Ketika Ketamakan Menguasai Amanah, Rakyat Menjadi Korban

RADAR NEWS

- Redaksi

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:07 WIB

50261 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idul Adha adalah momentum penyucian hati dan pengingat bahwa hidup bukan hanya tentang kepentingan pribadi. Namun realitas hari ini menunjukkan, masih banyak pihak yang justru mempertuhankan jabatan, kekuasaan, dan harta, sementara jeritan rakyat kecil seolah tidak lagi terdengar.

Di balik megahnya gedung pemerintahan, proyek pembangunan, hingga janji kesejahteraan yang terus dipertontonkan, masih tersimpan luka masyarakat yang selama ini menjadi korban kerakusan manusia. Dana rakyat yang seharusnya digunakan untuk membangun jalan, pendidikan, kesehatan, dan membantu masyarakat miskin, diduga justru mengalir demi memperkaya segelintir oknum yang haus kekuasaan.

Korupsi bukan lagi sekadar pelanggaran hukum. Korupsi adalah pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Lebih dari itu, korupsi adalah bentuk ketamakan yang perlahan membunuh masa depan anak bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat perbuatan tamak tersebut, banyak masyarakat hidup dalam kesulitan. Infrastruktur rusak, pendidikan tertinggal, lapangan kerja sempit, sementara sebagian pejabat hidup mewah di atas penderitaan rakyat yang setiap hari berjuang demi sesuap nasi.

Kitab suci telah lama memperingatkan manusia agar tidak diperbudak oleh kerakusan dunia.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil.”

(QS. Al-Baqarah: 188)

Ayat ini menjadi peringatan keras bahwa mengambil hak rakyat, memakan uang negara, dan menyalahgunakan amanah merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan di sisi Tuhan.

Sementara dalam Injil juga ditegaskan:

“Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya?”

(Markus 8:36)

Pesan ini mengandung makna mendalam bahwa kekayaan, jabatan, dan kemewahan tidak akan pernah mampu menyelamatkan manusia apabila diperoleh dengan cara yang zalim dan mengorbankan kepentingan banyak orang.

RADARNEWS menilai, bangsa ini tidak kekurangan orang pintar, tetapi masih kekurangan hati nurani. Banyak yang berlomba mengejar kekuasaan, namun lupa bahwa setiap jabatan akan dimintai pertanggungjawaban, bukan hanya di hadapan hukum, tetapi juga di hadapan Tuhan.

Idul Adha mengajarkan arti pengorbanan yang sesungguhnya  rela menahan hawa nafsu, mengendalikan keserakahan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan kelompok.

Sudah saatnya para pemegang amanah membuka mata dan hati. Negeri ini tidak membutuhkan pemimpin yang pandai berbicara namun rakus dalam tindakan. Negeri ini membutuhkan kejujuran, kepedulian, dan keberanian untuk berpihak kepada rakyat kecil.

Karena sejatinya, kehancuran sebuah bangsa bukan dimulai dari kemiskinan, melainkan dari hilangnya rasa malu, hilangnya kejujuran, dan matinya hati nurani para pemegang kekuasaan.

“Mari berKorban untuk kebaikan bersama, karena ketamakan itu hanya akan menghancurkan kelak diAkhirat .”

Selamat Hari Raya Idul Adha,,,!!✍️  🙏

 

RADARNEWS

Terdepan • Terpercaya • Terkini

FERNANDO. H

Berita Terkait

Atap Bocor, Ruang Kelas MTsN 2 Aceh Tenggara Butuh Perhatian Pemerintah
Perdagangan Manusia Kejahatan Luar Biasa, HTW Serukan Penegakan Hukum Tegas dan Perlindungan bagi Korban
13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes
35 Calon Berebut 13 Kursi Anggota Majelis Pendidikan Daerah Gayo Lues Periode 2026-2031**
Jejak Pengabdian AKBP Yulhendri di Aceh Tenggara: Ketegasan, Humanisme, dan Sinergi yang Patut Dikenang
Kepala Cabang Bungkam, Publik Cemas: Isu Intimidasi dan Pelecehan di BSI Kutacane Belum Terjawab
Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi
SDS Terpadu Raudlatul Jannah menjadi contoh, baik di kabupaten gayo lues maupun di provinsi Aceh.

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:11 WIB

Kunker Maraton Sehari, Kapolres Simalungun Sambangi Tiga Polsek Tegaskan Soliditas TNI-Polri-Pemerintah

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:21 WIB

Peduli Korban Bencana, Kapolres Simalungun Serahkan Bantuan Kemanusiaan bagi 161 Rumah Warga Terdampak Angin Puting Beliung

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:17 WIB

Tidak Kenal Lelah, Personel Polsek Bosar Maligas Bantu Korban Bencana Alam

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:25 WIB

Dedikasi Tanpa Batas, Kanit Tipiter Polres Simalungun Diganjar Penghargaan Ungkap Perdagangan Satwa Dilindungi

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:52 WIB

Haru Biru Di Aula Polres Simalungun: Kapolres Peluk Hangat Para Lansia dan Sapa Anak Yatim Piatu di HUT Bhayangkara Ke-80

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:34 WIB

Wujud Kepedulian Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Simalungun Bantu Aktifkan BPJS Warga yang Sakit

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:59 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Simalungun Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial untuk 200 Warga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:03 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Simalungun Anjangsana ke Personel Sakit dan Panti Asuhan: “Polri Semakin Dicintai Masyarakat”

Berita Terbaru