Pemerintah Kabupaten Takalar Luncurkan perisai,Jaminan sosial ketenagakerjaan sampai ke desa

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:30 WIB

50520 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR – Radrnews,co,id | Pemerintah Kabupaten Takalar untuk pertama kalinya menggulirkan pembentukan Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI) hingga menjangkau kecamatan, kelurahan, dan desa. Langkah ini menandai keseriusan Pemkab Takalar memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan di sektor informal.15 januari 2026

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Pembentukan PERISAI yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis, (15/01/2026). Rapat itu menjadi tonggak awal penguatan pelaksanaan program strategis nasional jaminan sosial ketenagakerjaan di daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye membuka langsung kegiatan itu. Ia menegaskan bahwa PERISAI bukan sekadar program administratif, melainkan wujud tanggung jawab pemerintah dalam menghadirkan perlindungan nyata bagi masyarakat.

“Ini adalah program strategis nasional. Tidak boleh berhenti di tingkat kabupaten, tapi harus benar-benar berjalan sampai ke desa,” kata Daeng Manye di hadapan para camat dan kepala desa.

Menurut Bupati, sasaran utama PERISAI adalah pekerja rentan seperti petani, nelayan, dan masyarakat yang menggantungkan hidup di sektor informal. Melalui skema jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS, negara hadir memberikan rasa aman ketika risiko kerja terjadi.

“Kita ingin masyarakat kita, kalau terjadi kecelakaan kerja atau meninggal dunia, ada santunan yang diberikan oleh pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya. Ia menambahkan, perlindungan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara bagi masyarakat kecil.

Daeng Manye menempatkan camat dan kepala desa sebagai ujung tombak pelaksanaan PERISAI. Aparatur wilayah dinilai paling memahami kondisi masyarakat sekaligus memiliki peran strategis menjangkau pekerja rentan di akar rumput. Ia juga menegaskan bahwa dana desa dapat dimanfaatkan untuk mendukung program ini sesuai ketentuan yang berlaku.

“Gunakan dana desa yang ada, karena sudah ada aturannya,” kata dia.

Bupati berharap rapat koordinasi ini tidak berhenti pada tataran konsep. Ia menargetkan adanya perubahan signifikan dalam perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Takalar setelah pembentukan PERISAI.

“Saya berharap sepulang dari sini, sudah ada gambaran dan rencana aksi nyata di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar, Afandi, menegaskan kesiapan lembaganya mendukung penuh Pemkab Takalar. Kehadiran BPJS, kata dia, merupakan tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya terkait peningkatan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“BPJS Ketenagakerjaan hadir bukan hanya sebagai lembaga pemberi santunan, tetapi sebagai instrumen negara untuk mencegah munculnya kemiskinan baru,” ujar Afandi. Ia memastikan BPJS siap memberikan pendampingan teknis hingga tingkat desa, mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan program.

Rapat koordinasi ini dihadiri Sekretaris Daerah Takalar, jajaran organisasi perangkat daerah, para camat, kepala desa, lurah, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan. Pemkab Takalar berharap, melalui pembentukan PERISAI, perlindungan sosial ketenagakerjaan dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh masyarakat Takalar.
( DT )

Berita Terkait

Brigjen Guslin Bersama Kemendagri dan Pemkab Gayo Lues Pantau Normalisasi Sungai Aih Bobo, Upaya Tekan Risiko Luapan Air Diperkuat
Pemerintah Pusat dan Pemkab Gayo Lues Perkuat Sinergi, 16 Alat Berat Disiapkan untuk Percepatan Penanganan Pascabanjir
Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK
ust Julianto pane. Polisi Inovatif, Mendirikan Pesantren Ruhul ‘Azam
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja
Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues
Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Wakapolres dan Sejumlah PJU
Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Bantu Petani Rontokkan Padi Di Desa Binaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:27 WIB

​TNI dan Warga Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Gayo Lues

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:21 WIB

PERKUAT PEMBANGUNAN JEMBATAN TONGRA 2, PERSONEL YONIF TP 855/RD BERSAMA BABINSA KORAMIL 01/TERANGUN KODIM 0113/GL GOTONG ROYONG ANGKUT BESI PLIYON

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Respons Cepat Isu Koperasi KMGR, Ketua DPRD Karo Janjikan Penjadwalan RDP Melalui Mekanisme Bamus

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Apresiasi untuk Tim Lingkaber Polres Karo: Bergerak Cepat Amankan Remaja di Jambur Sempakata demi Cegah Tawuran

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Babinsa dan BKO Yon TP 855/Raksaka Dharma Bangun Jembatan Perintis Garuda di Desa Mangang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Berita Terbaru

REGIONAL

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:32 WIB