Kapolsek Blangkejeren Turun Tangan Bantu Warga Dirikan Jembatan dari Pipa Besi

RADAR NEWS

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 18:18 WIB

50288 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Langkah cepat dan tanggap kembali ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Resor Gayo Lues dalam merespons kondisi darurat pasca bencana yang melanda wilayah tersebut. Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, SIK, melalui Kapolsek Blangkejeren, Iptu Syamsuddin, SH, memimpin langsung kegiatan pembangunan jembatan penghubung sementara di Dusun Aih Bobo, Desa Rigeb, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Minggu siang, 7 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan akses transportasi warga yang terputus akibat banjir bandang dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pembangunan jembatan alternatif tersebut dilakukan secara gotong royong antara personel Polsek Blangkejeren, bhabinkamtibmas, dan masyarakat. Jembatan sementara yang dibangun terbuat dari material potongan pipa besi yang disambung dengan sistem las, membentang sepanjang kurang lebih 25 meter dengan lebar sekitar satu meter. Jembatan ini difungsikan sebagai akses penyeberangan bagi pejalan kaki, menggantikan jembatan lama yang hanyut diterjang banjir. Titik pembangunan jembatan terletak di jalur vital yang menghubungkan antara pusat Kota Blangkejeren dengan kampung-kampung di Kecamatan Dabun Gelang, serta menjadi salah satu jalur alternatif menuju Rumah Sakit Umum Daerah dan fasilitas pelayanan publik lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut laporan dari lapangan, kondisi medan di sekitar lokasi cukup sulit, dengan sisa-sisa material banjir dan aliran air yang deras. Namun dengan kerja sama dan koordinasi yang solid antara kepolisian dan warga, pembangunan jembatan dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Proses pemasangan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan selesai pada pukul 16.30 WIB dalam kondisi aman dan lancar. Kapolsek Iptu Syamsuddin menyampaikan bahwa kehadiran aparat di lapangan bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai bagian dari solusi terhadap gangguan kehidupan warga di masa darurat.

Jalur Dusun Aih Bobo selama ini dikenal sebagai salah satu akses utama warga di kawasan timur Kabupaten Gayo Lues. Sebelum bencana terjadi, jalur ini biasa digunakan masyarakat dari berbagai desa sebagai jalan pintas menuju pusat pemerintahan dan pelayanan kesehatan di Blangkejeren. Setelah bencana banjir dan longsor merusak infrastruktur utama, keberadaan jalur ini menjadi semakin krusial sebagai penghubung kedua wilayah yang sempat terisolasi. Jalur utama lainnya, seperti yang berada di Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, juga dilaporkan terputus dan rusak parah, sehingga memperkuat urgensi pembangunan jembatan sementara di jalur alternatif ini.

Dalam pernyataannya, Kapolsek Blangkejeren juga mengapresiasi semangat gotong royong warga yang turut terlibat dalam pengerjaan. Warga disebut tidak hanya memberikan tenaga, tetapi juga berinisiatif menyediakan material yang tersedia di sekitar lokasi. Banyak dari mereka yang telah beberapa hari tak dapat bepergian secara normal, bahkan akses untuk mengangkut bantuan maupun berobat ke fasilitas kesehatan utama terganggu total akibat putusnya sambungan jalur darat. Maka dari itu, keberadaan jembatan ini diharapkan bisa sedikit meringankan situasi, khususnya bagi pejalan kaki dan pengangkut kebutuhan darurat.

Kapolres Gayo Lues, dalam arahannya yang disampaikan melalui Kapolsek, menekankan pentingnya sikap tanggap dan kerja kolaboratif dalam setiap tahap pemulihan bencana. Kepolisian akan terus mendampingi masyarakat sepanjang masa tanggap darurat masih berlaku, termasuk dalam pengamanan distribusi bantuan, pemantauan daerah rawan longsor, hingga dukungan pelayanan trauma healing bagi warga terdampak. Langkah yang diambil oleh Polsek Blangkejeren sejalan dengan prinsip itu, di mana satuan wilayah menjadi garda terdepan mendeteksi kebutuhan di lingkup lokal sekaligus menyalurkan bantuan dengan pendekatan humanis.

Sementara itu, pihak pemerintah daerah juga sedang menyiapkan skenario pembangunan jembatan permanen untuk menggantikan akses yang rusak. Namun karena kondisi cuaca yang masih ekstrem dan keterbatasan alat berat, proses tersebut diprediksi membutuhkan waktu. Karena itu, inisiatif pembangunan jembatan alternatif berbahan pipa besi ini menjadi satu-satunya solusi yang dapat dijalankan dalam waktu cepat dengan memanfaatkan material yang mudah dijangkau.

Keberhasilan penyelesaian jembatan di Dusun Aih Bobo tidak hanya mencerminkan solidaritas sosial di tengah bencana, tetapi juga menunjukkan bahwa aparat kepolisian memiliki peran strategis yang melebihi fungsi keamanan semata. Dalam situasi krisis, kehadiran mereka di garis depan pembangunan fasilitas darurat menjadi semangat yang menguatkan harapan warga untuk pulih. Di tengah tantangan yang masih besar pascabencana, kemitraan antara polisi dan masyarakat seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun kembali kehidupan yang sempat terhenti.

Jembatan yang kini telah berdiri di atas aliran sungai yang sebelumnya tak bisa dilintasi ini setidaknya menjadi penghubung harapan, membuka kembali akses bagi anak-anak menuju sekolah, pasien menuju rumah sakit, dan petani menuju ladang-ladang mereka. Warga berharap, langkah serupa dapat terus dilanjutkan di titik-titik lain yang masih terputus, dengan dukungan segala pihak agar Gayo Lues dapat segera bangkit dari masa-masa sulit yang sedang dihadapi bersama. (ABDIANSYAH)

Berita Terkait

Kepala SDN 1 Blangkejeren Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Manajemen Sekolah se-Kabupaten Gayo Lues
APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Polres Gayo Lues Gelar Tes Urine Dadakan di Polsek Blangkejeren
13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes
35 Calon Berebut 13 Kursi Anggota Majelis Pendidikan Daerah Gayo Lues Periode 2026-2031**
Amanat Pembina Upacara di SD Negeri 1 Blangkejeren Tegaskan Ikrar Pelajar Indonesia sebagai Pedoman Karakter dan Integritas Generasi Muda

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:11 WIB

Pastikan Lahan Aman dari Api, Polsek Air Kumbang Lakukan Pendinginan Dampak Karhutla

Kamis, 10 September 2026 - 19:09 WIB

Satresnarkoba Polres Banyuasin Amankan Pria Bawa 101 Gram Sabu dan 70 Butir Ekstasi

Kamis, 10 September 2026 - 13:42 WIB

Pastikan Lahan Aman dari Api, Polsek Rantau Bayur Lakukan Pendinginan Dampak Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:58 WIB

Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan,Oleh Aipda Hadi Hidayatullah ,Ajak Warga Desa Mekar Mukti Kec. Muara Telang Dukung P2B

Rabu, 9 September 2026 - 17:54 WIB

Polsek Muara Padang Ground Check Hotspot di Indrapura, Lahan Terbakar Capai 10 Hektare

Rabu, 9 September 2026 - 00:43 WIB

Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan,Oleh Aipda Azhari ,Ajak Warga Kelurahan Betung Kec. Betung Dukung P2B

Selasa, 8 September 2026 - 19:08 WIB

Polisi Bersama MPA Padamkan Karhutla di Desa Sungai Pinang, Api Berhasil Dikendalikan

Senin, 7 September 2026 - 23:37 WIB

Polres Banyuasin Gelar Press Conference, Ungkap Kasus Pembunuhan Dua Perempuan Setelah Lima Tahun

Berita Terbaru