Proyek Irigasi Rp26 Miliar di Aceh Tenggara Disorot, LIRA: Diduga Asal Jadi dan Dibekingi ‘Orang Kuat’

RADAR NEWS

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 20:38 WIB

50303 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AGARA, RADARNEWS .| Proyek raksasa rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Lawe Harum, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara, kini berada di bawah radar pengawasan publik. Proyek senilai Rp26,27 miliar yang didanai APBN 2025 tersebut dituding dikerjakan secara asal-asalan dan jauh dari standar teknis.  Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara secara blak-blakan mengungkap adanya aroma kejanggalan dalam pelaksanaan proyek yang saat ini masih berjalan tersebut.  Konstruksi ‘Tambal Sulam’ di Atas Puing Lama. Aktivis LIRA Aceh Tenggara, M. Saleh Selian, mengungkapkan bahwa laporan masyarakat menunjukkan kualitas pekerjaan yang sangat memprihatinkan. Temuan di lapangan mengindikasikan adanya praktik “adu manis” alias sekadar memoles struktur lama.

“Pekerjaan ini terlihat seperti tambal sulam. Beberapa bagian konstruksi baru justru dibangun di atas struktur lama yang sudah rusak tanpa ada perbaikan menyeluruh. Ini bukan perencanaan matang, ini membahayakan fungsi irigasi jangka panjang,” tegas Saleh Selian dalam rilis resminya, Senin (4/5).

Pantauan tim di lokasi memperlihatkan dinding beton yang baru dicor tampak tidak rapi dan mulai menunjukkan gejala keretakan di bagian bawah. Ironisnya, bagian bangunan yang sempat diterjang banjir diduga hanya ditutup semen tipis tanpa penguatan struktural yang memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan Intervensi ‘Bekingan’ dan Lemahnya Pengawasan. Proyek dengan nomor kontrak PB 0201-Bws 1.6.1/1704 ini dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero) dengan pengawas Agrinas Jaladri. Meskipun melibatkan BUMN besar, pengawasan di lapangan dinilai sangat lemah.  LIRA bahkan mencium adanya dugaan keterlibatan pihak-pihak kuat yang membekingi proyek ini, sehingga pelaksana terkesan “kebal” dan minim kontrol. Hal ini dianggap berisiko tinggi menciptakan kerugian negara jika terus dibiarkan.  Desak Mabes Polri dan Kejagung Turun Tangan. Mengingat proyek masih dalam tahap pengerjaan, Saleh Selian mendesak aparat penegak hukum (APH) tingkat pusat untuk tidak tinggal diam. Ia meminta Mabes Polri dan Kejaksaan Agung RI segera melakukan inspeksi mendadak ke lokasi.

Tujuan: Mencegah kerugian negara sejak dini.

Dampak: Memastikan keberlangsungan sektor pertanian dan program swasembada pangan nasional.

Tuntutan: Penyelidikan menyeluruh terhadap metode kerja dan transparansi anggaran.

“Kami minta Mabes Polri dan Kejagung RI turun langsung. Jangan tunggu proyek selesai dan uang negara habis baru bertindak. Langkah preventif harus dilakukan sekarang demi kepentingan petani di Aceh Tenggara,” tambah Saleh.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak kontraktor pelaksana maupun instansi terkait dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU belum memberikan klarifikasi resmi terkait temuan LIRA tersebut.

RADARNEWS akan terus memantau perkembangan di lapangan guna memastikan akuntabilitas proyek strategis nasional ini tetap terjaga.

LAPORAN TIM RADARNEWS.

FRRNANDO. H

Berita Terkait

Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa
Yahdi Hasan Ramud : Meniti Jalan Panjang Dari Bumi Sepakat Segenep, Hingga Panggung DPRA
DEDIKASI SEORANG CUT MUTIA GURU SMAN 1 TERANGUN DALAM PERJUANGAN MENUJU SEKOLAH
Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026
SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Jalan Raya Bukan Arena Kebisingan, Polres Aceh Tenggara Musnahkan 46 Knalpot Brong
Kepala SDN 1 Blangkejeren Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Manajemen Sekolah se-Kabupaten Gayo Lues
Dugaan Pungli Dana BOS di Dinas Pendidikan Agara, Kepsek Diminta Bayar Uang Pelicin

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:58 WIB

FWMO KBB Resmi Berdiri, Anne Nurgusari Tegaskan Pers Harus Independen dan Berbasis Fakta

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Babinsa bersama warga melaksanakan gotong royong membersihkan aliran air didesa binaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:25 WIB

​Tingkatkan Aksesibilitas Warga, Babinsa Koramil 09/Putri Betung dan Yon TP 855 Kerjakan Pembuatan Tiang Hanger Jembatan Garuda Merah Putih

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Babinsa Koramil 01/Terangon Ajak Warga Daftar TNI AD Secara Online, Masuk Gratis Tanpa Biaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Sinergi Babinsa, Petugas Penyuluh Lapangan, dan Poktan, Panen Padi di Desa Bukit Berjalan Sukses

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Babinsa membantu Warga medata Perlinsos di desa binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 04 /Kuta Panjang Dampingi Petani Panen Bawang Merah

Berita Terbaru