Rumah Tidak Layak Huni di Limbungan, Warga Harapkan Bantuan Pemerintah Takalar

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:56 WIB

50174 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – Radarnews.co.id | Kondisi rumah tidak layak huni di Lingkungan Limbungan, Kelurahan Pallantikan, Kecamatan Pattallassang, semakin menjadi sorotan publik setelah kasus keluarga Nappa dg Nai muncul ke permukaan. Pria yang tinggal bersama empat anaknya sangat berharap mendapatkan uluran tangan dari pemerintah untuk memperbaiki tempat tinggal yang sudah berada dalam kondisi kritis.

 

Rumah yang ditempati keluarga Nappa dg Nai memang sudah sangat tua dan kurang terawat, sehingga tidak lagi memenuhi syarat sebagai tempat tinggal yang layak. Lebih memprihatinkan lagi, salah satu anaknya yang berusia 12 tahun memiliki kebutuhan khusus, yang membuat kebutuhan akan tempat tinggal yang aman dan nyaman menjadi semakin mendesak. Anak tersebut membutuhkan ruang yang nyaman untuk perawatan dan perhatian tambahan yang tidak dapat dipenuhi oleh kondisi rumah saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Nappa dg Nai telah menjalani kehidupannya sendirian selama beberapa waktu setelah istrinya meninggal dunia. Ia bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anaknya, namun keterbatasan ekonomi membuatnya tidak mampu memperbaiki rumah secara mandiri. “Pemerintah diharapkan dapat memberikan perhatian dan bantuan untuk memperbaiki rumah kami. Kami sangat membutuhkan uluran tangan untuk meningkatkan kualitas hidup kami,” ujarnya dengan nada penuh harapan.

 

Masyarakat sekitar juga menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi rumah keluarga tersebut. Mereka berharap pemerintah setempat segera menindaklanjuti kasus ini dan memberikan bantuan yang tepat sasaran, sehingga Nappa dg Nai dan anak-anaknya dapat hidup dengan lebih layak dan nyaman. Bantuan yang diharapkan tidak hanya berupa materi untuk perbaikan rumah, tetapi juga dukungan teknis dan pengawasan agar pekerjaan perbaikan berjalan lancar dan sesuai standar.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah pusat dan daerah memang telah meluncurkan berbagai program bantuan perumahan untuk masyarakat kurang mampu, seperti Program Perumahan Sosial (PPS) dan Bantuan Rumah Sehat (BSH). Namun, fakta menunjukkan bahwa masih banyak keluarga yang belum terjangkau oleh program-program tersebut. Hal ini menimbulkan kebutuhan akan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyaluran bantuan, mulai dari proses pendaftaran, verifikasi calon penerima, hingga pelaksanaan pekerjaan perumahan. Pemerintah diharapkan dapat meningkatkan akurasi data penerima bantuan, mempermudah proses pendaftaran, dan meningkatkan transparansi dalam penyaluran bantuan agar tidak ada keluarga yang terlewatkan.

 

Dengan adanya perhatian dan bantuan yang tepat dari pemerintah, diharapkan keluarga Nappa dg Nai dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Khususnya ketiga anaknya, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus, dapat merasakan kenyamanan dan keamanan dalam tempat tinggal sendiri, yang pada gilirannya akan mendukung perkembangan dan kesejahteraan mereka di masa depan. Semoga kasus ini menjadi titik awal bagi pemerintah untuk lebih memperhatikan kebutuhan perumahan masyarakat kurang mampu dan membuat program bantuan semakin efektif serta tepat sasaran. (Tompo Darwis)

Berita Terkait

Babak Baru Pramuka Takalar, Bupati Daeng Manye Tekankan Inovasi dan Digitalisasi
Publik Apresiasi Upaya Zulkifli Hasan Berjibaku Turun Membantu Korban Banjir di Sumatera
Torehkan Prestasi, Takalar Meraih Juara 1 Akselerasi Pajak dan Retribusi Daerah
Lepas Sambut Komandan Kodim 1426 Takalar, Malam Ramah Tamah Menjadi Ajang Silaturahmi
Inovasi SIGAP Ajjaga Kampong: Implementasi Pemikiran Daeng Manye untuk Kampung Aman
Wabup Takalar Terpilihnya Sebagai Ketua PD IPIM Takalar  
Wakil Bupati Takalar Hadiri Pasar Murah di Galesong Utara, PT SGN Pabrik Gula Takalar Turut Berpartisipasi  

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:30 WIB

TMMD Abdya Tuai Apresiasi, Kades: Program Ini Nyata Dirasakan Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 18:24 WIB

Jalan Baru untuk Petani, TMMD Abdya Kejar Target di Gunung Cut

Kamis, 30 April 2026 - 18:04 WIB

Layanan Gratis TMMD Disambut Warga, Salamun: Sangat Membantu Kami

Kamis, 30 April 2026 - 17:49 WIB

M Nasir Bahagia, Dayah di Gunung Cut Segera Miliki MCK Layak dari TMMD

Kamis, 30 April 2026 - 17:29 WIB

Dari Gubuk ke Rumah Permanen, Kisah Haru Nurhabibah di Program TMMD

Kamis, 30 April 2026 - 16:36 WIB

Tak Sekadar Bangun Desa, TMMD Abdya Bangun Kedekatan dengan Warga

Kamis, 30 April 2026 - 16:09 WIB

Gotong Royong TNI dan Warga, Pembangunan RTLH di Gunung Cut Capai 20 Persen

Kamis, 30 April 2026 - 15:33 WIB

Bangun Kedekatan, Personel TMMD Abdya Hadiri Tahlilan Warga Berduka

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

TMMD Abdya Tuai Apresiasi, Kades: Program Ini Nyata Dirasakan Masyarakat

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:30 WIB

ACEH BARAT DAYA

Jalan Baru untuk Petani, TMMD Abdya Kejar Target di Gunung Cut

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:24 WIB

ACEH BARAT DAYA

Layanan Gratis TMMD Disambut Warga, Salamun: Sangat Membantu Kami

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:04 WIB

ACEH BARAT DAYA

M Nasir Bahagia, Dayah di Gunung Cut Segera Miliki MCK Layak dari TMMD

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:49 WIB

ACEH BARAT DAYA

Dari Gubuk ke Rumah Permanen, Kisah Haru Nurhabibah di Program TMMD

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:29 WIB