Proyek Irigasi Rp26 Miliar di Aceh Tenggara Disorot, LIRA: Diduga Asal Jadi dan Dibekingi ‘Orang Kuat’

RADAR NEWS

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 20:38 WIB

50217 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AGARA, RADARNEWS .| Proyek raksasa rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Lawe Harum, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara, kini berada di bawah radar pengawasan publik. Proyek senilai Rp26,27 miliar yang didanai APBN 2025 tersebut dituding dikerjakan secara asal-asalan dan jauh dari standar teknis.  Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara secara blak-blakan mengungkap adanya aroma kejanggalan dalam pelaksanaan proyek yang saat ini masih berjalan tersebut.  Konstruksi ‘Tambal Sulam’ di Atas Puing Lama. Aktivis LIRA Aceh Tenggara, M. Saleh Selian, mengungkapkan bahwa laporan masyarakat menunjukkan kualitas pekerjaan yang sangat memprihatinkan. Temuan di lapangan mengindikasikan adanya praktik “adu manis” alias sekadar memoles struktur lama.

“Pekerjaan ini terlihat seperti tambal sulam. Beberapa bagian konstruksi baru justru dibangun di atas struktur lama yang sudah rusak tanpa ada perbaikan menyeluruh. Ini bukan perencanaan matang, ini membahayakan fungsi irigasi jangka panjang,” tegas Saleh Selian dalam rilis resminya, Senin (4/5).

Pantauan tim di lokasi memperlihatkan dinding beton yang baru dicor tampak tidak rapi dan mulai menunjukkan gejala keretakan di bagian bawah. Ironisnya, bagian bangunan yang sempat diterjang banjir diduga hanya ditutup semen tipis tanpa penguatan struktural yang memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan Intervensi ‘Bekingan’ dan Lemahnya Pengawasan. Proyek dengan nomor kontrak PB 0201-Bws 1.6.1/1704 ini dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero) dengan pengawas Agrinas Jaladri. Meskipun melibatkan BUMN besar, pengawasan di lapangan dinilai sangat lemah.  LIRA bahkan mencium adanya dugaan keterlibatan pihak-pihak kuat yang membekingi proyek ini, sehingga pelaksana terkesan “kebal” dan minim kontrol. Hal ini dianggap berisiko tinggi menciptakan kerugian negara jika terus dibiarkan.  Desak Mabes Polri dan Kejagung Turun Tangan. Mengingat proyek masih dalam tahap pengerjaan, Saleh Selian mendesak aparat penegak hukum (APH) tingkat pusat untuk tidak tinggal diam. Ia meminta Mabes Polri dan Kejaksaan Agung RI segera melakukan inspeksi mendadak ke lokasi.

Tujuan: Mencegah kerugian negara sejak dini.

Dampak: Memastikan keberlangsungan sektor pertanian dan program swasembada pangan nasional.

Tuntutan: Penyelidikan menyeluruh terhadap metode kerja dan transparansi anggaran.

“Kami minta Mabes Polri dan Kejagung RI turun langsung. Jangan tunggu proyek selesai dan uang negara habis baru bertindak. Langkah preventif harus dilakukan sekarang demi kepentingan petani di Aceh Tenggara,” tambah Saleh.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak kontraktor pelaksana maupun instansi terkait dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU belum memberikan klarifikasi resmi terkait temuan LIRA tersebut.

RADARNEWS akan terus memantau perkembangan di lapangan guna memastikan akuntabilitas proyek strategis nasional ini tetap terjaga.

LAPORAN TIM RADARNEWS.

FRRNANDO. H

Berita Terkait

Revitalisasi SD Negeri 2 Kuning: Ratusan Lembar Seng Raib, Kepala Sekolah Diduga Monopoli Proyek
Empat Tahun Menanti Kepastian Hukum, Pelapor Pertanyakan Keseriusan Penanganan Kasus DPO Penipuan dan Penggelapan
Ucapan Terima Kasih Keluarga Besar Joyce Christine Br. Hutauruk
Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Menjahit Senyum, Menumbuhkan Harapan: Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis Warnai HUT Aceh Tenggara ke-52 dan Hari Bhayangkara ke-80
Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe
Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:41 WIB

Bripka Sahril Ajak Warga Makarti Jaya Manfaatkan Pekarangan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:48 WIB

Bhabinkamtibmas Talang Kelapa Tinjau Kebun Mentimun Warga dan Sosialisasikan Pencegahan Karhutla

Senin, 15 Juni 2026 - 17:51 WIB

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Banyuasin Tekankan Disiplin dan Kesiapan Personel

Senin, 15 Juni 2026 - 17:47 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Air Kumbang Gencar Sosialisasikan Program Swasembada Pangan di Desa Panca Mulya

Senin, 15 Juni 2026 - 17:39 WIB

Tragedi Malam Minggu: Kios Terbakar, Seorang Wanita Paruh Baya Tewas Terjebak di Dalam

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:11 WIB

Nobar Pesta Bola Dunia 2026 di Polsek Rantau Bayur ,Kapolsek Ajak Pemuda Jaga Kondusivitas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:23 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Air Kumbang Gerakkan Masyarakat Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:21 WIB

Tiga Serdik Sespimmen Polri Aktualisasikan Kepemimpinan di Polres Banyuasin

Berita Terbaru