Proyek Irigasi Rp26 Miliar di Aceh Tenggara Disorot, LIRA: Diduga Asal Jadi dan Dibekingi ‘Orang Kuat’

RADAR NEWS

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 20:38 WIB

50249 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AGARA, RADARNEWS .| Proyek raksasa rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Lawe Harum, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara, kini berada di bawah radar pengawasan publik. Proyek senilai Rp26,27 miliar yang didanai APBN 2025 tersebut dituding dikerjakan secara asal-asalan dan jauh dari standar teknis.  Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara secara blak-blakan mengungkap adanya aroma kejanggalan dalam pelaksanaan proyek yang saat ini masih berjalan tersebut.  Konstruksi ‘Tambal Sulam’ di Atas Puing Lama. Aktivis LIRA Aceh Tenggara, M. Saleh Selian, mengungkapkan bahwa laporan masyarakat menunjukkan kualitas pekerjaan yang sangat memprihatinkan. Temuan di lapangan mengindikasikan adanya praktik “adu manis” alias sekadar memoles struktur lama.

“Pekerjaan ini terlihat seperti tambal sulam. Beberapa bagian konstruksi baru justru dibangun di atas struktur lama yang sudah rusak tanpa ada perbaikan menyeluruh. Ini bukan perencanaan matang, ini membahayakan fungsi irigasi jangka panjang,” tegas Saleh Selian dalam rilis resminya, Senin (4/5).

Pantauan tim di lokasi memperlihatkan dinding beton yang baru dicor tampak tidak rapi dan mulai menunjukkan gejala keretakan di bagian bawah. Ironisnya, bagian bangunan yang sempat diterjang banjir diduga hanya ditutup semen tipis tanpa penguatan struktural yang memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan Intervensi ‘Bekingan’ dan Lemahnya Pengawasan. Proyek dengan nomor kontrak PB 0201-Bws 1.6.1/1704 ini dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero) dengan pengawas Agrinas Jaladri. Meskipun melibatkan BUMN besar, pengawasan di lapangan dinilai sangat lemah.  LIRA bahkan mencium adanya dugaan keterlibatan pihak-pihak kuat yang membekingi proyek ini, sehingga pelaksana terkesan “kebal” dan minim kontrol. Hal ini dianggap berisiko tinggi menciptakan kerugian negara jika terus dibiarkan.  Desak Mabes Polri dan Kejagung Turun Tangan. Mengingat proyek masih dalam tahap pengerjaan, Saleh Selian mendesak aparat penegak hukum (APH) tingkat pusat untuk tidak tinggal diam. Ia meminta Mabes Polri dan Kejaksaan Agung RI segera melakukan inspeksi mendadak ke lokasi.

Tujuan: Mencegah kerugian negara sejak dini.

Dampak: Memastikan keberlangsungan sektor pertanian dan program swasembada pangan nasional.

Tuntutan: Penyelidikan menyeluruh terhadap metode kerja dan transparansi anggaran.

“Kami minta Mabes Polri dan Kejagung RI turun langsung. Jangan tunggu proyek selesai dan uang negara habis baru bertindak. Langkah preventif harus dilakukan sekarang demi kepentingan petani di Aceh Tenggara,” tambah Saleh.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak kontraktor pelaksana maupun instansi terkait dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU belum memberikan klarifikasi resmi terkait temuan LIRA tersebut.

RADARNEWS akan terus memantau perkembangan di lapangan guna memastikan akuntabilitas proyek strategis nasional ini tetap terjaga.

LAPORAN TIM RADARNEWS.

FRRNANDO. H

Berita Terkait

Jejak Pengabdian AKBP Yulhendri di Aceh Tenggara: Ketegasan, Humanisme, dan Sinergi yang Patut Dikenang
Kepala Cabang Bungkam, Publik Cemas: Isu Intimidasi dan Pelecehan di BSI Kutacane Belum Terjawab
Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi
SDS Terpadu Raudlatul Jannah menjadi contoh, baik di kabupaten gayo lues maupun di provinsi Aceh.
LSM KOREK Minta APIP Turun Tangan, Proyek Bronjong Ketambe Diduga Bermasalah
Ditetapkan sebagai DPO, Bagindo Romi Diburu Polres Aceh Tenggara, Publik Tunggu Penangkapan Nyata
Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:46 WIB

PROPAM POLRES BANYUASIN GELAR GAKTIBPLIN, TINGKATKAN KEDISIPLINAN DAN KEPATUHAN PERSONEL

Senin, 20 Juli 2026 - 19:40 WIB

POLSEK MUARA PADANG DAMPINGI PANEN JAGUNG KUARTAL II, HASILKAN 7 TON DUKUNG SWASEMBADA PANGAN

Senin, 20 Juli 2026 - 11:52 WIB

POLSEK BANYUASIN III BERSAMA TIM INAFIS POLRES BANYUASIN LAKUKAN OLAH TKP PENEMUAN DUA JENAZAH DI SEMBAWA

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:33 WIB

BHABINKAMTIBMAS POLSEK BETUNG DORONG WARGA DUKUNG PROGRAM SWASEMBADA PANGAN MELALUI P2B

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:36 WIB

RESPONS CEPAT LAPORAN TOKOH MASYARAKAT, POLSEK BANYUASIN III AMANKAN PELAKU PENGANIAYAAN DAN PENGRUSAKAN

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:00 WIB

POLSEK TALANG KELAPA UNGKAP KASUS CURAS, PELAKU DITANGKAP BESERTA DUA SEPEDA MOTOR

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:53 WIB

POLSEK MAKARTI JAYA CEK PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG DUKUNG PROGRAM KETAHANAN PANGAN

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:15 WIB

POLSEK RAMBUTAN PERKUAT SINERGI DENGAN PERUSAHAAN PERKEBUNAN ANTISIPASI KARHUTLA

Berita Terbaru