto Terpilih Aklamasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:56 WIB

Polisi Cinta Petani, Bhabinkamtibmas Polsek Kkh Pastikan Jagung 0.5 Hektare Tumbuh Subur

Senin, 11 Mei 2026 - 01:02 WIB

“Petani Kelapa Menjerit” Harga Tak Kunjung Membaik, ADT Si Anak Parit Minta Presiden Prabowo Bangun Pabrik Hilirisasi Kelapa di Inhil

Berita Terbaru