Ketua LSM FMPK Gayo Lues Angkat Bicara Soal Pernyataan Ketua DPRK Gayo Lues

RADAR NEWS

- Redaksi

Rabu, 30 Oktober 2024 - 22:39 WIB

50379 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Diduga gagal paham sebuah akun facbook posting video dengan laminasi peribadi pada akunya, “Ini peyampayan ketua Partai Golkar Gayo Lues merendah kan orang Ponding”.

Padahal video tersebut banyak tentang pemahaman atau sosialisasi positif agar tidak terjadinya kekeliruan berkaitan manajemen pekerjaan.

Unggahan tersebut merupakan video katua DPRK Gayo Lues tengah berkampanye untuk calon Bupati yang diusung Partainya, dalam pidatonya memberi pemahaman manajemen kerja dalam tayangan video itu tentang pendataan rumah bantuan dan siapa yang berwenang mendatanya, jangan sembarang percaya jika bukan benar – benar petugas, karena belakanagan ini diduga sering terjadi, digunakan untuk kepentingan politik, dengan cara dijanjikan  kepada masyarakat mendapat bantuan, hal tersebut ditakutkan terjadinya penipuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pidatonya mengatakan diduga ada yang mengatasnamakan petugas pendataan rumah bantuan datang ke kampung Ramung tanpa menunjukan status aslinya kepada masyarakat dan hamper menjadi kekeliruan di daerah Terangun masalah pendataan itu juga, informasi tersebut merupakan laporan masyarakat kepada dirinya, setelah ia merepospon laporan tersebut, ternya yang melakukan pendataan itu diduga warga Pining.

H.Ali Husin lanjut menerangkan kapasitas seorang pendata rumah itu apa, dia siapa dia,  dana apa,  kewenangannya, (kalau seorang warga Pining/warga merupakan masyarakat biasa), tentu hal tersebut lebih mengetahui dirinya karena memang seorang DPR, arti pembicaraan dalam video yang menggunakan Bahasa daerah Gayo itu”.

Menanggapi Postingan tersebut, Ketua LSM Forum Masyarakat Pembela Kebenaran (FMPK), Gayo Lues angakat bicara, ”Dinilai baik sosialisalisasinya,  jangan karena  pendata yang tidak bertanggung jawab timbul kekeliruan di tengah masyarakat, ulah oknum untuk kepentingan tujuan peribadinya, semua yang bersifat bantuan dari pemerintah sudah ada petugasnya masing-masing dan bukan dari masyarakat bisa, ujarnya.

Viralnya postingan tersebut  tidak ada problem, terkecuali orang yang gagal paham, yang kita takutkan seperti postingan akun facbook bernama Ariga ini,  Bahasa yang dia tulis di laminasi akun facebook miliknya itu, diduga dirinya salah memahami arti perkataan ketua DPR dalam postingannya.  Sebab inilah salah mendengar, salah memahami, salah juga menyampaikan, sehingga apa yang dikonsumsi publik tidak lagi pada informasi dasar, sudah terpecah paham POSITIF terbagi menjadi “NEGATIF suatu hal yang berkaitan dengan yang buruk atau yang tidak diinginkan”,  Seperti inilah asal mula terjadinya berita hoax beredar di tengah masyarakat”, ungkap Saparudin Telvi.

Bijaklah dalam mendengar, melihat dan pahammilah dulu dalam mendengar atau mebaca baru menyampaikan informasi, agar pemahaman kita tidak membuat problem berkepanjangan, terlebih hal ini menyangkut pilkada, ciptakanlah politik cerdas dengan tidak menciptakan kebenciaan, beda pilihan bukan beda tujuan, siapapun pemimpinya nanti walau bukan pilihan kita atau pilihan kita akan, mereka yang beruntung akan memikul beban besar menjadi pemimpin kita semua”, kata Saparudin telpi.

Dalam arti kata maksud perkataanya, jangan sampai ada kekeliruan disebabkan oleh pendata rumah bantuan rehap yang bukan kewenangannya, jelasnya. (TIM MEDIA)

 

Berita Terkait

Anjangsana Babinsa Komsos dengan Perangkat Desa Tingkatkan Kebersamaan di Wilayah Binaan
Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues
Desakan Menguat ke Polda Aceh dan Mabes Polri, Aktivitas Ilegal PT Hopson Diminta Segera Dihentikan
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla
Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara
KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Plang Larangan Hanya Jadi Pajangan, Dugaan Pembangkangan Terhadap Keputusan Pemerintah Terjadi Terang-Terangan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:26 WIB

Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 02:07 WIB

Panggung Tuduhan Aset Desa Berubah Arah, Pelapor Kini Ditantang Buka Semua Fakta yang Dimiliki

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:40 WIB

Tiga Pria Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara, Sabu dan Alat Hisap Disita

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:13 WIB

Perang Melawan Sabu di Aceh Tenggara Terus Digencarkan, Dukungan Masyarakat Jadi Kekuatan Utama Satresnarkoba

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:56 WIB

Melalui Sosialisasi Intensif, Polsek Bukit Tusam Ingatkan Warga Bahaya Membakar Hutan dan Lahan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:37 WIB

Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kute Bakhti

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:15 WIB

Qurban Presisi Polres Aceh Tenggara, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha 1447H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:07 WIB

Ketika Ketamakan Menguasai Amanah, Rakyat Menjadi Korban

Berita Terbaru

Jakarta

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:33 WIB