Festival Ceria Anak Bangsa di TK Negeri 2 Blangkejeren Jadi Ruang Edukasi, Seni, dan Kebersamaan Anak-Anak

RADAR NEWS

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:25 WIB

5050 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Suasana penuh keceriaan dan antusias begitu terasa di halaman TK Negeri 2 Blangkejeren, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Sabtu, 23 Mei 2026. Pagi itu, seluruh siswa, guru, dan sejumlah orang tua mengikuti rangkaian kegiatan bertajuk “Festival Ceria Anak Bangsa”, sebuah agenda tahunan yang digagas oleh pihak sekolah untuk memberikan ruang ekspresi bagi anak-anak usia dini.

Kepala TK Negeri 2 Blangkejeren, Sarlinda, S.Pd.Gr., menjelaskan latar belakang penyelenggaraan kegiatan ini tidak hanya sekadar menghadirkan hiburan, namun juga sebagai upaya menanamkan pemahaman tentang pentingnya kreativitas dan kebahagiaan dalam proses pendidikan. Pihak sekolah berharap melalui festival ini, anak-anak tidak hanya mengenal konsep festival sebagai perayaan, melainkan juga memahami makna di balik kolaborasi, seni, dan kebersamaan. “Kami sangat berharap siswa-siswi memahami apa itu festival. Apalagi beberapa bulan lagi, anak-anak kami akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Maka, melalui forum ini, mereka belajar nilai-nilai penting sejak dini,” kata Sarlinda.

Acara berlangsung tertib sejak pagi, sebelum memasuki lapangan Pancasila, seluruh siswa didampingi guru dan orang tua agar tetap terjaga keamanannya. Ragam hiburan dan pertunjukan mengisi kegiatan, mulai dari persembahan tari Saman, Bines, hingga peragaan busana muslim anak. Para peserta tampak antusias, menampilkan bakat seni dan kreativitas yang dikemas dengan nuansa edukatif. Selain itu, festival juga menjadi ajang mengenalkan beragam permainan tradisional, serta menumbuhkan rasa percaya diri setiap siswa melalui unjuk penampilan di depan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dewan guru mengapresiasi semangat para siswa yang dinilai mampu menyerap nilai kebersamaan, sportivitas, dan keberanian untuk tampil. Guru-guru meyakini, festival semacam ini merupakan investasi yang akan berdampak positif pada peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh. “Kami berharap Festival Ceria ini dapat terus berlangsung setiap tahun. Anak yang sehat dan ceria akan lebih semangat belajar, baik di sekolah maupun di rumah. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pun diyakini bisa meningkat jika dimulai dengan kebahagiaan siswa sejak dini,” ujar salah seorang guru.

Dukungan pun datang dari aktivis sosial setempat, Khandar Usman, yang ikut memantau jalannya acara. Ia menilai, kegiatan literasi dan festival anak seperti ini sangat penting untuk mengasah perkembangan otak, cara pikir, dan daya ingat anak-anak usia dini. “Festival ini adalah langkah baik dalam melatih literasi dan kreativitas. Anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, namun juga belajar dari pengalaman nyata yang akan membekas pada ingatan mereka,” jelasnya.

Seluruh rangkaian acara Festival Ceria Anak Bangsa di TK Negeri 2 Blangkejeren diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi sekolah lain khususnya di kawasan Gayo Lues, untuk menerapkan pendekatan serupa demi memperkuat karakter anak sejak dini. Pihak sekolah pun membuka pintu bagi siapa saja orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya ke TK Negeri 2 Blangkejeren. Informasi pendaftaran dan persyaratan bisa diperoleh langsung di sekolah pada jam kerja. Melalui kegiatan seperti ini, upaya membangun generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia diyakini akan lebih mudah terwujud di masa mendatang. (*)

Berita Terkait

Babinsa Koramil 06/Tripe Jaya Bersama Masyarakat Bantu Petugas PLN Pasang Kabel Listrik
Aktivitas Ilegal PT Hopson Tak Pernah Benar-Benar Berhenti, Di Mana Ketegasan Aparat Lingkungan?
Negara Seolah Lumpuh, PT Hopson Kembali Operasi Saat Status Masih Dibekukan Pemerintah Aceh
Masjid Suhada Desa Rikit Terendam Banjir Tahunan hingga ketinggian 1 mtr, Warga memohon Pemkab Aceh Tenggara Segera Bangun Solusi Permanen
Krisis Kepercayaan terhadap Pengawasan Lingkungan Menguat, PLT KPPH VIII Gayo Lues Diminta Bertanggung Jawab
Asap Cerobong PT Hopson Kembali Mengepul Saat Malam, Dugaan Pembangkangan Hukum Lingkungan di Gayo Lues Kian Terbuka
Pembangkangan PT Rosin Dinilai Menginjak Keputusan Pemerintah dan Menguji Wibawa Negara di Aceh
Pasca Pembekuan oleh Pemerintah Aceh, Aktivitas PT Rosin Diduga Masih Jalan, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:25 WIB

Polsek Muara Padang Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Kuartal II, Dukung Swasembada Pangan di Banyuasin

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WIB

Sukseskan Blue Light Patrol, Sat Lantas Polres Banyuasin Pastikan Arus Lalin Ramai Lancar Tanpa Kendaraan Kredit

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:28 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Ilir Bergerak Aktif Dukung Swasembada Pangan Nasional di Desa Sidomulyo

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:51 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Banyuasin III Gerakkan Masyarakat Desa Langkan Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:09 WIB

Polres Banyuasin Gelar Pelatihan Fungsi Teknis SDM, Tingkatkan Kompetensi Konseling dan Penguasaan Aplikasi SIPK Online

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:07 WIB

Patroli Jalan Kaki Sat Samapta Polres Banyuasin Berlangsung Aman dan Kondusif, Antisipasi Gangguan 3C

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:03 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Ilir Gerakkan Masyarakat Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Senin, 18 Mei 2026 - 18:38 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Muara Telang Gerakkan Masyarakat Dukung Swasembada Pangan Nasional

Berita Terbaru