Banjir Bandang Parapat, Penrad Siagian Soroti Illegal Logging dan Konsesi PT TPL

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Selasa, 18 Maret 2025 - 12:04 WIB

50644 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RadarNews.Nasional.com | Medan – Anggota DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, merespons banjir bandang yang menerjang kawasan wisata Parapat, tepatnya di Jalan Sisingamaraja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, pada Minggu, 16 Maret 2025, sekitar pukul 17.00 WIB.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Material batu dan lumpur yang mengalir deras dari Sungai Batu Gaga menyebabkan sejumlah kendaraan terjebak dan beberapa bangunan rusak.

Fasilitas kesehatan, termasuk Unit Gawat Darurat (UGD) di RSUD Parapat, juga terendam banjir.

 

Penrad menduga kuat bencana ini terjadi karena adanya penebangan liar (illegal logging) dan aktivitas perkebunan kayu eukaliptus oleh PT Toba Pulp Lestari (TPL) di sekitar Kawasan Danau Toba (KDT).

 

Penrad menyatakan, hutan gundul akibat penebangan liar membuat struktur tanah menjadi longgar dan kehilangan daerah resapan air.

 

“Konsesi PT TPL yang tidak transparan tentang batas-batasnya. Patut diduga, ini adalah tindakan illegal logging berkedok konsesi. Ini yang harus diusut tuntas,” kata Penrad dalam keterangannya, Senin, 17 Maret 2025.

 

Ia mendesak seluruh kepala daerah dan aparat penegak hukum di Kawasan Danau Toba untuk bersikap tegas terhadap praktik illegal logging.

 

“Kepala daerah dan aparat penegak hukum yang ada di Kawasan Danau Toba (KDT) harus mengambil sikap atas semua tindakan illegal logging yang kerap terjadi di KDT. Bagaimana mungkin daerah yang berada di dataran tinggi bisa mengalami banjir seperti ini. Ini banjir bandan yang artinya kiriman dari bukit yang sudah gundul,” ujarnya

 

Penrad juga mengkhawatirkan dampak banjir bandang ini terhadap daerah-daerah satelit Parapat.

 

“Jika bukit-bukit dan hutan di perbukitan terus digunduli, kota-kota satelit seperti Pematangsiantar, Dairi, Toba dan wilayah lainnya akan mengalami banjir kiriman dari perbukitan yang ada di Kawasan Danau Toba,” ujarnya.

 

Diketahui, pada 1 Desember 2024, banjir bandang dan tanah longsor juga melanda Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan.

 

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 12 orang dinyatakan hilang, dan hingga hari keenam, hanya dua korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal.

 

Sekitar 160 jiwa mengungsi di Kantor Camat Baktiraja dan Gedung Serbaguna HKBP Simanullang Sinambela. Bencana tersebut juga merusak gedung Hotel Senior, fasilitas gereja, fasilitas umum, dan puluhan hektar lahan pertanian warga.

Pada saat itu, lanjutnya, tim investigasi yang dibentuk Pemerintah Provinsi Sumatra Utara menemukan dugaan perambahan hutan (illegal logging) pasca-bencana di Desa Simangulampe.

 

Oleh sebab itu, Penrad menegaskan bahwa pemerintah harus mengambil langkah serius untuk mengatasi kerusakan lingkungan di Kawasan Danau Toba.

 

“Konsesi PT TPL yang sampai saat ini tidak jelas atau tidak transparan tentang batas-batas konsesinya. Ini bukan soal jumlah. Jumlahnya memang ada tetapi tidak jelas batas-batasnya di mana saja. Sehingga bisa diduga itu adalah illegal logging berkedok konsesi!” ucap Penrad.

 

(Shelly WS)

Berita Terkait

Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026
SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Ketahanan Pangan Dimulai dari Desa
Kepala SDN 1 Blangkejeren Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Manajemen Sekolah se-Kabupaten Gayo Lues
APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Polres Gayo Lues Gelar Tes Urine Dadakan di Polsek Blangkejeren

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 23:45 WIB

Wie funktioniert die Einzahlung im Casino mit Paysafecard? Tipps für neue Spieler

Senin, 28 September 2026 - 23:22 WIB

So genießen Sie schnelle Auszahlungen in Casinos ohne OASIS

Senin, 28 September 2026 - 22:45 WIB

Navigate the world of Best Casinos Not on GamStop UK: Essential tips for new

Senin, 28 September 2026 - 16:37 WIB

1Win Argentina: descubre el bono de bienvenida y maximiza tus ganancias

Senin, 28 September 2026 - 14:02 WIB

​Sinergi TNI dan Warga Capai 87%: Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Gayo Lues Terus Dikebut

Senin, 28 September 2026 - 12:29 WIB

Babinsa Komsos dan silaturahmi ke Kantor (PPL ) Penyuluh Pertanian lapangan di Wilayah Kec. Dabun Gelang

Senin, 28 September 2026 - 12:26 WIB

Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Senin, 28 September 2026 - 10:58 WIB

Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026

Berita Terbaru

REGIONAL

So genießen Sie schnelle Auszahlungen in Casinos ohne OASIS

Senin, 28 Sep 2026 - 23:22 WIB