Asia’s Role in Global Diplomacy: Wilson Lalengke Diagendakan ke Komite Keempat PBB Bahas Sahara Maroko dan HAM*

REDAKSI SULAWESI UTARA

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025 - 21:03 WIB

50785 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh pers internasional asal Indonesia, *Wilson Lalengke,* diagendakan sebagai pembicara dalam sidang *Komite Keempat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)* yang membahas dekolonisasi, perdamaian, serta isu Hak Asasi Manusia (HAM) Sahara Maroko. di New York, Amerika Serikat, dari tanggal 7 hingga 12 Oktober 2025.

Kehadirannya di forum *United Nations Fourth Committee* tersebut menandai keterlibatan langsung intelektual Indonesia dalam dinamika diplomasi global.

Komite Keempat PBB, yang dikenal sebagai *Special Political and Decolonization Committee (Fourth Committee),* rutin menggelar pertemuan untuk meninjau situasi wilayah non-pemerintahan sendiri, termasuk Sahara Barat yang selama beberapa dekade menjadi sorotan internasional. Dalam forum tersebut, Wilson Lalengke diundang untuk memberikan pandangan mengenai *dinamika politik, kondisi kemanusiaan, dan hak asasi manusia di Sahara Maroko.*

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

*Misi Diplomasi Kemanusiaan*

Wilson Lalengke, yang dikenal sebagai aktivis pers serta penggerak literasi demokrasi di Asia Tenggara, menegaskan bahwa pidatonya akan menitikberatkan pada *perlindungan hak asasi manusia, pentingnya penyelesaian damai, serta peran media dalam mendorong solusi berkeadilan.*

_“PBB adalah ruang global untuk menyuarakan keadilan. Isu Sahara Maroko bukan sekadar masalah geopolitik, tetapi juga menyangkut hak dasar manusia yang harus dihormati oleh semua pihak,”_ ujarnya menjelang keberangkatan ke New York.

*Isu Sahara Maroko di Panggung Dunia*

Persoalan Sahara Barat telah menjadi sengketa panjang antara Pemerintah Kerajaan Maroko dan kelompok *Front Polisario* yang menuntut kemerdekaan. Dewan Keamanan PBB beberapa kali mengeluarkan resolusi terkait, sementara negara-negara anggota memiliki posisi yang beragam. Keikutsertaan tokoh sipil seperti Wilson dalam forum resmi PBB dipandang sebagai *suara alternatif* yang memperkaya perspektif global.

Pengamat hubungan internasional menilai, partisipasi Wilson Lalengke menunjukkan bahwa *peran masyarakat sipil dari Asia* mulai diperhitungkan dalam menyuarakan penyelesaian konflik dunia.

_“Ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk hadir dalam percakapan global mengenai hak asasi manusia dan dekolonisasi,”_ ungkap Drs. Yulius Fanumbi, analis politik dan pakar hukum sosiologi.

*Harapan dari Indonesia untuk Dunia*

Indonesia, sebagai negara demokrasi terbesar di Asia Tenggara dan anggota aktif PBB, memiliki rekam jejak panjang dalam mendukung penyelesaian damai konflik internasional. Kehadiran Wilson Lalengke di sidang Komite Keempat PBB dinilai *sejalan dengan semangat konstitusi Indonesia* yang menolak segala bentuk penjajahan di muka bumi.

Sidang Komite Keempat PBB sendiri akan berlangsung pada awal Oktober 2025 di Markas Besar PBB, New York. Agenda pembahasan mencakup evaluasi implementasi resolusi terkait dekolonisasi, hak asasi manusia, serta masa depan politik Sahara Maroko.

Wilson Lalengke dijadwalkan menyampaikan pidatonya di hadapan ratusan delegasi negara anggota, organisasi internasional, dan lembaga pemantau HAM. Pidato tersebut diperkirakan akan menyoroti *tanggung jawab moral komunitas global dalam menyelesaikan konflik berkepanjangan di Sahara Maroko,* serta menyerukan langkah konkrit untuk menjamin perlindungan hak-hak masyarakat sipil di kawasan tersebut. (*)

_(Tulisan dari wartawan A. Fadilah)_

Berita Terkait

Presidium Mitra BGN Tuntut Kepastian Operasional SPPG, Investasi Terancam Terjebak Ketidakpastian
Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
GARUDA MENDUNIA: Timnas Indonesia Taklukkan Thailand di Laga Penuh Gengsi
Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Delapan Piagam Di Tangan PKN-RI , Beserta Hasil Jejak Laporan Dugaan Korupsi,  Ketika Masyarakat Turut Ikut Mengawasi Uang Negara
Pakar Hukum Internasional, Prof Sutan Nasomal Menyakini Menkeu Baru RI Mampu Mengalahkan Dollar Selamat Menkeu Baru!!
Pengamat: “Budi Arie Clear”, Putusan Pengadilan Tak Buktikan Keterlibatannya dalam Kasus Judi Online
RDP KOMISI II DPR RI: Hak Rakyat Jangan Dikalahkan Oleh Kekuasaan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Betung Aipda Nopiadi, SH, Ajak Masyarakat Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Polsek Betung Sosialisasikan Maklumat Kapolda Sumsel di Desa Air Senggeris

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:30 WIB

“Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Aipda Andri Yana Susanto, Ajak Masyarakat Dukung Program Swasembada Pangan Nasional”.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Respons Cepat, Polisi Tangani Kebakaran Lahan di Mariana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:25 WIB

“Bhabinkamtibmas Polsek Banyuasin III Bripka Andy Setiyawan, Ajak Masyarakat Dukung Program Swasembada Pangan Nasional”.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Ground Check Dua Hotspot di Muara Sugihan, Polisi Temukan Lahan Terbakar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:16 WIB

“Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Ilir Aiptu Suseno, Ajak Masyarakat Dukung Program Swasembada Pangan Nasional”.

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Ops Sikat I Musi 2026, Satreskrim Polres Banyuasin Amankan DPO Kasus Curanmor 2019

Berita Terbaru

REGIONAL

Babinsa dampingi petani rawat pertumbuhan tanaman bawang

Sabtu, 10 Okt 2026 - 09:09 WIB

REGIONAL

Menjaga Kualitas Hasil Panen, Babinsa Bantu Petani Jemur Padi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 09:06 WIB