Ketika Ketamakan Menguasai Amanah, Rakyat Menjadi Korban

RADAR NEWS

- Redaksi

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:07 WIB

50244 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idul Adha adalah momentum penyucian hati dan pengingat bahwa hidup bukan hanya tentang kepentingan pribadi. Namun realitas hari ini menunjukkan, masih banyak pihak yang justru mempertuhankan jabatan, kekuasaan, dan harta, sementara jeritan rakyat kecil seolah tidak lagi terdengar.

Di balik megahnya gedung pemerintahan, proyek pembangunan, hingga janji kesejahteraan yang terus dipertontonkan, masih tersimpan luka masyarakat yang selama ini menjadi korban kerakusan manusia. Dana rakyat yang seharusnya digunakan untuk membangun jalan, pendidikan, kesehatan, dan membantu masyarakat miskin, diduga justru mengalir demi memperkaya segelintir oknum yang haus kekuasaan.

Korupsi bukan lagi sekadar pelanggaran hukum. Korupsi adalah pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Lebih dari itu, korupsi adalah bentuk ketamakan yang perlahan membunuh masa depan anak bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat perbuatan tamak tersebut, banyak masyarakat hidup dalam kesulitan. Infrastruktur rusak, pendidikan tertinggal, lapangan kerja sempit, sementara sebagian pejabat hidup mewah di atas penderitaan rakyat yang setiap hari berjuang demi sesuap nasi.

Kitab suci telah lama memperingatkan manusia agar tidak diperbudak oleh kerakusan dunia.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil.”

(QS. Al-Baqarah: 188)

Ayat ini menjadi peringatan keras bahwa mengambil hak rakyat, memakan uang negara, dan menyalahgunakan amanah merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan di sisi Tuhan.

Sementara dalam Injil juga ditegaskan:

“Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya?”

(Markus 8:36)

Pesan ini mengandung makna mendalam bahwa kekayaan, jabatan, dan kemewahan tidak akan pernah mampu menyelamatkan manusia apabila diperoleh dengan cara yang zalim dan mengorbankan kepentingan banyak orang.

RADARNEWS menilai, bangsa ini tidak kekurangan orang pintar, tetapi masih kekurangan hati nurani. Banyak yang berlomba mengejar kekuasaan, namun lupa bahwa setiap jabatan akan dimintai pertanggungjawaban, bukan hanya di hadapan hukum, tetapi juga di hadapan Tuhan.

Idul Adha mengajarkan arti pengorbanan yang sesungguhnya  rela menahan hawa nafsu, mengendalikan keserakahan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan kelompok.

Sudah saatnya para pemegang amanah membuka mata dan hati. Negeri ini tidak membutuhkan pemimpin yang pandai berbicara namun rakus dalam tindakan. Negeri ini membutuhkan kejujuran, kepedulian, dan keberanian untuk berpihak kepada rakyat kecil.

Karena sejatinya, kehancuran sebuah bangsa bukan dimulai dari kemiskinan, melainkan dari hilangnya rasa malu, hilangnya kejujuran, dan matinya hati nurani para pemegang kekuasaan.

“Mari berKorban untuk kebaikan bersama, karena ketamakan itu hanya akan menghancurkan kelak diAkhirat .”

Selamat Hari Raya Idul Adha,,,!!✍️  🙏

 

RADARNEWS

Terdepan • Terpercaya • Terkini

FERNANDO. H

Berita Terkait

13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes
35 Calon Berebut 13 Kursi Anggota Majelis Pendidikan Daerah Gayo Lues Periode 2026-2031**
Jejak Pengabdian AKBP Yulhendri di Aceh Tenggara: Ketegasan, Humanisme, dan Sinergi yang Patut Dikenang
Kepala Cabang Bungkam, Publik Cemas: Isu Intimidasi dan Pelecehan di BSI Kutacane Belum Terjawab
Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi
SDS Terpadu Raudlatul Jannah menjadi contoh, baik di kabupaten gayo lues maupun di provinsi Aceh.
LSM KOREK Minta APIP Turun Tangan, Proyek Bronjong Ketambe Diduga Bermasalah
Ditetapkan sebagai DPO, Bagindo Romi Diburu Polres Aceh Tenggara, Publik Tunggu Penangkapan Nyata

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Babinsa Koramil 07/Blangjerango Hadiri Rapat Koordinasi bersama perangkat Desa

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Jaga Hubungan Baik dengan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/Pining Laksanakan Komsos di Desa Lesten

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Percepan progres pembangunan Babinsa Koramil 06/Tripe Jaya Bantu Rampungkan Jembatan Perintis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Pekarangan Produktif Didorong Jadi Penopang Ketahanan Pangan, AIPDA Awanadi Edukasi Warga Kelurahan Sei Sedapat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:51 WIB

Kodim 0113/Gayo Lues Resmi Tutup Karya Bhakti TNI 2026, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:16 WIB

Babinsa selalu hadir pada pembuatan pondasi jembatan gantung di desa Binaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:05 WIB

Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Bersama Personil Yon TP 855 Merangkai Besi Percepat Pembangunan Jembatan Gantung

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:36 WIB

Ahli Dr. Eva Syahfitri Nasution,SH,MH Berpendapat Kasus Terjadinya Kematian di THM Bravo Bukan Kasus Pembunuhan Berencana

Berita Terbaru