Pedagang Pasar Lengkese Desak Kepala Desa, Tolak Keras Pembangunan Koperasi Merah Putih di Area Pasar

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:56 WIB

50296 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – Kriminal24.com | Rencana pembangunan Koperasi Merah Putih di kawasan Pasar Lengkese memicu gelombang penolakan luas dari para pedagang. Mereka secara terbuka mendesak Kepala Desa Lengkese agar segera menghentikan rencana tersebut dan tidak memaksakan pembangunan yang dinilai mengancam keberlangsungan usaha pedagang kecil.

 

Pedagang menilai pembangunan koperasi di dalam area pasar merupakan keputusan sepihak yang tidak melalui musyawarah terbuka. Akibatnya, ruang usaha pedagang terancam menyempit dan aktivitas jual beli dikhawatirkan terganggu. “Pasar ini sudah hidup. Kalau dipaksakan, pedagang kecil yang akan jadi korban,” ujar salah satu pedagang dengan nada kecewa,Jum’at (16/1/2026)-

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Lebih lanjut, para pedagang mempertanyakan komitmen Kepala Desa Lengkese dalam melindungi kepentingan warganya. Mereka menegaskan masih banyak lahan negara di wilayah desa yang selama ini tidak difungsikan secara aktif dan tidak menghasilkan, sehingga lebih tepat dijadikan lokasi pembangunan koperasi tanpa harus mengorbankan pasar rakyat.

 

Penolakan ini bukan tanpa alasan. Para pedagang menilai pembangunan Koperasi Merah Putih di area pasar berpotensi memicu konflik horizontal dan ketegangan sosial. Mereka mengingatkan agar pemerintah desa tidak mengambil kebijakan yang justru mencederai semangat ekonomi kerakyatan yang seharusnya dijaga bersama.

 

Pedagang Pasar Lengkese secara tegas memberi peringatan kepada Kepala Desa Lengkese agar segera membuka ruang dialog dan mengevaluasi kembali rencana pembangunan tersebut. Jika aspirasi mereka terus diabaikan, para pedagang menyatakan siap melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk perlawanan demi mempertahankan hak dan ruang hidup ekonomi mereka.

 

(Nakku JAGUAR)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ringkus Dua Pelaku Penyalahgunaan Sabu, Pemasok Masih Diburu
Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues: Tingkatkan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 19 Paket Narkotika Seberat 4,34 Gram
BSI Blangkejeren Perluas Layanan Keuangan Syariah untuk Masyarakat, UMKM dan Petani Kopi di Gayo Lues
Jembatan Aih Bobo Rusak Parah, Polres Gayo Lues Fokus Jaga Keselamatan Warga
Brimob Polda Aceh, Tangguh Dan Tulus Mengayomi Masyarakat Gayo Lues
Luapan Sungai Putus Akses Kampung Tetingi, Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Sambil Menanti Perhatian Pemerintah
Konferensi PGRI Cabang Pining Hasilkan Pengurus Baru dan Sejumlah Program Kerja

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:12 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:36 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:33 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Menembak di Aceh Tenggara Pererat Sinergi TNI-Polri, Forkopimda, dan Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:13 WIB

Peredaran Sabu di Kecamatan Semadam Digagalkan, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Tangkap Dua Pelaku dalam Operasi Berantai

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:14 WIB

Senyum Anak Yatim Menghiasi Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Penuh Kasih

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:26 WIB

Kapolres Agara Lepas Karnaval Budaya, Warna-Warni Tradisi Semarakkan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:10 WIB

SMA Negeri 1 Kutacane Terus Berinovasi Cetak Generasi Unggul dari Tanoh Alas

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:56 WIB

Dana Miliaran Digelontorkan, Namun 70 Persen Penghuni Lapas Kutacane Terjerat Narkoba, Ada Apa dengan Penanganan Narkoba di Aceh Tenggara?

Berita Terbaru