Dugaan Penggelapan dan Penipuan Pembayaran Susu Dapur MBG Yayasan Ar-Rozak Mencuat

Redaksi

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026 - 09:18 WIB

50671 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat – Radarnews.co.id // Dugaan penggelapan dan penipuan pembayaran pembelian susu untuk kebutuhan Dapur MBG Yayasan Ar-Rozak RW 03, Desa Cijenuk, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, mencuat ke publik. Peristiwa ini diduga melibatkan sejumlah pihak, mulai dari penyedia barang, pengelola dapur, hingga mediator.

Kejadian bermula pada Jumat, 19 Desember 2025, saat supplier dapur melakukan pemesanan susu untuk kebutuhan operasional dapur MBG. Pemesanan tersebut disampaikan kepada Saudara Agil, yang kemudian mencari ketersediaan susu ke gudang penyimpanan.

Barang pesanan baru dapat dipenuhi pada Sabtu, 20 Desember 2025 sekitar pukul 18.15 WIB. Setelah susu tiba dan masuk ke dapur, Saudari Ica membereskan administrasi pembayaran kepada Saudara Agil. Selanjutnya, sesuai kesepakatan, Saudara Agil mentransfer pembayaran kepada pihak yang disebut sebagai pemilik susu, yakni H. Asep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, beberapa menit setelah transaksi dilakukan, datang seorang perempuan bernama Nina, bersamaan dengan mobil pengangkut susu, yang menagih pembayaran karena mengaku belum menerima uang pembelian susu. Saudara Agil mengaku kebingungan, sebab setelah melakukan transfer, nomor telepon H. Asep tidak dapat dihubungi dan diduga diblokir.

Merasa terjadi kejanggalan, pada pukul 20.05 WIB, Saudara Agil melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sindangkerta. Selanjutnya dilakukan proses mediasi yang melibatkan pihak dapur, pemilik susu, serta pihak mediator.

Mediasi lanjutan berlangsung pada Minggu, 21 Desember 2025 pukul 10.15 WIB, di lokasi dapur MBG. Dalam mediasi tersebut, pemilik dapur Syamsul Arifin menyepakati bahwa sebagian susu diambil kembali oleh pemilik, sementara 80 karton susu tetap ditinggalkan di dapur, dengan kesepakatan pembayaran sebesar Rp9.500.000 kepada pemilik susu.

Namun persoalan tidak berhenti di situ. Setelah kesepakatan dengan pemilik susu selesai, pihak dapur dan penyedia barang justru membuat surat perjanjian baru dengan kronologi yang berbeda, seolah-olah Saudari Ica memesan susu kepada Saudara Agil dan barang tersebut tidak pernah datang. Surat tersebut memuat kewajiban Saudara Agil untuk membayar atau mencicil uang sebesar Rp45 juta hingga April 2026.

Saudara Agil dan tim menyatakan keberatan karena isi surat tersebut tidak sesuai dengan fakta dan kronologi kejadian sebenarnya. Meski demikian, surat pernyataan tersebut akhirnya tetap ditandatangani oleh Saudara Agil karena berada di bawah tekanan, dalam forum yang dihadiri aparat dan unsur terkait. Musyawarah tersebut berakhir sekitar pukul 14.14 WIB.

Adapun pihak-pihak yang hadir dalam kegiatan mediasi tersebut antara lain:
Serma Agus TN, Babinsa Desa Cijenuk
Kanit Polsek Sindangkerta
Ketua RW 03
Syamsul Arifin, pemilik dapur / Ketua Umum KAJI
Perwakilan SPPI Dapur
Fenisa, supplier dapur
Nina, pemilik susu
Agil, mediator susu
Hingga kini, persoalan tersebut masih menyisakan tanda tanya besar, khususnya terkait alur pembayaran susu, keabsahan kepemilikan barang, serta dugaan tekanan dalam pembuatan surat perjanjian. Sejumlah pihak menyebut kasus ini berpotensi mengarah pada dugaan penipuan dan penggelapan, sehingga diperlukan klarifikasi terbuka dan penanganan hukum yang transparan agar tidak merugikan pihak-pihak yang menjadi korban.

Red tim liputan

Berita Terkait

Target swasembada pangan, Polri & BUMDes Desa Kita Baru tanam 30 ribu jagung pipil Betras 1 Ha metode tumpang sari. Polsek Tapung Hilir kawal panen Agustus 2026.
​TNI dan Masyarakat Bersinergi Bangun Kembali Jembatan Gantung Dusun Tebangun Desa Pintu Gayo yang Putus Akibat Banjir
Profesor Sutan Nasomal Pahlawan TBA Basuni Kota Hujan Bogor Dan Pahlawan di Nusantara Presiden Data Ulang Tercecer, Agar Adil Pejuang Mendapatkan Haknya
Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat
Kodim 0113/ Gayo Lues Gelar Acara Purna Tugas Kapten Inf B. Sitinjak
Semangat gotong royong, Babinsa Dan Warga Bersihkan Jalan akibat longsor
Babinsa Koramil 05/Pining Laksanakan Komsos di Desa Lesten
Babinsa Bersama Warga, Gotong royong dalam Pembuatan awal pondasi Jembatan Gantung

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:03 WIB

Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:24 WIB

Desakan Menguat ke Polda Aceh dan Mabes Polri, Aktivitas Ilegal PT Hopson Diminta Segera Dihentikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:50 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:39 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:09 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:47 WIB

Plang Larangan Hanya Jadi Pajangan, Dugaan Pembangkangan Terhadap Keputusan Pemerintah Terjadi Terang-Terangan

Senin, 1 Juni 2026 - 23:23 WIB

Aktivitas Diduga Ilegal PT Hopson Aceh Industri Terus Berjalan, Wibawa Negara Dipertanyakan di Gayo Lues

Berita Terbaru

Jakarta

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:33 WIB