Bupati Takalar Ikuti Rakor KPK, Tegaskan Komitmen Wujudkan Tata Kelola Pertanahan Transparan dan Berkelanjutan

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 13:19 WIB

50119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR – Radarnews.co.id | Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Takalar dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang bersih, transparan, dan berkelanjutan. kamis 30/4/2024

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi pada Pelayanan Publik Bidang Pertanahan yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (29/4/2026), di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar.

Rakor yang mengusung tema “Integrasi Pertanahan, Akselerasi Perekonomian, Wujudkan Tata Kelola Bersih Berkelanjutan” ini dihadiri oleh seluruh kepala daerah se-Sulawesi Selatan, dan jajaran KPK, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum strategis tersebut, Bupati Takalar hadir didampingi Sekretaris Daerah Muhammad Hasbi dan Kepala Inspektorat Muhammad Rusli.
Bupati Firdaus menegaskan bahwa sektor pertanahan merupakan salah satu bidang strategis yang sangat rentan terhadap praktik penyimpangan, sehingga membutuhkan pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Kami berkomitmen menerapkan tata kelola terbaik, mulai dari penataan dan optimalisasi aset daerah hingga memastikan masyarakat memperoleh kepastian hukum atas tanah yang dimiliki,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembenahan sektor pertanahan tidak hanya berdampak pada pencegahan korupsi, tetapi juga berkontribusi besar terhadap peningkatan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, legalitas dan penataan aset daerah yang tertib menjadi fondasi penting dalam mendorong investasi serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penataan aset daerah yang transparan dan akuntabel merupakan langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, KPK, dan ATR/BPN dalam mempercepat reformasi tata kelola pertanahan.

Ia menyebut, integrasi data, percepatan layanan, serta pengawasan yang ketat akan mampu menutup celah praktik korupsi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Rakor ini juga menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas sektor melalui sejumlah program strategis, termasuk:
Integrasi data pertanahan dan perpajakan
Percepatan sertifikasi tanah

Penguatan tata ruang berbasis digital
Optimalisasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA)
Sensus pertanahan berbasis geospasial

Program-program tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem pertanahan yang modern, transparan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sambutannya menekankan bahwa kehadiran KPK tidak hanya sebagai penindak, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah.

Ia juga mendorong percepatan sertifikasi tanah sebagai upaya memberikan kepastian hukum sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Sementara itu, pihak KPK menegaskan bahwa sektor pertanahan masih menjadi salah satu titik rawan korupsi, sehingga diperlukan penguatan sistem, transparansi, serta integrasi layanan untuk meminimalisir potensi penyimpangan.

Komitmen Pemkab Takalar
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Takalar menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan seluruh program hasil rakor, termasuk pembenahan administrasi aset, legalisasi tanah, serta optimalisasi pemanfaatan aset daerah.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya nyata Pemkab Takalar dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik.

Bupati Firdaus berharap, melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, berbagai persoalan pertanahan dapat diselesaikan secara komprehensif, sekaligus menjadikan sektor ini sebagai pilar utama pembangunan ekonomi daerah.

( Darwis Tompo )

Berita Terkait

Dandim 0113/Gayo Lues Pimpin Pengecekan Lokasi Pembangunan Jembatan Perintis di Kabupaten Gayo Lues
Komsos, Media Babinsa Untuk Jalin Silaturahmi Bersama Warga Binaan
Babinsa 08/Blangpegayon Melaksanakan Puldata Ter di Kantor Desa Binaan
​TNI dan Masyarakat Bersinergi Bangun Kembali Jembatan Gantung Dusun Tebangun Desa Pintu Gayo yang Putus Akibat Banjir
Kodim 0113/ Gayo Lues Gelar Acara Purna Tugas Kapten Inf B. Sitinjak
Semangat gotong royong, Babinsa Dan Warga Bersihkan Jalan akibat longsor
Babinsa Koramil 05/Pining Laksanakan Komsos di Desa Lesten
Babinsa Bersama Warga, Gotong royong dalam Pembuatan awal pondasi Jembatan Gantung

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:26 WIB

Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 02:07 WIB

Panggung Tuduhan Aset Desa Berubah Arah, Pelapor Kini Ditantang Buka Semua Fakta yang Dimiliki

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:40 WIB

Tiga Pria Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara, Sabu dan Alat Hisap Disita

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:13 WIB

Perang Melawan Sabu di Aceh Tenggara Terus Digencarkan, Dukungan Masyarakat Jadi Kekuatan Utama Satresnarkoba

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:56 WIB

Melalui Sosialisasi Intensif, Polsek Bukit Tusam Ingatkan Warga Bahaya Membakar Hutan dan Lahan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:37 WIB

Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kute Bakhti

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:15 WIB

Qurban Presisi Polres Aceh Tenggara, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha 1447H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:07 WIB

Ketika Ketamakan Menguasai Amanah, Rakyat Menjadi Korban

Berita Terbaru

Jakarta

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:33 WIB