Mutiara Kasab dan Padusi Tapa: Pesona Kriya dan Aroma Aceh Memikat di Persit Bisa 2026

REDAKSI ABDYA

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:14 WIB

50209 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ajang Persit Bisa 2026 yang digelar pada 7–9 Mei 2026 di Expo Balai
Kartini, Jakarta, menjadi momentum membanggakan bagi UMKM binaan Persit Kartika Chandra Kirana. Dua UMKM unggulan asal Aceh, yakni Padusi Tapa dan Mutiara Kasab, sukses mencuri perhatian pengunjung melalui produk berbasis kearifan lokal yang dikemas secara modern dan berkualitas.

Padusi Tapa: Harum Sereh Wangi Aceh Selatan Menembus Pasar
Nasional

Mewakili Persit KCK PD Iskandar Muda, UMKM Padusi Tapa yang digagas oleh Ny. Sinar Hayani hadir membawa misi memperkenalkan potensi sereh wangi khas Aceh Selatan ke tingkat nasional. Konsistensi kualitas menjadi kekuatan utama produk
mereka. Untuk menghasilkan satu botol minyak sereh murni, misalnya, dibutuhkan
proses perebusan 7–8 kilogram sereh selama kurang lebih 12 jam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada ajang Persit Bisa 2026, produk Padusi Tapa laku keras dengan total penjualan
mencapai 719 pcs selama pameran berlangsung. Tingginya antusiasme pengunjung menunjukkan bahwa produk berbahan sereh wangi khas Aceh Selatan memiliki daya tarik kuat di pasar nasional.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa produk tradisional yang diolah dengan standar kualitas tinggi mampu bersaing dan diminati di pasar nasional.

Mutiara Kasab: Menjaga Warisan Budaya Lewat Sentuhan Kreatif

Tak kalah memikat, UMKM Mutiara Kasab binaan Koorcab Rem 012 PD Iskandar Muda
menampilkan keindahan sulaman kasab khas Aceh Barat yang sarat nilai budaya. Usaha yang dirintis oleh Ny. Ema Mutiara Deka ini tetap mempertahankan teknik pengerjaan handmade dengan motif-motif filosofis khas Aceh, seperti Pinto Aceh dan
Pucok Rebung.

Setiap produk dibuat dengan ketelitian tinggi dan membutuhkan proses pengerjaan
yang tidak singkat. Bahkan, satu motif tertentu dapat diselesaikan dalam waktu hingga satu bulan.

Dalam gelaran Persit Bisa 2026, Mutiara Kasab berhasil memasarkan sebanyak 107
pcs produk kerajinan dari berbagai varian unggulan khas Aceh. Keunikan motif serta
kualitas pengerjaan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Sinergi Perempuan dan Ekonomi KreatifPartisipasi Padusi Tapa dan Mutiara Kasab sejalan dengan komitmen Persit Kartika
Chandra Kirana dalam memperkuat ekonomi kreatif melalui pemberdayaan perempuan
dan transformasi usaha berbasis digital.

Ketua Umum Persit KCK, Ibu Uli Simanjuntak, menegaskan pentingnya mendorong
anggota Persit untuk mengembangkan usaha rumahan menjadi bisnis profesional yang
memiliki dampak ekonomi lebih luas.

Melalui Persit Bisa 2026, Padusi Tapa dan Mutiara Kasab tidak hanya memasarkan
produk unggulan daerah, tetapi juga membawa pesan bahwa kearifan lokal dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang membanggakan Indonesia.

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan
Himpunan Mahasiswa Labuhanbatu (HIMLAB) Raya Jakarta secara resmi memulai babak baru kepengurusan
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Sematkan Gelar CFLE kepada Rishki Nifayadi Garawn, Apresiasi Dedikasi di Dunia Jurnalistik dan Sosial
Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, RADARNEWS Desak Pelayanan Polri Bersih dan Transparan serta Tindak Tegas Dugaan Pungli
Presidium Mitra BGN Tuntut Kepastian Operasional SPPG, Investasi Terancam Terjebak Ketidakpastian
Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
GARUDA MENDUNIA: Timnas Indonesia Taklukkan Thailand di Laga Penuh Gengsi

Berita Terbaru

REGIONAL

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah Gayo Lues – Pengerjaan sumur bor pada Sasaran Program Unggulan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues mulai dilaksanakan. Sebanyak dua titik sumur bor akan dibangun di dua Desa, yaitu Kampung Pepelah dan satu lagi di kampung Gajah Kecamatan Pining. Tentunya diharapkan bantuan ini dapat membantu mengurangi krisis air yang selama ini dialami warga, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anggota Satgas bersama warga bahu membahu membuat sumur bor demi terciptanya air bersih yang layak pakai. Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait mengatakan, bahwa program penyediaan air bersih ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI melalui TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan akan air bersih selama musim kemarau. Melalui pembangunan fasilitas air bersih tersebut, diharapkan masyarakat di sekitar dua kampung tersebut dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kita berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor ini, warga Kampung Pepelah dan Kampung Gajah dapat memiliki akses ke air bersih yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Wadansatgas.

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah Gayo Lues – Pengerjaan sumur bor pada Sasaran Program Unggulan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues mulai dilaksanakan. Sebanyak dua titik sumur bor akan dibangun di dua Desa, yaitu Kampung Pepelah dan satu lagi di kampung Gajah Kecamatan Pining. Tentunya diharapkan bantuan ini dapat membantu mengurangi krisis air yang selama ini dialami warga, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anggota Satgas bersama warga bahu membahu membuat sumur bor demi terciptanya air bersih yang layak pakai. Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait mengatakan, bahwa program penyediaan air bersih ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI melalui TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan akan air bersih selama musim kemarau. Melalui pembangunan fasilitas air bersih tersebut, diharapkan masyarakat di sekitar dua kampung tersebut dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kita berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor ini, warga Kampung Pepelah dan Kampung Gajah dapat memiliki akses ke air bersih yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Wadansatgas.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:50 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Gayo Lues ​Gayo Lues

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Babinsa Koramil 03/Blangkejeren pantau kondisi jembatan pasca hujan deras Di Desa Binaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Meningkatkan Kesadaran Lingkungan, Babinsa Koramil 04 /Kuta Panjang Lakukan Aksi Pembersihan Aliran Sungai Bersama Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:11 WIB

BABINSA RAMIL PINING LAKSANAKAN GOTONG ROYONG PEMBANGUNAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Rehab Masjid Baiturrahman Kampung Gajah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Babinsa Beri Motivasi Petani Tembakau Di Desa Binaan

Berita Terbaru

REGIONAL

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah Gayo Lues – Pengerjaan sumur bor pada Sasaran Program Unggulan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues mulai dilaksanakan. Sebanyak dua titik sumur bor akan dibangun di dua Desa, yaitu Kampung Pepelah dan satu lagi di kampung Gajah Kecamatan Pining. Tentunya diharapkan bantuan ini dapat membantu mengurangi krisis air yang selama ini dialami warga, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anggota Satgas bersama warga bahu membahu membuat sumur bor demi terciptanya air bersih yang layak pakai. Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait mengatakan, bahwa program penyediaan air bersih ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI melalui TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan akan air bersih selama musim kemarau. Melalui pembangunan fasilitas air bersih tersebut, diharapkan masyarakat di sekitar dua kampung tersebut dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kita berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor ini, warga Kampung Pepelah dan Kampung Gajah dapat memiliki akses ke air bersih yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Wadansatgas.

Kamis, 29 Okt 2026 - 13:56 WIB