Ketika Ketamakan Menguasai Amanah, Rakyat Menjadi Korban

RADAR NEWS

- Redaksi

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:07 WIB

50180 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idul Adha adalah momentum penyucian hati dan pengingat bahwa hidup bukan hanya tentang kepentingan pribadi. Namun realitas hari ini menunjukkan, masih banyak pihak yang justru mempertuhankan jabatan, kekuasaan, dan harta, sementara jeritan rakyat kecil seolah tidak lagi terdengar.

Di balik megahnya gedung pemerintahan, proyek pembangunan, hingga janji kesejahteraan yang terus dipertontonkan, masih tersimpan luka masyarakat yang selama ini menjadi korban kerakusan manusia. Dana rakyat yang seharusnya digunakan untuk membangun jalan, pendidikan, kesehatan, dan membantu masyarakat miskin, diduga justru mengalir demi memperkaya segelintir oknum yang haus kekuasaan.

Korupsi bukan lagi sekadar pelanggaran hukum. Korupsi adalah pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Lebih dari itu, korupsi adalah bentuk ketamakan yang perlahan membunuh masa depan anak bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat perbuatan tamak tersebut, banyak masyarakat hidup dalam kesulitan. Infrastruktur rusak, pendidikan tertinggal, lapangan kerja sempit, sementara sebagian pejabat hidup mewah di atas penderitaan rakyat yang setiap hari berjuang demi sesuap nasi.

Kitab suci telah lama memperingatkan manusia agar tidak diperbudak oleh kerakusan dunia.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil.”

(QS. Al-Baqarah: 188)

Ayat ini menjadi peringatan keras bahwa mengambil hak rakyat, memakan uang negara, dan menyalahgunakan amanah merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan di sisi Tuhan.

Sementara dalam Injil juga ditegaskan:

“Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya?”

(Markus 8:36)

Pesan ini mengandung makna mendalam bahwa kekayaan, jabatan, dan kemewahan tidak akan pernah mampu menyelamatkan manusia apabila diperoleh dengan cara yang zalim dan mengorbankan kepentingan banyak orang.

RADARNEWS menilai, bangsa ini tidak kekurangan orang pintar, tetapi masih kekurangan hati nurani. Banyak yang berlomba mengejar kekuasaan, namun lupa bahwa setiap jabatan akan dimintai pertanggungjawaban, bukan hanya di hadapan hukum, tetapi juga di hadapan Tuhan.

Idul Adha mengajarkan arti pengorbanan yang sesungguhnya  rela menahan hawa nafsu, mengendalikan keserakahan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan kelompok.

Sudah saatnya para pemegang amanah membuka mata dan hati. Negeri ini tidak membutuhkan pemimpin yang pandai berbicara namun rakus dalam tindakan. Negeri ini membutuhkan kejujuran, kepedulian, dan keberanian untuk berpihak kepada rakyat kecil.

Karena sejatinya, kehancuran sebuah bangsa bukan dimulai dari kemiskinan, melainkan dari hilangnya rasa malu, hilangnya kejujuran, dan matinya hati nurani para pemegang kekuasaan.

“Mari berKorban untuk kebaikan bersama, karena ketamakan itu hanya akan menghancurkan kelak diAkhirat .”

Selamat Hari Raya Idul Adha,,,!!✍️  🙏

 

RADARNEWS

Terdepan • Terpercaya • Terkini

FERNANDO. H

Berita Terkait

Empat Tahun Menanti Kepastian Hukum, Pelapor Pertanyakan Keseriusan Penanganan Kasus DPO Penipuan dan Penggelapan
Ucapan Terima Kasih Keluarga Besar Joyce Christine Br. Hutauruk
Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Menjahit Senyum, Menumbuhkan Harapan: Bakti Kesehatan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis Warnai HUT Aceh Tenggara ke-52 dan Hari Bhayangkara ke-80
Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe
Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan
Panggung Tuduhan Aset Desa Berubah Arah, Pelapor Kini Ditantang Buka Semua Fakta yang Dimiliki

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:32 WIB

Penuh Kreasi dan Tangis Haru, 16 & 13 MTs-MA Cahaya Harapan Dilepas Tahun 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:12 WIB

Langkah Perdana Plt Lapas Narkotika Langkat Yan Patmos Kordinasi dan Silaturahmi dengan BNNK Langkat Perkuat Sinergi P4GN

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:21 WIB

Momen Bersejarah Luar Biasa, Pelantikan Pengurus DPD IPK dan PAC se-Kabupaten Karo Dihadiri Seluruh Forkopimda dan Ribuan Massal

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:19 WIB

Anjangsana dengan perangkat desa, Babinsa 06/Tripe jaya pererat tali silaturahmi Bersama Perangkat Desa

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:45 WIB

BM3 Perkuat Pemulihan Desa Tetingi lewat Tanam Raya, Bantuan Jetor, dan Lumbung Desa Berbasis Syariah

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:40 WIB

Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:56 WIB

Komsos,Cara Babinsa Untuk Menjalin Silaturahmi Dengan Warga Binaan

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:36 WIB

Anjangsana dengan perangkat desa, Babinsa 08/Blangpegayon pererat tali silaturahmi

Berita Terbaru