Kejagung Sita Aset Rp8,4 Miliar Milik Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

RADAR NEWS

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026 - 03:12 WIB

50180 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Kejaksaan Agung menyita aset senilai lebih dari Rp8,4 miliar milik mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Penyitaan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan langkah penyitaan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus tertanggal 29 Mei 2026.

Dalam penyitaan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah barang mewah dan kendaraan. Di antaranya 1 kotak berisi jam tangan Rolex dengan estimasi nilai Rp300 juta, 1 unit Toyota Innova Zenix, Suzuki Carry Pickup, Honda WRV, hingga Toyota Avanza.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya kendaraan dan barang mewah, penyidik juga menyita uang tunai dalam berbagai mata uang. Barang bukti tersebut antara lain 75.000 dolar Singapura, 20.000 dolar Amerika Serikat, serta puluhan ribu dolar Singapura lainnya dalam pecahan berbeda. Uang tunai dalam mata uang rupiah dengan nilai puluhan juta rupiah juga turut diamankan.

Uang tersebut ditemukan di sejumlah lokasi, termasuk di dalam kendaraan serta sebuah apartemen di kawasan Sentul, Jawa Barat.

Penyidik menegaskan seluruh tindakan penyitaan telah memperoleh persetujuan dari Ketua Pengadilan Negeri. Aset-aset yang disita nantinya dapat diperhitungkan sebagai pembayaran uang pengganti apabila dalam proses hukum terbukti terdapat kerugian negara.

Penyidikan dugaan korupsi dalam tata kelola Program MBG masih terus berlangsung. Kejaksaan Agung masih mendalami aliran dana, menelusuri aset, serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat.

Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan pengumpulan keterangan juga masih dilakukan tim penyidik untuk memperkuat konstruksi perkara dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (*)

Berita Terkait

Tiga Jenderal Terseret Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Ujian Berat Bagi Integritas Institusi Polri
GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara
Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK
ust Julianto pane. Polisi Inovatif, Mendirikan Pesantren Ruhul ‘Azam
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja
Tagline Boleh Berganti, Tetapi Integritas Jangan Dikompromikan
Tindak Tegas Oknum yang Bermain-Main Dengan Laporan Masyarakat
Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:56 WIB

TNI Bersama Warga Terus Genjot Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Ramung Musara Gayo Lues

Sabtu, 7 November 2026 - 08:53 WIB

Babinsa Koramil 07/BJ Bersama Polri dan Warga, Gotong Royong Bersihkan Lumpur Sisa Banjir

Sabtu, 7 November 2026 - 08:47 WIB

Sinergi TNI Bersama Rakyat, Babinsa Bantu Bangun Rumah Warga

Jumat, 6 November 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0113/Gayo Lues Gelar Kesamaptaan Jasmani Periodik II Tahun 2026

Jumat, 6 November 2026 - 11:19 WIB

Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Bantu Petani Rontokkan Padi Di Desa Binaan

Jumat, 6 November 2026 - 11:17 WIB

Sanitasi, Rehab MCK TMMD ke-130 Hampir Rampung

Jumat, 6 November 2026 - 10:51 WIB

Satpol PP Kabupaten Karo Gelar Razia Kasih Sayang, Guna Penertipan Pelajar Yang Malah Nongkrong Pada Saat Jam Belajar

Kamis, 5 November 2026 - 21:25 WIB

Perhiptani Gayo Lues dan Bener Meriah Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

Berita Terbaru

REGIONAL

Sinergi TNI Bersama Rakyat, Babinsa Bantu Bangun Rumah Warga

Sabtu, 7 Nov 2026 - 08:47 WIB