Satpolairud Polres Jepara Gencar Sosialisasikan Bahaya Destructive Fishing Kepada Nelayan Di Jepara

REDAKSI SULAWESI UTARA

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2025 - 12:33 WIB

50532 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara – Polres Jepara | Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Jepara mengimbau nelayan tidak melakukan Destructive Fishing.

Hal itu dilakukan langsung dengan sosialisasi pada nelayan di aula Sapta pesona Pantai Kartini Jepara, pada Kamis (13/2/2025).

Dalam kegiatan ini dilaksanakan langsung oleh Kasat Polairud AKP M Syaifuddin beserta anggota Satpolairud Polres Jepara dengan dihadiri berbagai kelompok nelayan tradisional, seperti kelompok nelayan cantrang, kelompok nelayan arat, pengelola agen kapal perikanan, kelompok nelayan sapta pesona, tokoh masyarakat pesisir hingga pengurus perikanan kapal poursin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga lingkungan laut dan habitatnya khususnya di perairan laut Jepara.

Apa itu Destructive Fishing?

Destructive Fishing adalah menangkap ikan dengan cara merusak lingkungan perairan.

Misalnya dengan menggunakan bahan peledak, menggunakan potasium cyanide, strum dan jaring trawl serta jaring pukat harimau.

Destructive Fishing berbahaya karena dapat merusak ekosistem laut dan habitat ikan serta keberlangsungan kembang biak ikan.

“Apabila dikemudian hari masih ada yang melakukan penangkapan ikan tidak ramah lingkungan maka dengan sangat terpaksa kami lakukan penegakkan hukum,” terang Kasat Polairud AKP M Syaifuddin mewakili Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso, Kamis (13/2/2025).

Nelayan diharapkan patuh akan aturan tangkap ikan ini, sebab apabila ekosistem laut rusak, terumbu karang banyak yang mati sehingga kembang biak ikan akan macet.

Hal ini akan membuat hasil laut berkurang dan berdampak pada ekonomi masyarakat.

Kabupaten Jepara sendiri merupakan salah satu kabupaten pesisir yang terletak di pantai utara Provinsi Jawa Tengah dengan garis pantai sepanjang 82,73 km. Sebagian masyarakatnya juga berprofesi sebagai nelayan.

(Rud)

Berita Terkait

400+ KK dari 8 Desa Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Lampung, YLBHI-LBH Bandar Lampung Desak Penegakan Hukum Menyentuh Aktor Intelektua
Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa
DEDIKASI SEORANG CUT MUTIA GURU SMAN 1 TERANGUN DALAM PERJUANGAN MENUJU SEKOLAH
Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026
SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Kasus Pemalsuan Tanda Tangan: Jejak AJB Bermasalah dan Dugaan Penguasaan Lahan Warga Lae Saga, Penyidik Diuji
Koperasi Merah Putih Tak Sekadar Dibangun, Keberlanjutan Jadi Tantangan Utama
Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:38 WIB

WARGA RT 11 RW 05 Kel.Pamoyanan Kec. CICENDO PROTES PENCABUTAN SPANDUK DI 4 PAGAR RUMAH PRIBADI 

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Dewan Komisi III Tindak Lanjuti Aduan Warga Cimerang, IWO-I Siap Kawal Kesepakatan Pengembalian Saluran Irigasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:58 WIB

FWMO KBB Resmi Berdiri, Anne Nurgusari Tegaskan Pers Harus Independen dan Berbasis Fakta

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Ada Apa dengan Disdik Jabar? Mau Silaturahmi Saja Harus Lapor Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 16:51 WIB

Dugaan Kekerasan di BPN Kota Bandung, Rudi Hartono Lapor Polsek Buahbatu

Minggu, 6 September 2026 - 10:42 WIB

SWI Gelar Seminar Pajak, Dorong Peningkatan Literasi Hukum dan Perpajakan Wartawan

Sabtu, 5 September 2026 - 13:51 WIB

Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:50 WIB

IWO Indonesia Jabar Perkuat Konsolidasi Organisasi, Puluhan Ketua DPD Satukan Langkah Menuju Rakernas II

Berita Terbaru