Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Musriadi, bersama personel BKO Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 855/Raksaka Dharma dan masyarakat setempat kembali menggelar aksi gotong royong melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Tebangun di Desa Pintu Gayo, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Jumat (02/10).
Pembangunan jembatan ini merupakan bantuan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia yang disalurkan melalui TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues. Infrastruktur ini dibangun untuk memulihkan akses mobilitas warga yang lumpuh akibat bencana alam hidrometeorologi dan luapan arus sungai, yang sebelumnya memutus mata pencaharian utama masyarakat di sektor pertanian dan perkebunan.
Seluruh proses pengerjaan dari tahap awal hingga penyelesaian (finishing) dilakukan secara bergotong royong antara prajurit TNI dan warga lokal. Pengadaan material alam seperti pasir dan batu memanfaatkan potensi lokal yang melimpah di sekitar lokasi bencana secara swadaya.
Saat ini progres pembangunan telah mencapai 20 persen. Fokus pengerjaan hari ini dipusatkan pada pengecoran pondasi tiang tower (tiang pylon).
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini ditargetkan untuk:
Menjadi jalur transportasi utama yang aman dan andal bagi aktivitas harian warga.
Memangkas jarak dan waktu tempuh dari area pemukiman menuju lahan perkebunan.
Mempermudah mobilitas pengangkutan hasil panen demi meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat lokal.
Pemerintah Daerah dan unsur TNI berharap hadirnya jembatan ini dapat mengembalikan konektivitas wilayah yang sempat terputus, memperlancar rantai distribusi hasil bumi, serta merawat kepercayaan masyarakat pedalaman terhadap perhatian Pemerintah Pusat.
Testimoni Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Musriadi:
”Pembangunan jembatan ini adalah bukti nyata kehadiran negara dan TNI di tengah kesulitan rakyat. Lewat gotong royong ini, kami tidak hanya membangun fisik jembatan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami optimis jembatan ini dapat segera rampung sehingga roda perekonomian dan aktivitas warga Desa Pintu Gayo kembali normal.”







































