Blangkejeren, 17 Juni 2025 – Komando Distrik Militer (Kodim) 0113/Gayo Lues menggelar upacara bendera tujuh belasan di lapangan Makodim 0113/Gayo Lues, yang berlokasi di Jalan Lintas Blangkejeren–Kutacane, Desa Penggalangan, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Selasa (17/6/2025).
Upacara ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0113/Gayo Lues, Letkol Inf Agus Satrio Wibowo, S.I.P, dan diikuti oleh seluruh unsur personel mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodim.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat dari Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han). Dalam amanatnya, Pangdam menekankan pentingnya upacara bendera sebagai wujud penghormatan terhadap simbol negara, serta sarana meningkatkan nasionalisme dan patriotisme para prajurit.
“Upacara pengibaran bendera merupakan wujud bangga dan penghormatan kita terhadap Sang Merah Putih sebagai lambang kedaulatan negara. Ini harus menjadi wahana untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme kita sebagai prajurit,” tegas Pangdam dalam amanatnya.
Lebih lanjut, Pangdam menekankan pentingnya kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi tantangan global dan regional yang terus berkembang. Ia mengajak seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme melalui latihan rutin dan pendidikan lanjutan.
“Sebagai prajurit, kita harus siap menjalankan tugas dengan dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme tinggi. Kolaborasi dengan masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah,” tambahnya.
Menghadapi era digital, Pangdam juga mengingatkan akan pentingnya literasi digital dan kewaspadaan terhadap ancaman siber. Ia mengajak seluruh personel untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh hoaks yang dapat memecah belah persatuan bangsa.
Menutup amanatnya, Pangdam menyampaikan lima poin penting sebagai pedoman tugas ke depan: Mantapkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral pengabdian.
Jaga diri dan keluarga dari segala bentuk pelanggaran serta implementasikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI. TNI AD harus hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi atas kesulitan yang dihadapi rakyat.
Lakukan tindakan yang berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat. Mantapkan soliditas internal dan sinergi dengan seluruh komponen bangsa.
Mengakhiri amanatnya, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam Iskandar Muda atas dedikasi yang telah diberikan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara







































