Pemerintah Kabupaten Takalar Luncurkan perisai,Jaminan sosial ketenagakerjaan sampai ke desa

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:30 WIB

50497 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR – Radrnews,co,id | Pemerintah Kabupaten Takalar untuk pertama kalinya menggulirkan pembentukan Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI) hingga menjangkau kecamatan, kelurahan, dan desa. Langkah ini menandai keseriusan Pemkab Takalar memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan di sektor informal.15 januari 2026

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Pembentukan PERISAI yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis, (15/01/2026). Rapat itu menjadi tonggak awal penguatan pelaksanaan program strategis nasional jaminan sosial ketenagakerjaan di daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye membuka langsung kegiatan itu. Ia menegaskan bahwa PERISAI bukan sekadar program administratif, melainkan wujud tanggung jawab pemerintah dalam menghadirkan perlindungan nyata bagi masyarakat.

“Ini adalah program strategis nasional. Tidak boleh berhenti di tingkat kabupaten, tapi harus benar-benar berjalan sampai ke desa,” kata Daeng Manye di hadapan para camat dan kepala desa.

Menurut Bupati, sasaran utama PERISAI adalah pekerja rentan seperti petani, nelayan, dan masyarakat yang menggantungkan hidup di sektor informal. Melalui skema jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS, negara hadir memberikan rasa aman ketika risiko kerja terjadi.

“Kita ingin masyarakat kita, kalau terjadi kecelakaan kerja atau meninggal dunia, ada santunan yang diberikan oleh pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya. Ia menambahkan, perlindungan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara bagi masyarakat kecil.

Daeng Manye menempatkan camat dan kepala desa sebagai ujung tombak pelaksanaan PERISAI. Aparatur wilayah dinilai paling memahami kondisi masyarakat sekaligus memiliki peran strategis menjangkau pekerja rentan di akar rumput. Ia juga menegaskan bahwa dana desa dapat dimanfaatkan untuk mendukung program ini sesuai ketentuan yang berlaku.

“Gunakan dana desa yang ada, karena sudah ada aturannya,” kata dia.

Bupati berharap rapat koordinasi ini tidak berhenti pada tataran konsep. Ia menargetkan adanya perubahan signifikan dalam perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Takalar setelah pembentukan PERISAI.

“Saya berharap sepulang dari sini, sudah ada gambaran dan rencana aksi nyata di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar, Afandi, menegaskan kesiapan lembaganya mendukung penuh Pemkab Takalar. Kehadiran BPJS, kata dia, merupakan tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya terkait peningkatan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“BPJS Ketenagakerjaan hadir bukan hanya sebagai lembaga pemberi santunan, tetapi sebagai instrumen negara untuk mencegah munculnya kemiskinan baru,” ujar Afandi. Ia memastikan BPJS siap memberikan pendampingan teknis hingga tingkat desa, mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan program.

Rapat koordinasi ini dihadiri Sekretaris Daerah Takalar, jajaran organisasi perangkat daerah, para camat, kepala desa, lurah, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan. Pemkab Takalar berharap, melalui pembentukan PERISAI, perlindungan sosial ketenagakerjaan dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh masyarakat Takalar.
( DT )

Berita Terkait

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Polres Gayo Lues Gelar Tes Urine Dadakan di Polsek Blangkejeren
13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes
35 Calon Berebut 13 Kursi Anggota Majelis Pendidikan Daerah Gayo Lues Periode 2026-2031**
Amanat Pembina Upacara di SD Negeri 1 Blangkejeren Tegaskan Ikrar Pelajar Indonesia sebagai Pedoman Karakter dan Integritas Generasi Muda
Persiapan Mubes Pemilihan Anggota MPD Gayo Lues Dimatangkan, Digelar 21–22 Juli 2026
SDS Terpadu Raudlatul Jannah menjadi contoh, baik di kabupaten gayo lues maupun di provinsi Aceh.
Semangat gotong royong, Babinsa Dan Warga Bersihkan Lingkungan Desa
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ringkus Dua Pelaku Penyalahgunaan Sabu, Pemasok Masih Diburu

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Dandim 0113/Gayo Lues Cek Kesiapan Paskibraka Jelang Upacara HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Dandim 0113/Gayo Lues Bersama Ketua Persit Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:44 WIB

Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Kebut Finishing Pembangunan Jembatan Gantung Demi Keselamatan dan Kesejahteraan Warga Masyarakat Desa Binaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Laksanakan Jum’at Bersih, Babinsa Koramil 03/Blangkejeren dan Masyarakat Bersihkan Munasha

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Ratusan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit Terdekat Diduga Keracunan MBG, Bupati dan Kapolres Karo Langsung Tinjau 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Babinsa 04/Kuta Panjang Bersama warga memasang lantai Jembatan Gantung Di Desa Binaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Anggota Koramil 03/Blangkejeren Pasang Tiang Pancang Jembatan Gantung Perintis di Desa Palok

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Anggota Koramil 08/Blangpegayon Dan Personil Yon TP 855/RD Melaksanakan Pemasangan Pagar Jembatan Gantung

Berita Terbaru