Gayo Lues Dalam Pelukan Bencana

SYUKRI

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 11:26 WIB

501,041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tanah Gayo Lues yang dilingkupi sunyi, air bah turun bersama langit yang letih, membawa rumah, membawa harap, menyisakan tangis di tepi-tepi sungai yang berubah wajah.

Puluh ribuan jiwa menggigil dalam tenda darurat, anak-anak memeluk malam yang panjang, ibu-ibu menatap piring kosong, sementara bapak-bapak menimbang langkah pada jalan yang hilang ditelan longsor.

Dari sebelas kecamatan, hanya satu yang tetap berdiri tegap, yang lain tersungkur dalam pelukan tanah yang retak. Gayo Lues terkurung akses putus, jembatan runtuh, lorong-lorong negeri seperti ditelan sunyi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemimpin berdiri di depan rakyatnya, menatap helikopter yang tak kunjung datang, menunggu logistik dan nyala harapan, sementara perut masyarakat mulai bernyanyi pilu.

Pining kelaparan, Putri Betung merintih, Tripe Jaya menunggu langkah yang tak sampai. Alat berat bergerak perlahan, seperti harapan yang diseret lumpur menuju jalan yang tertutup oleh derita.

Di posko pengungsian, doa-doa bergema: “Ya Tuhan, bukalah jalan yang tertutup ini, gerakkan tangan-tangan yang jauh agar kami tak mati kelaparan di tanah sendiri.”

Kini hujan berhenti, tapi perjalanan menuju harapan masih tertahan. Jika logistik dipikul, butuh hari-hari menyayat kaki dan napas.

Gayo Lues terdiam dalam malam panjang, listrik padam, internet hilang, tapi semangat warganya tetap menyala meski hanya seterang lilin yang hampir padam.

Di antara bumi yang retak dan sungai yang mengamuk, mereka tetap percaya: bahwa bantuan akan tiba, bahwa negeri tak akan membiarkan mereka sendiri.

Dan di balik kabut ketakutan itu, suara-suara kecil berbisik lirih bukan sekadar meminta pertolongan, melainkan memohon agar mereka tetap hidup di tanah yang mereka cintai.

Berita Terkait

Brigjen Guslin Bersama Kemendagri dan Pemkab Gayo Lues Pantau Normalisasi Sungai Aih Bobo, Upaya Tekan Risiko Luapan Air Diperkuat
Pemerintah Pusat dan Pemkab Gayo Lues Perkuat Sinergi, 16 Alat Berat Disiapkan untuk Percepatan Penanganan Pascabanjir
Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK
ust Julianto pane. Polisi Inovatif, Mendirikan Pesantren Ruhul ‘Azam
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja
Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues
Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Wakapolres dan Sejumlah PJU
Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Bantu Petani Rontokkan Padi Di Desa Binaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:27 WIB

​TNI dan Warga Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Gayo Lues

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Binaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:21 WIB

PERKUAT PEMBANGUNAN JEMBATAN TONGRA 2, PERSONEL YONIF TP 855/RD BERSAMA BABINSA KORAMIL 01/TERANGUN KODIM 0113/GL GOTONG ROYONG ANGKUT BESI PLIYON

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Respons Cepat Isu Koperasi KMGR, Ketua DPRD Karo Janjikan Penjadwalan RDP Melalui Mekanisme Bamus

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Apresiasi untuk Tim Lingkaber Polres Karo: Bergerak Cepat Amankan Remaja di Jambur Sempakata demi Cegah Tawuran

Berita Terbaru

BANYUASIN

Polres Banyuasin Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Musi 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 17:03 WIB