Pedagang Pasar Lengkese Desak Kepala Desa, Tolak Keras Pembangunan Koperasi Merah Putih di Area Pasar

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:56 WIB

50234 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – Kriminal24.com | Rencana pembangunan Koperasi Merah Putih di kawasan Pasar Lengkese memicu gelombang penolakan luas dari para pedagang. Mereka secara terbuka mendesak Kepala Desa Lengkese agar segera menghentikan rencana tersebut dan tidak memaksakan pembangunan yang dinilai mengancam keberlangsungan usaha pedagang kecil.

 

Pedagang menilai pembangunan koperasi di dalam area pasar merupakan keputusan sepihak yang tidak melalui musyawarah terbuka. Akibatnya, ruang usaha pedagang terancam menyempit dan aktivitas jual beli dikhawatirkan terganggu. “Pasar ini sudah hidup. Kalau dipaksakan, pedagang kecil yang akan jadi korban,” ujar salah satu pedagang dengan nada kecewa,Jum’at (16/1/2026)-

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Lebih lanjut, para pedagang mempertanyakan komitmen Kepala Desa Lengkese dalam melindungi kepentingan warganya. Mereka menegaskan masih banyak lahan negara di wilayah desa yang selama ini tidak difungsikan secara aktif dan tidak menghasilkan, sehingga lebih tepat dijadikan lokasi pembangunan koperasi tanpa harus mengorbankan pasar rakyat.

 

Penolakan ini bukan tanpa alasan. Para pedagang menilai pembangunan Koperasi Merah Putih di area pasar berpotensi memicu konflik horizontal dan ketegangan sosial. Mereka mengingatkan agar pemerintah desa tidak mengambil kebijakan yang justru mencederai semangat ekonomi kerakyatan yang seharusnya dijaga bersama.

 

Pedagang Pasar Lengkese secara tegas memberi peringatan kepada Kepala Desa Lengkese agar segera membuka ruang dialog dan mengevaluasi kembali rencana pembangunan tersebut. Jika aspirasi mereka terus diabaikan, para pedagang menyatakan siap melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk perlawanan demi mempertahankan hak dan ruang hidup ekonomi mereka.

 

(Nakku JAGUAR)

Berita Terkait

Salid, S.Pd., M.M., Siap Mengerahkan Potensi PGRI Gayo Lues demi Mewujudkan Indonesia Maju
**Kemandirian Ekonomi Pesantren Nur Syamsuddin Lewat pengolahan Optimalisasi Kopi Gayo Lues**
Pondok Pesantren Askaril Ikhlas Gayo Lues Buka Pendaftaran Santri Baru Tahun Pelajaran 2026/2027
Mengintegrasikan Ilmu Agama dan Umum, SMP IT Al-Madani Gayo Lues (Terangun) Buka Pendaftaran Santri Baru
Pengabdian Leting ZLD Polres Gayo Lues: Dua Dekade Kesetiaan Menjaga Gayo Lues
Sungai Meluap Setiap Hujan, Aktivitas Belajar di SMA Negeri 1 Pining Terancam
**Kondisi SMA Negeri 1 Pining di Gayo Lues Rusak Berat Pasca Banjir November 2025, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tekankan Perlunya Pembenahan Menyeluruh**
Rabusin Menegaskan Fakta Hukum Harus Menjadi Dasar Putusan di Pengadilan Negeri Blangkejeren

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:21 WIB

Bhabinkamtibmas Rantau Bayur Gerakkan Masyarakat Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 29 April 2026 - 15:08 WIB

Polres Banyuasin Gelar FGD Transformasi Kepemimpinan Polri di Era Digital, Sespim Lemdiklat RI Jadi Narasumber

Rabu, 29 April 2026 - 15:04 WIB

POLSEK BETUNG GELAR PATROLI PRESISI CIPTA KONDISI, AMANKAN WILKUM DARI ANCAMAN 3C

Selasa, 28 April 2026 - 19:12 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Ilir Gerakkan Masyarakat Dukung Swasembada Pangan Nasional

Selasa, 28 April 2026 - 15:19 WIB

Patroli Jalan Kaki Sat Samapta Polres Banyuasin Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Selasa, 28 April 2026 - 15:16 WIB

Catut Kesempatan Saat Memberi Makan, Pria di Banyuasin Diduga Curi Burung Lovebird dan Conure Senilai Rp17 Juta

Senin, 27 April 2026 - 20:31 WIB

Bhabinkamtibmas Rantau Bayur Gerakkan Masyarakat Dukung Swasembada Pangan Nasional

Senin, 27 April 2026 - 17:28 WIB

Latihan Negosiator dan Pasukan Dalmas Polres Banyuasin, Siap Hadapi Aksi Massa dan Antisipasi Demo Hari Buruh

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Jalan Baru untuk Petani, TMMD Abdya Kejar Target di Gunung Cut

Rabu, 29 Apr 2026 - 19:29 WIB