Pembersihan Pascabanjir di Aceh Tenggara Terus Berlanjut, BPJN 3.5 Kerahkan Tim Manual di Titik Sulit

RADAR NEWS

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:37 WIB

50181 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Upaya cepat dan terukur Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) 3.5 dalam membersihkan material sedimen sisa banjir di lintas nasional Aceh Tenggara mendapat apresiasi tinggi dari berbagai kalangan. Pekerjaan pembersihan yang dilakukan sejak hari-hari pertama pascabencana di bawah koordinasi Jaya Yuliadi, ST, menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga aksesibilitas dan keselamatan masyarakat, khususnya pada jalur vital Kutasane-Lawe Tua Persatuan, Kecamatan Lawe Sigala-Gala.

Hari ini, Minggu 24 Mei 2026, proses pembersihan memasuki tahapan yang lebih detail dan menyeluruh. Setelah ruas Desa Kuning, Kecamatan Bambel, kembali terbuka dan dapat dilalui kendaraan secara normal, BPJN 3.5 langsung bergerak ke beberapa titik lain yang terdampak, termasuk kawasan Lawe Tua Persatuan. Tantangan utama di wilayah ini adalah sedimen lumpur yang telah menjadi keras akibat paparan panas dalam beberapa hari terakhir. Dengan keterbatasan akses alat berat karena sejumlah saluran terhalang bangunan beton warga, para petugas tak surut langkah. Pekerjaan manual menggunakan bor, cangkul, dan alat pemecah pun diterjunkan agar pembersihan dapat tetap optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jaya Yuliadi, ST, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Aceh, secara lugas menyampaikan bahwa fokus utama pihaknya adalah memastikan seluruh jalan nasional benar-benar bersih dari sisa material banjir. Setiap titik yang sudah dikerjakan selalu diperiksa kembali untuk memastikan tidak ada lagi hambatan bagi pengguna jalan maupun aliran drainase. “BPJN 3.5 selalu mengutamakan kualitas dan keamanan hasil kerja. Kami tidak hanya membersihkan permukaan, tetapi juga memastikan saluran air di sisi jalan kembali lancar supaya tidak terjadi genangan atau potensi kerusakan lanjutan,” ungkapnya.

Hasil dari kerja keras tim selama beberapa hari terakhir jelas terlihat. Jalan lintas nasional kini terbebas dari lumpur dan debu, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit yang sempat menghantui warga. Kendaraan roda dua, empat, hingga angkutan umum sudah dapat melintas tanpa kendala pada titik-titik yang sebelumnya tertutup material keras. Mobilitas masyarakat kembali meningkat, kehidupan sosial dan ekonomi pun perlahan berangsur pulih.

Penanganan yang sigap, tepat, dan menyeluruh ini menunjukkan dedikasi BPJN 3.5 dalam melayani masyarakat Aceh Tenggara, sekaligus menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan warga sekitar. Langkah responsif ini tidak hanya memberikan dampak bagi kelancaran aktivitas sehari-hari, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah di bidang infrastruktur jalan.

Jaya Yuliadi, ST, memastikan upaya pemeliharaan dan pemantauan akan terus berlangsung hingga seluruh ruas aman dan layak digunakan. Hasil nyata di lapangan semakin mempertegas pentingnya kerja bersama dan kehadiran negara dalam memulihkan wilayah terdampak bencana. Pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan dan kesejahteraan seluruh rakyat Aceh Tenggara. (RED)

Berita Terkait

Jalan Raya Bukan Arena Kebisingan, Polres Aceh Tenggara Musnahkan 46 Knalpot Brong
Kepala SDN 1 Blangkejeren Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Manajemen Sekolah se-Kabupaten Gayo Lues
Dugaan Pungli Dana BOS di Dinas Pendidikan Agara, Kepsek Diminta Bayar Uang Pelicin
TARUH JABATAN! Pimpinan DPR Bersumpah: RUU Perampasan Aset Wajib Sah 15 Desember 2026 BILA GAGAL, SEMUA MUNDUR!
ORMAS BUKAN NEGARA DALAM NEGARA! JANGAN UBAH PERBEDAAN MENJADI PERTARUNGAN MASSA
Bupati Aceh Tenggara Tak Hadiri Rapat Paripurna DPRK, Pertanggungjawaban APBK 2025 Dibacakan Sekda
BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan
Legalitas Material Proyek Longsor Jalan Nasional Aceh Tenggara Dipertanyakan, APH dan Mabes Polri Diminta Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 00:09 WIB

Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar

Rabu, 2 September 2026 - 12:23 WIB

Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara

Rabu, 2 September 2026 - 12:18 WIB

Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Kepala Inspektorat Banda Aceh Dicopot Dan Jadi Tersangka Hubungan Sejenis di Ruang Kerja

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:46 WIB

Fast Respon Nusantara Counter Polri Aceh Tegaskan Komitmen Awasi Tambang Ilegal, BBM Ilegal, Dan Narkoba

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:22 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 7 Pejabat Utama dan 9 Kapolres Jajaran Polda Aceh

Berita Terbaru