Profesor Sutan Nasomal Pahlawan TBA Basuni Kota Hujan Bogor Dan Pahlawan di Nusantara Presiden Data Ulang Tercecer, Agar Adil Pejuang Mendapatkan Haknya

RADAR NEWS

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:22 WIB

50220 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Masih banyak pejuang tanah air tercinta yang namanya belum disematkan nama jalan daerah atau nama lokasi bangunan gedung pemerintahan di Kota hujan Bogor baik Kota Kab seperti nama TB. A Basuni maupun lainnya di seluruh kota kab se Tanah Air Indonesia dari sabang hingga meirauke” Ujar Profesor Sutan Nasomal prihatin menjawab pertanyaan para pemimpin redaksi media cetak onlen dalam luar negri dikantornya markas pusat partai oposisi Merdeka Jakarta 8/6/2026 via telpon selulernya.

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH meminta kepada Yang Terhormat Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subianto Bersama jajarannya untuk kembali mencatat nama nama para Pahlawan Perjuangan Republik Indonesia untuk mendapatkan Hak menyandang Pahlawan Nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karenanya perlu bantuan Presiden RI agar para tokoh Pahlawan Di Bogor dan umumnya wilayah Nasional Indonesia. Bisa selalu menjadi kebanggaan di wilayahnya panutan untuk masyarakat dan sanak keluarga

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.” Kutipan dari pidato Ir. Soekarno pada 10 November 1961 dalam peringatan Hari Pahlawan.

Pidato ini mengingatkan kita bahwa kemerdekaan Indonesia tak lepas dari perjuangan para pahlawan yang rela berkorban jiwa dan raga demi kemerdekaan negeri ini.

Namun, di tengah persiapan peringatan Kemerdekaan Indonesia yang ke-81 di bulan agustus 2026 nanti dan HUT TNI ke-81 di bulan September 2026, ada sosok pahlawan Kota Bogor yang masih terlupakan dan bahkan diduga dihapus dari catatan sejarah.

Dia adalah TB. A Basuni, seorang pejuang yang banyak berkontribusi dalam gerakan kemerdekaan Indonesia, terutama di wilayah Bogor.

TB. A Basuni adalah salah satu pendiri Badan Keamanan Rakyat (BKR) Bogor pada tahun 1945, yang kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Sejak awal, dia aktif bergerilya melawan penjajah, termasuk bergabung dengan Pasukan Pembela Tanah Air (PETA) di bawah kepemimpinan KH. Syam’un sebelum akhirnya berjuang di wilayah Bogor.

Ahli waris, Tubagus Hendra Bayu Rota mengungkapkan, Perjuangan TB. A Basuni tak hanya berhenti di situ. Dia juga terlibat dalam peristiwa bersejarah Bojong Kokosan tahun 1945. Atas jasa-jasanya, berbagai penghargaan telah diberikan kepadanya.

“Antara lain Bintang Gerilya, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Sewindu, Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Perang Kemerdekaan I dan II, serta Satya Lencana Gerakan Operasi Militer (GOM) I dan V,” terang Tubagus Bayu Rota. .

Sayangnya, meski banyak berjasa, sosok Kapten Inf. (Purn) TB. A. Basuni kini seolah terlupakan. Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH mengingatkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengakui jasa TB. A. Basuni sebagai pahlawan.

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia.

Berita Terkait

Persiapan Mubes Pemilihan Anggota MPD Gayo Lues Dimatangkan, Digelar 21–22 Juli 2026
Hadiri Rakernas GP Alwashliyah 2026, Menko Pangan Zulkifli Hasan Beri Pembekalan
Audiensi DPP SWI dan Dewan Pers, Komitmen Wujudkan Organisasi Wartawan yang Kredibel
Mengukir Asa, Menjemput Impian: Pelepasan Siswa Kelas XII SMK BANI ABDUL MALIK Berlangsung Khidmat di BBPMP Jawa Barat
Polri Hadir untuk Masyarakat, Kapolsek Cicalengka Sukses Kawal Program Ketahanan Pangan dan Bangkitkan Ekonomi Desa
BSI Blangkejeren Perluas Layanan Keuangan Syariah untuk Masyarakat, UMKM dan Petani Kopi di Gayo Lues
Alumni Muda Unpas Soroti Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Kebijakan Lebih Terukur dan Berbasis Kajian
Prof Sutan Nasomal Sarankan Presiden Ri Perintahkan Bawahan Kritik Saran Diterima Diwujudkan Dari Masyarakat Bukan Dianggap Sebaliknya Atau Di Bungkam!!!

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:46 WIB

Kepala Cabang Bungkam, Publik Cemas: Isu Intimidasi dan Pelecehan di BSI Kutacane Belum Terjawab

Senin, 13 Juli 2026 - 19:31 WIB

SDS Terpadu Raudlatul Jannah menjadi contoh, baik di kabupaten gayo lues maupun di provinsi Aceh.

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:47 WIB

LSM KOREK Minta APIP Turun Tangan, Proyek Bronjong Ketambe Diduga Bermasalah

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:23 WIB

Ditetapkan sebagai DPO, Bagindo Romi Diburu Polres Aceh Tenggara, Publik Tunggu Penangkapan Nyata

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:02 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:00 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:56 WIB

55 Kepala Sekolah Dilantik, Akankah Pendidikan Aceh Tenggara Benar-Benar Berubah atau Sekadar Rotasi Jabatan?

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:12 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Berita Terbaru