GAYO LUES, 11 SEPTEMBER 2026 – Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Sabtono, bersama personel BKO Yon TP 855/Raksaka Dharma dan masyarakat setempat kembali menggemakan semangat kebersamaan melalui aksi gotong royong kelanjutan pembangunan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih Arul Salam di Desa Kungke Jaya, Sabtu (11/9).
Proyek jembatan ini bersumber dari bantuan Presiden Republik Indonesia yang disalurkan melalui TNI AD, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues. Meski didukung anggaran bantuan, seluruh proses pengerjaannya menerapkan sistem karya bakti dan kemanunggalan gotong royong antara prajurit TNI dan warga lokal dari awal hingga akhir.
Pada pelaksanaan hari ini, fokus pekerjaan fisik diarahkan pada:
Penambahan besi keranjang / angker untuk memperkuat struktur utama.
Pemasangan papan mal / bekisting pondasi sebagai persiapan pengecoran penopang jembatan.
Pembangunan jembatan gantung ini bertujuan utama untuk memangkas jarak tempuh yang selama ini harus dilalui warga dari kawasan pemukiman menuju area perkebunan. Dengan adanya akses penyeberangan yang memadai, mobilitas harian petani diharapkan menjadi jauh lebih efektif dan aman.
Melalui kegiatan ini, diharapkan:
Akses aktivitas perekonomian warga dari pemukiman menuju lahan perkebunan berjalan lancar dan efisien.
Tumbuh rasa memiliki dan kesadaran bersama dari seluruh lapisan masyarakat untuk merawat serta menjaga fasilitas jembatan tersebut secara berkelanjutan.
Testimoni Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Sabtono:
“Jembatan Gantung Garuda Merah Putih ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Bantuan dari Bapak Presiden melalui Kodim 0113/Gayo Lues ini kita kerjakan bersama-sama dari nol dengan semangat gotong royong. Harapan kami, begitu jembatan ini rampung, warga tidak perlu lagi memutar jauh untuk ke kebun, sehingga roda ekonomi Desa Kungke Jaya bisa bergerak lebih cepat. Kami juga mengimbau warga agar kelak bersama-sama merawat jembatan ini supaya manfaatnya bisa dirasakan hingga anak cucu kita.”







































