Program MBG Dinilai Tepat Sasaran, DPP LPPI Tolak Isu Pencopotan Kepala BGN

RADAR NEWS

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:48 WIB

50165 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Berbeda dengan sikap yang disampaikan kelompok Cipayung Plus, sejumlah elemen masyarakat, akademisi, dan organisasi pemuda lainnya justru menyampaikan dukungan tegas terhadap keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Dukungan itu salah satunya datang dari Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen (DPP LPPI) dalam pernyataan rilis persnya, pada Rabu 13 Mei 2026 di Jakarta, mereka menilai program ini sebagai terobosan paling nyata untuk memutus rantai kemiskinan struktural akibat masalah gizi buruk dan stunting.

Ketua Umum DPP LPPI, Dedi Siregar menyampaikan bahwa tujuan utama program MBG sejalan dengan amanat konstitusi untuk menjamin kesejahteraan rakyat. Menurutnya, kritik yang muncul harus ditempatkan sebagai masukan konstruktif, bukan alasan untuk menghentikan atau menggangu pelaksanaan program yang sudah dinanti bertahun-tahun itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sepenuhnya memahami adanya catatan terkait pelaksanaan di lapangan. Namun, melihat besarnya tantangan masalah gizi di Indonesia, program MBG adalah solusi yang tepat sasaran. Anggaran sebesar Rp268 triliun yang dialokasikan pada tahun 2026 adalah investasi jangka panjang, bukan sekadar pengeluaran rutin negara,” tegas Dedi dalam keterangan persnya.

Menanggapi sorotan terkait alokasi dana untuk pengadaan kendaraan bermotor, perangkat pendukung operasional, hingga kebutuhan administrasi lainnya, DPP LPPI menilai bahwa setiap pos pengeluaran telah disusun melalui kajian kebutuhan yang mendalam.

“Setiap rupiah yang dikeluarkan memiliki dasar perencanaan. Istilah ‘ugal-ugalan’ yang disematkan kelompok mahasiswa lain kami nilai kurang tepat dan belum memahami alur kerja teknis di lapangan,” tambah Dedi.

Mengenai kasus gangguan kesehatan pasca konsumsi makanan yang dilaporkan terjadi di sejumlah daerah, pihaknya menegaskan bahwa angka tersebut sangat kecil dibandingkan jumlah penerima manfaat yang mencapai jutaan orang setiap harinya. Kasus keracunan juga sedang ditangani secara medis dan administratif untuk mencari akar masalahnya, apakah berasal dari bahan baku, proses pengolahan, atau faktor kondisi kesehatan masing-masing penerima manfaat.

Dedi Siregar juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Kepala BGN, Dadan Hindayana. Menurut mereka, dalam waktu kurang dari setahun, BGN telah berhasil membangun jaringan dapur umum di lebih dari 500 kabupaten/kota, menyusun standar menu gizi sesuai rekomendasi ahli gizi, serta menjalin kerja sama dengan ribuan petani lokal sebagai pemasok bahan makanan.

“Pencopotan kepala badan bukanlah solusi. Justru yang dibutuhkan adalah dukungan agar perbaikan sistem terus berjalan. Di bawah kepemimpinan Dadan Hindayana, program ini mulai memiliki cetak biru yang jelas,” ujar Dedi

Berbeda dengan penolakan masuknya program MBG ke lingkungan kampus dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), DPP LPPI justru mendukung perluasan jangkauan tersebut. Mereka menilai mahasiswa dan warga binaan Lapas juga merupakan bagian dari warga negara yang berhak mendapatkan pemenuhan kebutuhan gizi.

“Mahasiswa membutuhkan asupan gizi yang cukup agar daya pikir dan produktivitas belajar terjaga. Demikian juga warga binaan di Lapas, pemenuhan gizi adalah hak asasi manusia dan bagian dari upaya reintegrasi sosial,” jelas Dedi.

Selain itu, mereka juga berharap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat melakukan pemeriksaan berkala sebagai bentuk pengawasan yang wajar, namun tetap menjaga kelancaran operasional program. Mereka juga mengusulkan pembentukan tim pendampingan teknis, bukan lembaga pengawasan terpisah yang dikhawatirkan akan menambah birokrasi.

“Kami berkomitmen untuk ikut serta mengawasi sekaligus membantu sosialisasi program MBG di tingkat akar rumput. Mari kita bangun Indonesia yang lebih sehat dan cerdas dimulai dari gizi yang terpenuhi,” tutup Dedi

SALAM HORMAT,
DEWAN PIMPINAN PUSAT
LEMBAGA INDEPENDEN PEMUDA PEMWRHATI INDONESIA

KETUA UMUM
DEDI SIREGAR

Berita Terkait

Anggaran MBG Triliunan Rupiah Digelontorkan, Siapa yang Mengawasi Para Pengelola?
PW GPA DKI Jakarta Dukung Sikap TNI AD Soal Film “Pesta Babi”, Minta Penayangan Dicabut Jika Terbukti Langgar Hak dan Tidak Sesuai Fakta Lapangan
PW GPA DKI Jakarta Dukung Pencabutan Izin Tayang Film “Pesta Babi”, Dedi Siregar: Hormati Hak dan Martabat Tokoh Adat Papua
PP Gerakan Pemuda Alwashliyah : Pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad jangan di Politisasi
Kapok Sahli Pangdam IM Tutup TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya, Tekankan Kemandirian dan Ketahanan Pangan Masyarakat
Gerakan Pemuda Kebangsaan Kirim Surat Resmi ke KLH, Desak Pemerintah Hentikan Aktivitas PT Rosin
Asap Pabrik Masih Mengepul Setelah Sanksi Resmi Turun, PT Rosin Disebut Terang-Terangan Menantang Pemerintah Aceh
HIMLAB RAYA JAKARTA: Komitmen Nyata Berantas Narkoba Kapolres Labusel dan Jajaran Patut Diacungi Jempol

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:39 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:47 WIB

Plang Larangan Hanya Jadi Pajangan, Dugaan Pembangkangan Terhadap Keputusan Pemerintah Terjadi Terang-Terangan

Senin, 1 Juni 2026 - 23:23 WIB

Aktivitas Diduga Ilegal PT Hopson Aceh Industri Terus Berjalan, Wibawa Negara Dipertanyakan di Gayo Lues

Senin, 1 Juni 2026 - 20:51 WIB

Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:49 WIB

Tumpukan Limbah Mendadak Hilang dari Lokasi Dumping, Publik Pertanyakan Ada Tidaknya Upaya Mengaburkan Barang Bukti

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:28 WIB

Sanksi Administratif Tak Digubris, PT Rosin Chemicals Indonesia Dinilai Menguji Ketegasan Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:52 WIB

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Berita Terbaru