Lumpuhnya Keadilan Saat Hukum Melacurkan Diri Demi Uang

RADAR NEWS

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:06 WIB

50283 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADAR NEWS. | Keadilan, yang seharusnya berdiri tegak sebagai benteng terakhir bagi rakyat kecil, kini kian tampak pincang. Penegakan hukum yang diharapkan menjadi panglima tertinggi justru dinilai telah melenceng dari Roh keadilan itu sendiri. Di tengah jeritan masyarakat yang mencari kepastian hukum, muncul kenyataan pahit: hukum seolah dapat ditawar, dipermainkan, bahkan “diperjualbelikan” oleh mereka mereka yang memiliki uang dan kekuasaan.

Fenomena ini bukan lagi bisik-bisik di sudut gelap jalan, melainkan menjadi rahasia umum. Kasus-kasus besar yang menyedot perhatian publik kerap berakhir tanpa kejelasan, sementara perkara kecil justru diproses cepat dan tegas. Ketimpangan ini menimbulkan kecurigaan serius bahwa hukum telah mencoba untuk turut melacurkan diri, meninggalkan idealisme demi lembaran rupiah. Sehingga Masyarakat pun telah dibuat muak. Rasa percaya terhadap aparatur penegak hukum terus tergerus. Ketika laporan warga bertahun-tahun tak kunjung menemui titik terang, sementara pihak tertentu dengan mudahnya “bersih-bersih” dari jeratan hukum, maka yang lumpuh bukan hanya proses hukum, tetapi juga harapan rakyat akan adanya penegakan hukum keadilan.

Radar News memandang kondisi ini sebagai alarm bahaya bagi masa depan negara hukum. Jika keadilan hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas, maka hukum kehilangan legitimasi moralnya. Negara berpotensi terjerumus pada krisis kepercayaan yang berkepanjangan, di mana masyarakat memilih apatis karena merasa hukum tak lagi berpihak pada kebenaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudah saatnya penegakan hukum dikembalikan pada rel yang semestinya: independen, berintegritas, dan bebas dari intervensi uang. Tanpa itu, keadilan hanya akan menjadi slogan kosong, sementara hukum terus terkapar, lumpuh di bawah bayang-bayang kepentingan dan transaksi gelap. Radar News akan terus berdiri di barisan publik, menyuarakan kebenaran, dan mengingatkan bahwa hukum bukan barang dagangan. Melainkan sebuah Keadilan dan adalah hak setiap warga negara untuk mendapatkannya. bukan privilese bagi mereka-mereka yang mampu membayar, terlebih dengan KONTAN atau TUNAI,,,,!!✍️

LAPORAN : TIM RADAR NEWS
FERNANDO. HUTAURUK

Berita Terkait

Membelah Bukit, TMMD Hadirkan ‘Merah Putih’ di Gunung Cut
Proyek Revitalisasi Sekolah di Sukabumi Disoal: SMP PGRI 2 Ciambar Diduga Gunakan Baja Bekas, Tak Sesuai RAB
Koperasi Merah Putih Libatkan Perangkat Desa dan Istri ASN, Masihkah Ini Milik Rakyat?
Tambang Ilegal di Hutan Unmul: Alarm Kegagalan Sistem, Saatnya Solusi Islam
Ketua IWO-I KBB: Media Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Junjung Etika dan Profesionalisme
Pemilihan Rektor IAIN Lhokseumawe, Ajang Adu Kuat Dukungan Parpol
Ketika Polisi Merangsek ke Ranah Sipil, Kemana Mahasiswa dan Pejuang Demokrasi
LPG Langka, Bagaimana Peran Negara Dalam Menjamin Distribusi?

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:53 WIB

Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Suryadi Djamil Desak Usut Tuntas dan Pertanyakan Spesifikasi Kapal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:50 WIB

Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:43 WIB

Adi Maros: Aceh Harus Menjadi Pusat Nilai Tambah dalam Pengelolaan Gas South Andaman

Senin, 1 Juni 2026 - 14:43 WIB

Ketua DPRA jangan Cengeng Respon Evaluasi APBA oleh KPK

Senin, 25 Mei 2026 - 02:39 WIB

Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:45 WIB

Partai Gelora Aceh Desak Percepatan Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana demi Pemulihan Masyarakat Pascabencana

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:56 WIB

Tolak Stigmatisasi TNI di Papua, Tokoh Aceh Ini Ingatkan Peran Humanis Aparat di Pedalaman

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:20 WIB

Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih

Berita Terbaru