Bupati Karo Buka Pelatihan Pengendalian Lalat Buah dan Sosialisasi Peningkatan Produksi Jeruk

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:02 WIB

50223 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo – Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Pertanian mengadakan Pelatihan Pengendalian Lalat Buah pada Tanaman Jeruk serta Sosialisasi Peningkatan Produksi Pertanian di Losd Desa Polatebu, Kecamatan Kutabuluh, pada Kamis, 4 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P. Turut hadir unsur Forkopimcam, Plt. Kepala Dinas Pertanian, para camat dari wilayah sekitar, kepala desa, POPT, perwakilan Universitas Quality Medan, serta masyarakat Desa Polatebu dan Desa Kuta Pengkih.

 

Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan bahwa jeruk merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Karo yang harus dikembalikan kejayaannya. Beliau berharap produksi jeruk mampu meningkat dari rata-rata 150 kg per batang menjadi 200–300 kg per batang, sehingga dapat mendukung program hilirisasi jeruk Karo dan secara langsung meningkatkan kesejahteraan petani. Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mendorong dukungan dari Kementerian Pertanian agar Kabupaten Karo mendapat perhatian khusus dalam pengembangan komoditas jeruk.

Sebagai narasumber utama, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P memaparkan teknik pencegahan lalat buah, penanganan penyakit batang, serta strategi menekan biaya produksi. Beliau menekankan pentingnya konsep 5 Tepat Pemupukan, yaitu tepat sasaran, tepat pupuk, tepat waktu, tepat takaran, dan tepat cara, sebagai langkah efektif meningkatkan produktivitas dan menurunkan biaya perawatan tanaman.

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Karo berharap petani semakin memahami metode pengendalian hama yang benar serta mampu menerapkan teknik budidaya yang lebih efisien. Dengan demikian, kualitas dan produktivitas jeruk Karo dapat terus meningkat dan kembali menjadi komoditas unggulan yang membanggakan daerah.

 

Shelly WS (Diskominfo)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ringkus Dua Pelaku Penyalahgunaan Sabu, Pemasok Masih Diburu
Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues: Tingkatkan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 19 Paket Narkotika Seberat 4,34 Gram
BSI Blangkejeren Perluas Layanan Keuangan Syariah untuk Masyarakat, UMKM dan Petani Kopi di Gayo Lues
Jembatan Aih Bobo Rusak Parah, Polres Gayo Lues Fokus Jaga Keselamatan Warga
Brimob Polda Aceh, Tangguh Dan Tulus Mengayomi Masyarakat Gayo Lues
Luapan Sungai Putus Akses Kampung Tetingi, Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Sambil Menanti Perhatian Pemerintah
Konferensi PGRI Cabang Pining Hasilkan Pengurus Baru dan Sejumlah Program Kerja

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:32 WIB

Ketua Ultras Persikabo Curvasud (UPCS) Bogor Raya, Mengajak para Supporter Untuk Tidak Ikut Dalam Aksi Apapun

Selasa, 9 Desember 2025 - 15:58 WIB

Aktivis Mahasiswa Pakuan Bogor, Antisipasi Kehadiran Kelompok Anarko Setiap Gerakan Aksi Massa

Berita Terbaru