Gayo Lues Dalam Pelukan Bencana

SYUKRI

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 11:26 WIB

50988 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tanah Gayo Lues yang dilingkupi sunyi, air bah turun bersama langit yang letih, membawa rumah, membawa harap, menyisakan tangis di tepi-tepi sungai yang berubah wajah.

Puluh ribuan jiwa menggigil dalam tenda darurat, anak-anak memeluk malam yang panjang, ibu-ibu menatap piring kosong, sementara bapak-bapak menimbang langkah pada jalan yang hilang ditelan longsor.

Dari sebelas kecamatan, hanya satu yang tetap berdiri tegap, yang lain tersungkur dalam pelukan tanah yang retak. Gayo Lues terkurung akses putus, jembatan runtuh, lorong-lorong negeri seperti ditelan sunyi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemimpin berdiri di depan rakyatnya, menatap helikopter yang tak kunjung datang, menunggu logistik dan nyala harapan, sementara perut masyarakat mulai bernyanyi pilu.

Pining kelaparan, Putri Betung merintih, Tripe Jaya menunggu langkah yang tak sampai. Alat berat bergerak perlahan, seperti harapan yang diseret lumpur menuju jalan yang tertutup oleh derita.

Di posko pengungsian, doa-doa bergema: “Ya Tuhan, bukalah jalan yang tertutup ini, gerakkan tangan-tangan yang jauh agar kami tak mati kelaparan di tanah sendiri.”

Kini hujan berhenti, tapi perjalanan menuju harapan masih tertahan. Jika logistik dipikul, butuh hari-hari menyayat kaki dan napas.

Gayo Lues terdiam dalam malam panjang, listrik padam, internet hilang, tapi semangat warganya tetap menyala meski hanya seterang lilin yang hampir padam.

Di antara bumi yang retak dan sungai yang mengamuk, mereka tetap percaya: bahwa bantuan akan tiba, bahwa negeri tak akan membiarkan mereka sendiri.

Dan di balik kabut ketakutan itu, suara-suara kecil berbisik lirih bukan sekadar meminta pertolongan, melainkan memohon agar mereka tetap hidup di tanah yang mereka cintai.

Berita Terkait

Desakan Menguat ke Polda Aceh dan Mabes Polri, Aktivitas Ilegal PT Hopson Diminta Segera Dihentikan
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla
Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara
KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Plang Larangan Hanya Jadi Pajangan, Dugaan Pembangkangan Terhadap Keputusan Pemerintah Terjadi Terang-Terangan
Aktivitas Diduga Ilegal PT Hopson Aceh Industri Terus Berjalan, Wibawa Negara Dipertanyakan di Gayo Lues
Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:02 WIB

Demi Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Rantau Bayur Gerakkan Warga Desa Tebing Abang

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:53 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Talang Kelapa Gerakkan Warga Air Batu

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:50 WIB

Curanmor Sadis di Banyuasin: Pelajar Gasak Motor Korban Usai Intai Rumah, 2 Hari Ditangkap

Senin, 1 Juni 2026 - 21:14 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Banyuasin III Gencarkan Program P2B Dukung Swasembada Pangan Nasional

Senin, 1 Juni 2026 - 17:12 WIB

Peringati HUT Ke-81 Pancasila, Polres Banyuasin Gelar Upacara Khidmat Bertema Pemersatu Bangsa

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:46 WIB

Bhabinkamtibmas Betung Gerakkan Warga Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:55 WIB

Sukseskan HUT Bhayangkara ke-80, Polres Banyuasin Gelar Fun Run Diikuti 1.000 Peserta

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:52 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Air Kumbang Aktif Gerakan Masyarakat Laksanakan Program P2B

Berita Terbaru

REGIONAL

Babinsa melaksanakan pendampingan petani cabe merah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 12:21 WIB