Kontes Ayam Tangkas di Takalar Diklaim Bukan Judi, Tapi Ini Maksudnya

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Sabtu, 31 Mei 2025 - 22:47 WIB

50616 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – radarnewa.co.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Penggemar Ayam Indonesia (PPAI) Sulsel memastikan Kontes Ayam Tangkas yang akan digelar DPC PPAI Kabupaten Takalar pada tanggal 29 Juni 2025 mendatang, bebas dari praktik perjudian.

Kepala Bidang (Kabid) Humas DPD PPAI Sulsel, Sultan Arifuddin menegaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan Kontes Ayam Tangkas Non Judi. Dia juga memastikan tidak ada uang haram yang berputar dalam laga ayam tersebut.

“Kegiatan ini murni laga ayam. Tidak ada judi di dalam kegiatan ini. Kampanye nonjudi inilah yang paling penting, agar para peternak dan penggemar ayam tangkas memiliki wadah yang secara sah menurut hukum serta undang-undang yang berlaku di Indonesia,” tegasnya, Sabtu (31/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sultan mengungkapkan, kontes ayam tangkas ini bertujuan untuk melestarikan budaya tarung ayam peninggalan leluhur yang sangat identik dengan kultur Bugis, Makassar, Luwu, Mandar dan Toraja, yang mengangkat kearifan lokal tanpa ada satu pun unsur judi didalamnya.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan ini juga untuk mempererat hubungan antar penghobi, peternak dan pecinta ayam tangkas di seluruh Indonesia.

“Kontes ayam tangkas nonjudi yang pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Takalar ini sejatinya untuk memperkenalkan Kabupaten Takalar. Baik dari segi budaya, kuliner dan pariwisatanya. Yang pastinya akan menggerakkan roda perekonomian Takalar, mengingat peserta datang dari berbagai penjuru nusantara,” katanya.

Sultan juga menjelaskan, hadirnya kontes ini bertujuan untuk merubah stigma masyarakat selama ini tentang tarung ayam yang selalu ke arah judi. Olehnya itu, PPAI hadir dan wajib memberikan pemahaman dan edukasi bahwa tidak semua hobi ayam itu adalah judi.

“Disini kita ubah citra masyarakat. Kita buat satu versi yang memang untuk menyalurkan hobi, jadi kita adakan kontes ayam tangkas yang bukan judi. “Sesuai dengan SK Kemenkumham NOMOR AHU-006171 AH.01.07.TAHUN 2019 Tentang pengesahan badan hukum perkumpulan penggemar ayam Indonesia,” jelasnya.

Sultan menambahkan, kontes ayam tangkas ini seperti kegiatan olahraga tinju. Semakin tangkas ayam, maka semakin diminati dan tinggi nilai jualnya. Dengan adanya wadah untuk menyalurkan ketangkasan ayam kontes maka membuka potensi meningkatkan pendapatan dari hasil peternakan.

Di dalam kontes nantinya, kata Sultan, ayam yang terdaftar akan di timbang bobotnya, taji atau jalunya akan di bungkus (memakai sarung tinju pelindung), kemudian akan bertanding sesuai bobot dan kelasnya. Jumlah pukulan dihitung dan dilakukan penilaian oleh juri. Ada batasan waktu, jika ayam tidak sanggup, pertandingan dihentikan. Bukan sampai mati seperti sabung ayam ilegal.

“Melihat besarnya atensi dan animo penghobi ayan nusantara, kami sangat berharap dukungan penuh dari pemerintah dan instansi terkait untuk terlaksana dan suksesnya kegiatan Kontes Ayam Tangkas Non Judi di Kabupaten Takalar,” harapnya.(*)

Berita Terkait

400+ KK dari 8 Desa Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Lampung, YLBHI-LBH Bandar Lampung Desak Penegakan Hukum Menyentuh Aktor Intelektua
Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa
DEDIKASI SEORANG CUT MUTIA GURU SMAN 1 TERANGUN DALAM PERJUANGAN MENUJU SEKOLAH
Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026
SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Kasus Pemalsuan Tanda Tangan: Jejak AJB Bermasalah dan Dugaan Penguasaan Lahan Warga Lae Saga, Penyidik Diuji
Koperasi Merah Putih Tak Sekadar Dibangun, Keberlanjutan Jadi Tantangan Utama
Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Babinsa 08/Blangpegayon pererat tali silaturahmi Komsos dengan Warga binaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Tingkatkan Aksesibilitas Pedalaman, Babinsa Koramil 09/Putri Betung Bersama Warga Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Awal Pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 013/ Gayo Lues Fokus pada Sasaran Fisik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Pembangunan jembatan Perintis di Desa Lukub Baru hampir selesai

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Jalin Komunikasi dengan Kepala Sekolah dan Guru, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Berkunjung Ke SDN Di Wilayah Binaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Jalin Komunikasi dengan Kepala Sekolah dan Guru, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Berkunjung Ke SDN Di Wilayah Binaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Babinsa Dampingi Warga Daftar Bantuan Lewat Aplikasi Perlinsos

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Menciptakan Hubungan Baik Dengan Warga didesa binaan Babinsa Komsos dengan Tokoh Pemuda

Berita Terbaru