Takalar – radarnews.co.id | Kontingen karate Kabupaten Takalar kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) FORKI Sulawesi Selatan 2026 yang digelar di GOR JK Arenatorium Universitas Hasanuddin, Makassar, pada 16–18 April 2026.
Dalam kejuaraan bergengsi tersebut, atlet-atlet Takalar berhasil mengoleksi total 11 medali dari kategori open dan festival. Raihan tersebut terdiri dari 1 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu pada kategori open, serta 3 medali emas dan 6 perak pada kategori festival.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet karate di Kabupaten Takalar terus menunjukkan perkembangan signifikan dan mampu bersaing di tingkat provinsi.
Pada kategori open, Najwa tampil impresif dengan meraih juara pertama di nomor kata perorangan. Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh tim kata beregu yang diperkuat Sifa, Fira, dan Syifa. Tiga medali perunggu turut diraih dari nomor perorangan putra, kata beregu oleh Wahyu dan tim, serta kumite perorangan atas nama Jarina.
Di kategori festival, dominasi atlet Takalar semakin terlihat. Tiga medali emas masing-masing dipersembahkan oleh Najwa, Nurannis, dan Akbar Maulana Safri. Sementara enam medali perak diraih oleh Muhammad Sabri, Afiza, Syaqueena, Arsyandara Said, La Ode Rafif Ramadhan Lisaw, serta La Ode Muhammad Yusuf Lisaw.
Kejuaraan ini diikuti oleh ratusan atlet dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dan menjadi ajang penting dalam menjaring atlet terbaik menuju kejuaraan nasional. Selain sebagai arena kompetisi, Kejurda FORKI juga menjadi tolok ukur keberhasilan program pembinaan olahraga karate di masing-masing daerah.
Prestasi yang diraih kontingen Takalar tidak lepas dari kerja keras para atlet, pelatih, serta dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah Kabupaten Takalar dan pengurus cabang olahraga. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan atlet berprestasi yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki mental juara.
Ke depan, capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet muda di Takalar untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Dengan pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan, Takalar berpeluang melahirkan lebih banyak atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Lebih dari sekadar perolehan medali, keberhasilan ini juga mencerminkan tumbuhnya semangat sportivitas dan karakter disiplin di kalangan generasi muda. Karate tidak hanya menjadi olahraga prestasi, tetapi juga sarana pembentukan karakter yang kuat, tangguh, dan berintegritas bagi masa depan anak-anak daerah.
( D T )






































