Pemda Takalar Dorong UMKM di Desa Bontokassi Go Digital, Gandeng AI Ready ASEAN dan AIM ASEAN

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:37 WIB

50189 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR – radarnews.co.id | Pemerintah Kabupaten Takalar terus mempercepat transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kali ini, Desa Bontokassi Kecamatan Galesong Selatan, menjadi lokasi sosialisasi dan pelatihan digitalisasi UMKM, Jumat (20/02/2026).

 

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi bersama AI Ready ASEAN dan AIM ASEAN dalam program peningkatan kapasitas pelaku usaha desa berbasis teknologi digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sejak pagi, antusiasme warga terlihat memenuhi ruang pertemuan desa. Para pelaku usaha datang membawa telepon genggam masing-masing untuk mengikuti praktik pendaftaran usaha secara digital.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Eksekutif Kaizen Collaborative Impact, Ismita Saputri, selaku Local Implementing Partner ASEAN Foundation dan Google.org untuk Program AI for MSME in Advertisement (AIM ASEAN).

 

Turut hadir Camat Galesong Selatan Nurhidayat Abdullah Daeng Massuro serta Kepala Desa Bontokassi Muh Aksin Suarso daeng Tombong.

 

Dalam arahannya, Bupati Takalar Daeng Manye menegaskan bahwa digitalisasi UMKM bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

 

“Alhamdulillah di awal puasa ini kita melaksanakan kegiatan, mudah-mudahan ini bermanfaat dan memberikan kemudahan bagi seluruh peserta UMKM,” ujarnya.

 

Ia menyebut kegiatan serupa telah digelar secara bergilir di sejumlah desa dan kelurahan di Takalar. Tujuannya agar pelaku usaha semakin dikenal dan produknya semakin laku di pasaran.

“Supaya usahanya lebih laku dan lebih dikenal orang,” tegasnya.

 

Dalam sesi dialog interaktif, Bupati meminta peserta mengangkat tangan sesuai jenis usaha yang dijalankan, mulai dari kuliner, penjual gabah dan pupuk, peternak kambing, hingga pengrajin Songkok Guru berbahan serat lontar. Ada pula pelaku usaha salon kecantikan, penjahit, dan bengkel motor.

 

Suasana semakin cair saat Bupati berseloroh, “Kalau usaha tidak mau laku, itu namanya sinting.” Gelak tawa peserta pun pecah. Namun pesan yang disampaikan jelas: setiap usaha harus memiliki kemauan untuk berkembang.

 

Menurutnya, kunci utama agar usaha berkembang adalah hadir di internet.

 

“Rata-rata punya HP toh? Karena usaha ini harus ada di HP. Ada HP, ada juga pulsanya. Jangan ada HP-nya tapi tidak ada pulsanya,” ujarnya disambut tawa peserta.

 

Ia menjelaskan, jika usaha sudah terdaftar secara digital, calon pembeli dari Makassar bahkan luar daerah cukup mengetik kata kunci di Google untuk menemukan produk UMKM Bontokassi.

 

“Orang mau cari Songkok Guru asli Takalar, tinggal buka Google. Klik, langsung keluar lokasinya,” jelasnya.

 

Ismita Saputri menambahkan, pihaknya hadir untuk memastikan pelaku UMKM desa tidak tertinggal di era digital.

 

“Kami ingin UMKM desa punya lapak digital. Tidak harus sewa ruko mahal, cukup dengan HP dan kemauan belajar,” katanya.

Tim AIM ASEAN pun mendampingi peserta membuat profil bisnis, mengunggah foto produk, hingga mengatur titik lokasi di Google Maps.

 

Camat Galesong Selatan mengapresiasi langkah Pemkab Takalar menggandeng mitra nasional. Ia berharap peserta tidak hanya mengikuti sosialisasi, tetapi juga mempraktikkan ilmu yang diperoleh.

 

Sementara itu, Kepala Desa Bontokassi menyebut mayoritas warganya bergerak di sektor usaha rumahan dan kerajinan.

 

Jika program ini berjalan optimal, ekonomi desa diyakini akan ikut terdongkrak.

 

Pelatihan ditutup dengan sesi praktik langsung pendaftaran profil bisnis yang didampingi satu per satu oleh tim pendamping. Program ini diharapkan menjadi pintu masuk digitalisasi UMKM Takalar secara menyeluruh.

Berita Terkait

Dugaan Aktivitas BBM Mencurigakan di Lorok Ogan Ilir Disorot, Warga Minta Polisi Transparan
*Imigrasi Bekasi Siap Kawal Keberangkatan 12 Ribu Jemaah Haji 2026, Layani dengan Humanis dan Profesional
pembinaan Berbuah manis,Takalar kantongi 11 Medali di Kejurda FORKI Sulsel 2026, Bukti Pembinaan Atlet Makin Berkualitas 
Tembus Forum Internasional di Guangzhou, Daeng Manye Promosikan Potensi Takalar Gaet Investor Global
Dugaan Investasi Bodong Snapboost : 700 Korban Merugi Hingga Rp2 Miliar
Pembagian 530 Sertipikat PTSL Tahap 3 Desa Mandalamukti Berjalan Lancar, Kades Apresiasi Kerja Tim
XTC Cirebon Permudah Akses Khitan Gratis dengan Sistem Door to Door
Bupati Takalar Pimpin Delegasi ke Beijing, Genjot Hilirisasi dan Investasi China

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:51 WIB

Sasar Fisik dan Non Fisik, TMMD ke-128 Kodim Abdya Eratkan Kemanunggalan TNI-Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 - 18:46 WIB

Keuchik Gunung Cut Apresiasi TMMD ke-128 Kodim 0110/Abdya

Sabtu, 25 April 2026 - 18:24 WIB

5 Rumah Warga Kurang Mampu di Abdya Direhab Satgas TMMD

Sabtu, 25 April 2026 - 17:57 WIB

TNI Hadir, Lima Rumah Warga Gunung Cut Disulap Jadi Layak Huni

Sabtu, 25 April 2026 - 16:57 WIB

Puluhan Pelajar Pramuka di Abdya Dapat Pembekalan Nasionalisme dari Satgas TMMD

Sabtu, 25 April 2026 - 16:41 WIB

Satgas TMMD ke-128 Bongkar Atap Rumbia di 5 RTLH Gunung Cut

Sabtu, 25 April 2026 - 15:44 WIB

Keuchik Gunung Cut: TMMD 128 Bantu Kelancaran Distribusi Hasil Kebun

Jumat, 24 April 2026 - 18:51 WIB

Gotong Royong TMMD, MCK Musala Al-Mukarramah Rampung Dibangun

Berita Terbaru

REGIONAL

Menjalin Silaturahmi, Babinsa Komsos Bersama Warga Binaan

Minggu, 26 Apr 2026 - 11:12 WIB