Kemilau Ramadhan Fair 2026 dan Oase Spiritual di Masjid Raya Al-Mashun Medan

REDAKTUR

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:44 WIB

50305 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pemerintah Kota Medan kembali menggelar perhelatan tahunan Ramadhan Fair pada tahun 2026 yang dipusatkan di kawasan bersejarah Masjid Raya Al-Mashun. Acara yang telah menjadi ikon wisata religi dan kuliner di Sumatera Utara ini menarik ribuan pengunjung dari berbagai penjuru sejak hari pertama pembukaannya. Stan-stan pelaku UMKM yang menyajikan aneka penganan berbuka puasa hingga produk kriya lokal tampak berjajar rapi di sepanjang jalan sekitar masjid, menciptakan atmosfer perayaan yang meriah namun tetap khidmat. Kehadiran Ramadhan Fair tahun ini tidak hanya sekadar menjadi pusat perputaran ekonomi kreatif masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi warga di tengah suasana bulan suci yang penuh berkah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di balik keriuhan festival di area luar, Masjid Raya Al-Mashun tetap berdiri tegak sebagai pusat aktivitas ibadah utama bagi kaum Muslimin. Masjid peninggalan Kesultanan Deli yang dibangun pada awal abad ke-20 ini tetap mempertahankan pesona arsitekturnya yang memadukan corak Maroko, Spanyol, dan Melayu. Masuk ke dalam ruang utama masjid, pengunjung langsung disambut oleh hembusan udara yang sejuk dan suasana yang tenang, memberikan kontras yang menyegarkan dari teriknya cuaca Kota Medan. Pengelola masjid tampak sangat memperhatikan aspek kenyamanan jemaah dengan menjaga kebersihan setiap sudut ruangan, mulai dari hamparan karpet yang lembut hingga area wudu yang senantiasa bersih dan kering.

Kenyamanan beribadah di Masjid Raya Al-Mashun semakin lengkap dengan kehadiran para pengurus masjid yang dikenal santun dan responsif dalam melayani jemaah. Para petugas keamanan dan kaum masjid dengan ramah mengarahkan para pengunjung, baik yang hendak menunaikan salat fardu, mengikuti tadarus Al-Quran, maupun wisatawan yang sekadar ingin mengagumi keindahan arsitektur bangunan. Keramahan para pengurus ini menciptakan rasa aman dan nyaman bagi siapa saja yang datang, termasuk bagi para pendatang dari luar kota yang baru pertama kali berkunjung. Tidak jarang terlihat pengurus masjid dengan sabar memberikan penjelasan mengenai sejarah masjid kepada para jemaah yang bertanya, menunjukkan dedikasi mereka dalam menjaga warisan budaya sekaligus melayani umat.

 

Seiring matahari terbenam, kawasan Masjid Raya Al-Mashun bertransformasi menjadi titik pusat konsentrasi massa. Setelah menunaikan salat Magrib berjemaah di ruang utama yang megah, warga biasanya langsung berhamburan menuju area Ramadhan Fair untuk menikmati santap malam. Integrasi antara kegiatan ibadah di masjid yang sejuk dan tertib dengan kemeriahan bazar di area luar menjadi daya tarik utama yang membuat Ramadhan di Medan selalu dirindukan. Pengaturan arus lalu lintas dan tata letak stan yang lebih rapi pada tahun 2026 ini menunjukkan evaluasi berkelanjutan dari penyelenggara demi memastikan bahwa kekhusyukan ibadah di dalam masjid tidak terganggu oleh hingar-bingar kegiatan komersial di sekitarnya.

Berita Terkait

Dari Cianjur untuk Indonesia: Laboratorium Uji Pompa Pertanian Diharapkan Menjadi Pusat Pengembangan Mekanisasi dan Ketahanan Pangan Nasional
Profesor Sutan Nasomal Sangat Yakin Presiden Prabowo Tutup Semua Pintu Setan Hanya Pintu Keadilan Untuk Rakyat Indonesia!!!
Kemegahan Masjid Agung Medan: Simbol Harmoni, Sejarah, dan Wajah Baru Wisata Religi Sumatera Utara
 Pertamax Naik, Pertalite Bertahan: Benarkah Masyarakat Sedang Digiring Kehilangan Pilihan?
Profesor Sutan Nasomal Pahlawan TBA Basuni Kota Hujan Bogor Dan Pahlawan di Nusantara Presiden Data Ulang Tercecer, Agar Adil Pejuang Mendapatkan Haknya
Kemenag dan BPJPH Gelar Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 di Nagan Raya
PII Gelar Simposium Pendidikan dan HARBA ke-79, Hadirkan Tokoh Akademisi Nasional
Listrik Padam Serentak di Sejumlah Wilayah Sumatera, Warga Panik dan Pertanyakan Penyebab Gangguan PLN

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:45 WIB

BM3 Perkuat Pemulihan Desa Tetingi lewat Tanam Raya, Bantuan Jetor, dan Lumbung Desa Berbasis Syariah

Senin, 15 Juni 2026 - 10:42 WIB

Babinsa Koramil 05/Pining Melaksanakan Gotong Royong di Lokasi Pembuatan Jembatan Gantung Perintis

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:37 WIB

Anjangsana Babinsa Komsos dengan Perangkat Desa Tingkatkan Kebersamaan di Wilayah Binaan

Senin, 8 Juni 2026 - 17:03 WIB

Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:24 WIB

Desakan Menguat ke Polda Aceh dan Mabes Polri, Aktivitas Ilegal PT Hopson Diminta Segera Dihentikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:50 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:39 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Berita Terbaru