KUNGKE JAYA, 12 Agustus 2026 – Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Safrijal,bersama personel BKO Batalyon TP 855/Raksaka Dharma dan masyarakat Dusun Tetumpun, Desa Kungke Jaya, terus memperkuat gotong royong dalam percepatan pengerjaan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih. Hingga hari ini, progres fisik pembangunan telah mencatatkan capaian signifikan hingga 73 persen.
Pelaksanaan pengerjaan difokuskan pada penggalian pondasi batu siar dan pembuatan akses jalan setapak dengan model tanjakan. Jalur ini dibangun mulai dari titik awal pondasi penahan tali seling menuju ke area papan lantai jembatan. Seluruh mekanisme pengerjaan dilakukan secara terpadu melalui sistem kerja bakti antara prajurit TNI dan warga setempat hingga proyek rampung sepenuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih dirancang untuk membuka dan mempermudah akses mobilitas harian warga dari kawasan pemukiman menuju lahan perkebunan. Dengan terbukanya akses ini, jembatan menjadi sarana krusial untuk memulihkan dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Desa Kungke Jaya yang mayoritas mengandalkan sektor pertanian sebagai sumber penghidupan utama.
Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Safrijal, menegaskan pentingnya kemanunggalan TNI dan rakyat dalam pembangunan infrastruktur desa ini.
”Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat. Kami bekerja bahu-membahu setiap hari agar jembatan ini segera dapat digunakan. Harapan kami, setelah jembatan ini selesai, kendala transportasi hasil bumi yang selama ini dihadapi petani dapat teratasi, sehingga distribusi lancar dan perekonomian warga Dusun Tetumpun bisa meningkat pesat,” ujar Serda Safrijal.
Dengan beroperasinya jembatan ini kelak, diharapkan tidak hanya kelancaran arus aktivitas pertanian yang tercapai, tetapi juga terciptanya konektivitas wilayah yang aman dan andal bagi kemajuan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.






































