Luapan Sungai Putus Akses Kampung Tetingi, Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Sambil Menanti Perhatian Pemerintah

REDAKTUR

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:21 WIB

50275 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senin, 23 Juni 2026

Kampung Tetingi mengalami musibah ketika jembatan sementara yang menjadi penghubung utama antar kampung mengalami kerusakan parah akibat air sungai meluap. Infrastruktur darurat tersebut, yang telah lama menjadi tulang punggung mobilitas warga, kini tidak lagi dapat dilewati dengan aman. Kejadian ini memicu kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat karena jembatan merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan berbagai kampung sekaligus jalan menuju lahan perkebunan dan pertanian mereka.

Melihat ketergantungan tinggi terhadap jembatan tersebut, masyarakat Kampung Tetingi tidak menunggu lama untuk mengambil tindakan. Dengan semangat gotong royong yang tinggi, warga berkumpul untuk memperbaiki jembatan darurat secara swadaya. Upaya kolektif ini menunjukkan komitmen masyarakat lokal untuk tetap mempertahankan konektivitas mereka meskipun tanpa dukungan penuh dari pihak pemerintah. Mereka bekerja dengan sepenuh hati, menggunakan peralatan sederhana dan materi yang tersedia, membuktikan bahwa kekuatan kebersamaan dapat mengatasi berbagai hambatan infrastruktur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, di balik upaya perbaikan ini, masyarakat Desa Tetingi menyuarakan aspirasi penting mereka kepada pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Mereka meminta agar pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap kondisi infrastruktur mereka yang masih jauh dari layak. Kenyataan bahwa masyarakat harus mengandalkan jembatan sementara dalam waktu yang sangat lama menunjukkan perlunya intervensi serius dari pihak pemerintah. Masyarakat mendesak agar pembangunan infrastruktur permanen menjadi prioritas, mengingat jembatan bukan hanya berfungsi sebagai penghubung antar kampung, tetapi juga sebagai akses vital menuju sumber penghidupan mereka berupa lahan perkebunan dan pertanian.

Situasi ini menyoroti kesenjangan infrastruktur yang masih terjadi di daerah-daerah terpencil. Meskipun masyarakat Tetingi telah menunjukkan kemauan keras untuk membangun sendiri, tanggung jawab pemerintah dalam memastikan akses infrastruktur dasar yang memadai tetap tidak dapat diabaikan. Momentum ini diharapkan dapat menjadi titik balik bagi pemerintah Gayo Lues untuk memberikan perhatian lebih kepada pengembangan infrastruktur di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Kapolda Riau dan Plt Gubernur Ambil Race Pack, 15 Ribu Peserta Siap Ramaikan Bhayangkara Run 2026
Perkuat Kinerja UPT Pemasyarakatan Langkat, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Bintorwasdal di Lapas Narkotika Langkat
Dandim 0113/Gayo Lues dan Ketua Persit Hadiri Acara Lepas Sambut Kapolres Gayo Lues
Babinsa Koramil 05/Pining Tinjau Lahan Sawah dan Laksanakan Komsos Bersama Petani di Desa Lesten
RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA
Panen Raya Nasional Perkuat Ketahanan Pangan Gayo Lues
Persiapan Mubes Pemilihan Anggota MPD Gayo Lues Dimatangkan, Digelar 21–22 Juli 2026
Babinsa Koramil 06/Tripe Jaya Bersama Warga Cor Pondasi Percepat Pembangunan Jembatan Gantung

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:46 WIB

Kepala Cabang Bungkam, Publik Cemas: Isu Intimidasi dan Pelecehan di BSI Kutacane Belum Terjawab

Senin, 13 Juli 2026 - 19:31 WIB

SDS Terpadu Raudlatul Jannah menjadi contoh, baik di kabupaten gayo lues maupun di provinsi Aceh.

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:47 WIB

LSM KOREK Minta APIP Turun Tangan, Proyek Bronjong Ketambe Diduga Bermasalah

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:23 WIB

Ditetapkan sebagai DPO, Bagindo Romi Diburu Polres Aceh Tenggara, Publik Tunggu Penangkapan Nyata

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:02 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:00 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:56 WIB

55 Kepala Sekolah Dilantik, Akankah Pendidikan Aceh Tenggara Benar-Benar Berubah atau Sekadar Rotasi Jabatan?

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:12 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Berita Terbaru